10 Jenis USB Sesuai Bentuk Fisik dan Kecepatannya

Sponsors Link

USB, merupakan singkatan dari Universal Serial Bus, merujuk pada suatu perangkat kabel, konektor dan protokol komunikasi antara komputer dengan perangkat lain (termasik keyboard, mouse, touchpad, kamera digital, printer, smartphone, disk drive dan adapter jaringan). Teknologi USB dikembangkan oleh USB IF (Implementers Forum) dan saat ini telah menginjak versi 3.1, mari kita simak ulasannya.

(Baca juga: Fungsi Kabel HDMI)

Jenis USB Menurut Kecepatan Transfernya

USB 1.0

Dirilis bulan Januari 1996, versi ini merupakan versi pertama yang dirilis untuk digunakan oleh publik setalah versi sebelumnya USB 0.8 (Desember 1994), USB 0.9 (April 1995), USB 0.99 (Agustus 1995), dan USB 1.0 (versi sebelum rilis, November 1995) hanya digunakan untuk pengembangan dan tidak dirilis untuk dipergunakan secara bebas. Pengembangan teknologinya memang cukup singkat, hanya sekitar  satu tahun yaitu sepanjang tahun 1995.

Kecepatan transfer USB versi 1.0 sangat lambat (untuk kebutuhan transfer data masa kini) yaitu hanya maksimal 1.5Mbps, karena kecepatannya yang rendah versi ini tidak pernah digunakan pada perangkat elektronik.

(Baca juga: Fungsi Kabel SATA)

USB 1.1

Dirilis bulan Agustus 1998, satu setengah tahun setelah rilis USB 1.0 versi selanjutnya (USB 1.1) dirilis, versi ini sudah dapat digunakan untuk perangkat elektronik dan diklaim memiliki kecepatan transfer maksimal pada 12Mbps. Namun sayang versi ini nampaknya belum begitu stabil untuk digunakan pada perangkat elektronik, karena pada kenyataannya banyak kasus USB 1.1 ini hanya maksimal berkecepatan pada 1.2Mbps.

USB 1.1 dirilis dengan logo berwarna biru dengan teks “Certified USB” dan simbol mirip trisula, usia USB 1.1 inipun tidak lama hanya sekitar satu setengah tahun. Akhirnya versi ini tidak digunakan karena tergantikan dengan versi terbaru yang lebih dimutakhirkan, ketidakstabilan menjadi alasan utama USB 1.1 menjadi kurang diminati.

(Baca juga: Fungsi Kabel UTP)

USB 2.0

USB 2.0 ini juga sebenarnya tergolong produk lama namun hingga saat ini masih banyak digunakan mungkin Anda juga masih menggunakannya, setidaknya perangkat USB Flashdisk masih banyak yang mendukung USB 2.0, cara membedakannya sederhana saja, bagian konektor dan soket USB 2.0 berwarna hitam. Hal tersebut menunjukkan versi yang digunakan merupakan USB 2.0, USB 1.1 pun menggunakan konektor dan soket berwarna hitam namun USB 1.1 sudah tidak digunakan (suah tidak ada).

USB 2.0 ini dirilis bulan April 2000, diklaim memiliki kecepatan transfer hingga 480Mbps dan relatif cukup stabil, oleh karena itu teknologi ini relatif jadi pilihan terbaik sebagai penghubung perangkat elektronik. Versi ini juga mendukung versi sebelumnya (USB 1.1), jadi saat konektor USB 2.0 dihubungkan melalui port USB 1.1 masih tetap beroperasi dengan sempurna (walaupun kecepatan transfer maksimum tidak akan sampai 480Mbps).

(Baca juga: Cara Mempercepat Transfer Data Flashdisk)

sponsored links

USB 3.0

Berbeda dengan USB 1.0 yang diupdate (setelah satu setengah tahun) menjadi USB 1.1, USB 2.0 tidak menjadi USB 2.1 namun langsung ke USB 3.0, hal tersebut dikarenakan masa popularitas USB 2.0 cukup lama (8 Tahun) sehingga USB terus dikembangkan hingga November 2008 USB 3.0 dirilis.

