Sponsors Link

Pengertian Komunikasi Data Full Duplex – Cara Kerja dan Contohnya

Sponsors Link

Saat ini, komunikasi merupakan salah satu hal yang plaing penting untuk dilakukan, karena dengan adanya komunikasi setiap manusia bisa saling melakukan proses pertukaran informasi. Tidak hanya komunikasi secara fisik antara manusia, tetapi proses komunikasi juga terjadi pada bentuk data, yang kita kenal dengan istilah komunikasi data.

Komunikasi data merupakan suatu bentuk komunikasi yang terjadi antara dua atau lebih data, dimana ketika terjadi komunikasi, maka arus data dan juga informasi yang diberikan akan berguna dan juga bermanfaat. Pada dasarnya komunikasi data banyak dilakukan, terutama ketika komputer yang kita miliki terhubung ke dalam suatu jaringan komputer. Baik itu untuk jaringan local, ataupun jaringan luas seperti jaringan internet.

Ketika terjadi proses komunikasi data, ada beberapa tipe dari komunikasi data yang bisa terjadi, berdasarkan metode transmisinya. Berkiut ini adalah beberapa tipe komunikasi data berdasarkan dari metode transmisinya:

  • Komunikasi Data Simplex

Komunikasi data simplex merupakan komunikasi data yang terjadi secara satu arah, dimana komputer penerima hanya berfungsi sebagai receiver saja dan tidak dapat melakukan proses pengiriman data. Komunikasi data simplex dapat terjadi ketika seseorang menyalakan radio, dimana radio hanya berfungsi sebagai penerima saja.

  • Komunikasi Data Duplex

Apabila diartikan secara harafiah, komunikasi data duplex merupakan bentuk komunikasi data dua arah. Yang itu berarti tiap komputer dapat berperan ganda, yaitu sebagai penerima dan juga sebagai sumber data.

Mengenai Komunikasi Duplex

Komunikasi data duplex seringkali dikenal dengan istilah komunikasi data full duplex yang artinya, komunikasi yang terjadi pada kedua komputer atau lebih mampu melakukan proses transmisi data secara bolak balik. ini dapat menyebabkan kedua kompouter bisa berperan ganda, yaitu sebagai penerima dan juga sebagai pengirim data.

Dengan demikian, kedua komputer atau alat, bisa saling membantu usernya dalam melakukan komunikasi satu sama lain, tanpa perlu terbatas pada fungsi receiver ataupn transmitter saja.

Bagaimana Komunikasi Data Full Duplex Bekerja?

Pada dasarnya komunikasi full duplex memiliki proses transmisi data yang tergolong lebih rumit, apabila dibandingkan dengan metode transmisi data simplex, ataupun half duplex. Berikut ini adalah gambaran garis besar dari prinsip dan juga cara kerja dari bentuk metode komunikasi data full duplex yan perlu anda ketahui:

sponsored links

  1. Sebuah alat ataupun device memiliki kemampuan untuk berperan sebagai transmitter, yaitu device yang memiliki informasi tertentu untuk diteruskan ke receiver
  2. Data yang akan dikirmkan oleh transmitter, kemudian akan ditransmisikan ke receiver dengan menggunakan metode komunikasi data tertentu. Seperti menggunakan jaringan komputer, internet, dan berbagai macam metode lainnya.
  3. Kemudian terdapat satu atau lebih device yang berperan sebagai receiver, yaitu device yang berguna untuk menangkap sinyal dan juga data yang sudah ditransmisikan oleh transmitter melalui jaringan.
  4. Device yang menjadi receiver kemudian akan memberikan respon timbal balik, berupa pengiriman data lainnya. Dalam hal ini, fungsi receiver akan berubah menjadi fungsi transmitter, yaitu menjadi pengirim data dan juga informasi
  5. Sama seperti proses kedua, data dan juga informasi akan diteruskan dengan menggunakan jaringan komputer, dan juga jaringan komunikasi data lainya.
  6. Setelah data dan juga informasi berhasil ditransmisikan, maka device atau alat yang tadinya berperan menjadi transmitter (pada proses pertama) akan berubah fungsinya menjadi receiver, yang menrima data dan juga informasi
  7. Proses ini akan berlangsung terus menerus, hingga komunikasi data berakhir, atau salah satu dari perangkat atau device tersebut dimatikan.

Itulah kira-kira proses dan juga cara kerja yang terjadi pada metode komunikasi data full duplex. Pada dasarnya, memang cukup rumit, karena setiap device yang dimiiliki haruslah memilki dua fungsi, yaitu sebagai receiver dan juga transmitter.

Contoh Penggunaan dari Komunikasi Data Full Duplex

Untuk lebih jelasnya setelah mengetahui mengenai prinsip dan juga cara kerja komunikasi data full duplex, maka ada baiknya kita juga mengetahui contoh komunikasi data full duplex yang biasa digunakan. Dari banyaknya jenis-jenis jaringan komputer yang ada, komunikasi data full duplex ini dapat menggunakan koneksi jaringan internet apa saja. Berikut ini adalah beberapa contoh komunikasi dari data full duplex:

  • Penggunaan email atau suat elektronik.
  • Penggunaan telepon rumah.
  • Chatting dengan menggunakan messenger.
  • Koneksi Peer to Peer LAN pada jaringan komputer.
  • Koneksi jaringan yang menggunakan topologi circle.
  • Semua bentuk implementasi jaringan komputer, yang memungkinkan user melakukan komunikasi degnan servernya.

Kelebihan dari Penggunaan Metode Komunikasi Data Full Duplex

Penggunaan metode komunikasi data full duplex memiliki beberapa keuntungan dan jugakelebihan. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan juga keuntungan menggunakan komunikasi data full duplex:

Sponsors Link

  • Komunikasi data dapat berjalan dengan mudah dan juga lancar
  • Informasi dan juga data dapat diterima dan juga diteruskan dengan mudah
  • Terjadi suatu timbal balik antar device dalam satu proses komunikasi data

Kekurangan dari Penggunaan Metode Komunikasi Data Full Duplex

Meskipun memiliki beberapa kelebihan, namun demikian ternyata komunikasi data full duplex juga memiliki kelemahan. Kelemahan yang dimiliki metode komunikasi data full duplex ini adalah kedua device harus dalam keadaan On dan juga terhubung dalam sebuah jaringan. Apabila salah satu device mengalami kegagalan, maka komunikasi data full duplex tidak dapat dijalankan.

Selain itu, device yang digunakan untuk metode komunikasi data full duplex cukup rumit untuk dibuat, sehingga memiliki harga yang cenderung lebih mahal, dibandingkan device yang dirancang untuk penggunaan metode transmisi data simplex.

Sponsored Links

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Saturday 10th, October 2015 / 05:29 Oleh :
Kategori : Konsep Jaringan