USB 3.0 diklaim memiliki kecepatan transfer “SuperSpeed” hingga 5Gbps (1Gb = 1024 Mb), USB 3.0 juga disebut-sebut sebagai USB 3.1 Generasi Pertama (USB 3.1 Gen 1), untuk membedakan USB 3.0 dengan USB 2.0 sangat sederhana, jika USB 2.0 menggunakan konektor dan soket berwarna hitam, mana konektor dan soket untuk USB 3.0 berwarna biru.

(Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Kabel Coaxial)

USB 3.1

Sama halnya degan USB 2.0, USB 3.0-pun menuai popularitas yang sangat lama (sekitar 5 tahun), pada bulan Juli 2013 USB 3.1 dengan mengusung kecepatan transfer yang dilipatgandakan dari versi sebelumnya (USB 3.0) yaitu “SuperSpeed+” hingga 10Gbps sukses dirilis.

USB 3.1 (juga dikenal dengan USB 3.1 Gen 2, generasi kedua) disebut-sebut memiliki kecepatan transfer maksimum yang menyamai standar kecepatan Thunderbolt (produk Apple orisinal), USB 3.1 juga mendukung USB 3.0 bahkan USB 2.0 namun tidak terhadap versi sebelumnya (USB 1.1 dan USB 1.0).

(Baca juga: Jenis-jenis Kabel Jaringan)

Jenis USB Menurut Bentuk Fisiknya

  1. USB Standard A

USB Standard A merupakan rancangan asli USB yang berbentuk persegi panjang dan rata, konektor USB (colokannya) disebut USB Male (jantan) sedangkan port USB (lubang-nya) disebut USB Female (betina), namun secara pribadi Saya kurang setuju dengan penggunaan istilah Male dan Female pada USB karena saat konektor USB (Male, jantan) dihubungkan ke port USB (Female, betina) maka… Saya yakin Anda mengerti apa yang Saya maksud.

sponsored links

USB Type-A memiliki bentuk lain yang tidak standard (berbeda dengan USB Standard A) yaitu USB Mini A dan USB Micro A, namun kedua type ini sekarang sudah tidak digunakan lagi pada perangkat elektronik keluaran baru, mungkin pada perangkat elektronik lama masih mendukung.

(Baca juga: Penyebab Flashdisk Tidak Terbaca dan Cara Mengatasinya)

  1. USB Standard B

USB Standard B umumnya digunakan pada kabel printer atau scanner, USB yang dihubungkan ke komputer merupakan USB Standard A sedangkan yang dihubungkan ke printer atau scanner merupakan USB Standard B, bentuknya persegi dengan dua ujung (sudut) yang tumpul.

(Baca juga: Fungsi Printer Pada Komputer)

  1. USB Mini B

Sama dengan USB Standard B, USB Mini B tergolong USB Type-B namun perangkat yang didukung serta bentuk konektor dan port-nya berbeda, USB Mini B digunakan untuk perangkat yang lebih kecil daripada printer atau scanner (yang menggunakan USB Standard B) misalnya smartphone, kamera digital, external hard disk drive dan masih banyak lagi perangkat portable yang didukung USB Mini B.

(Baca juga: Penyebab Printer Offline)

  1. USB Micro B

Sama halnya dengan USB Mini B, USB Micro B juga digunakan untuk perangkat portable seperti smartphone, bahkan saat ini USB Micro B mendominasi perangkat smartphone.

Mungkin perangkat smartphone yang Anda gunakan mendukung USB Micro B (USB 2.0 bukan USB 3.0 atau USB 3.1), bentuknya kecil dan gepeng, USB Micro B juga dikenal dengan nama Micro USB sama halnya dengan USB Mini B yang lebih dikenal dengan nama Micro USB (tidak perlu ada tambahan huruf B), tidak akan tertukar dengan USB Mini A dan Micro A karena keduanya sudah tidak digunakan.

(Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optic)

  1. USB Type-C

USB Mini dan USB Micro B digunakan pada perangkat portable seperti smartphone dengan USB 2.0, sedangkan untuk perangkat portable (smartphone) yang mendukung USB 3.0 konektor dan port USB yang digunakan berjenis khusus yaitu USB Type-C.

(Baca juga: Jenis Kabel Ethernet dan Fungsinya)

Demikian ulasan mengenai jenis-jenis USB yang telah Saya himpun, semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita mengenai perkembangan teknologi yang sangat cepat.

Sponsored Links

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Tuesday 10th, January 2017 / 04:01 Oleh :
Kategori : Hardware