Sponsors Link

10 Macam Software Grafis Untuk Komputer

Sponsors Link

Software komputer saat ini digunakan tidak hanya untuk keperluan office (membuat dokumen, presentasi, dan lain sebagainya), namun banyak pekerjaan yang telah menerapkan Software komputer termasuk bidang grafika (grafis), termasuk diantaranya manipulasi Photo, pembuatan gambar Raster (disebut juga gambar Bitmap), pembuatan gambar Vector bahkan pembuatan gambar 3 dimensi (3D), berikut informasi yang berhasil dihimpun DosenIT.

ads

(Baca Juga : Macam macam Software Multimedia , Software Untuk Melacak Lokasi Nomor Handphone)

Software Grafis untuk Manipulasi Photo Sederhana

1. Photoshine

Software sederhana ini cukup populer dikalangan mereka yang ingin menggabungkan dua atau lebih Photo kedalam satu bingkai (Frame), atau mungkin hanya satu buah Photo saja. (Baca Juga: Fungsi Data Link Layer)

Banyak pilihan bingkai yang ditawarkan, pengguna dapat dengan mudah menambahkan Photo pada bingkai yang diinginkan, mengatur posisinya, dan menyimpannya kedalam file gambar (biasanya *.jpg). (Baca Juga: Cara Mencegah Cybercrime)

Beberapa Software serupa seperti PhotoCollage-pun banyak bermunculan, kemudahan menjadi keunggulan SoftwareSoftware ini karena fungsinya yang spesifik terhadap kebutuhan “penggabungan” Photo dan “framing” (memberi bingkai pada Photo). (Baca Juga : Software Gratis Untuk Edit Video)

2. Photoscape

Sama halnya dengan PhotoShine dan PhotoCollage, PhotoScape juga mendukung untuk menggabungkan dua atau lebih Photo, namun nampaknya dukungan untuk pemberian bingkai tidak se-variatif pada PhotoShine dan PhotoCollage. (Baca Juga: Cara Mengatasi Notebook Lemot)

Namun banyak hal yang dapat dilakukan oleh Software ini yang tidak dapat dilakukan PhotoShine seperti viewer, efek gambar (seperti sephia, black and white, dan lain sebagainya) dan masih banyak lagi fitur lain yang menarik. (Baca Juga : Macam-macam Software Editing Video)

3. Pcture Manager

Meskipun namanya hanya “manager”, namun kemampuannya bukan hanya mengelola gambar saja. Secara pribadi Software ini merupakan Software favorit Saya, Software dengan nama lengkap Microsoft Office Picture Manager ini merupakan Software “tambahan” yang terpasang saat instalasi Microsoft Office. (Baca Juga: Sejarah Microsoft Windows)

Fitur yang ada sangat lengkap untuk manipulasi Photo sederhana, mulai dari pengaturan brightness dan contrast, re-color, menghilangkan efek red-eye pada Photo, hingga resize bahkan compressing ukuran Photo sehingga lebih “efisien” dari segi ukuran.(Baca Juga : Macam-macam Software Presentasi)

4. ACDSee

Software ini hampir sama dengan Microsoft Office Picture Manager, namun Software ini bukan hanya “tambahan”, kelengkapan fiturnya digunakan untuk kebutuhan professional baik untuk kebutuhan manipulasi Photo maupun fitur manajemen (Photo Manager). (Baca Juga: Cara Membuat Daftar Isi pada Microsoft Word)

Software untuk Desain Grafis, Bitmap atau Raster

1. Adobe Photoshop

Adobe Photoshop memang sudah sangat dikenal didunia desain grafis, banyak sekali (sejauh yang Saya ketahui) perusahaan terutama yang bergerak dibidang percetakan menggunakan Software ini. (baca Juga: Pengertian Software Menurut Para Ahli)

Bahkan dijejaring sosial umumnya orang menyebut gambar atau Photo hasil editan komputer dengan sebutan “Photoshoped” yang artinya kurang-lebih “hasil edit Photoshop”, padahal belum tentu gambar atau Photo tersebut diedit menggunakan Software Photoshop. (Baca Juga: Macam – Macam Bahasa Pemrograman)

Sponsors Link

Saya pribadi menggunakan Adobe Photoshop sejak versi CS (Creative Suite) hingga terakhir CS6, terakhir? Ya, terakhir Adobe menggunakan CS sebagai ciri khas penomoran versi produknya (CS, CS2, CS3, CS4, CS5, CS6), tapi bukan berarti Adobe tidak mengeluarkan produk (Photoshop) baru, saat  ini muncul Adobe Photoshop CC (Creative Cloud), jadi bukan CS7 ya! Nama “Cloud” sendiri disematkan karena produk Adobe (khususnya Photoshop) mendukung teknologi “Cloud Computing” sebagaimana menjadi trend dewasa ini.

Tahu sendiri lah, berbagai aplikasi sekarang banyak yang menyediakan fitur login (membership) untuk berbagai keperluan seperti penyimpanan cloud, sharing dan lain sebagainya. (Baca Juga : Pengertian Cloud Server , Penyebab Laptop Mati Sendiri )

2. Corel PhotoPaint

Corel PhotoPaint merupakan Software grafis Raster yang merupakan “pasangan” (sebetulnya lebih seperti “tool tambahan”) untuk CorelDRAW.

CorelDRAW merupakan Software grafis Vector (akan kita bahas lebih lanjut pada bagian selanjutnya), menariknya saat kita memanipulasi gambar Raster menggunakan CorelDRAW, kita dapat menggunakan fungsi dari PhotoPaint dari dalam CorelDRAW itu sendiri, jadi tidak perlu melakukan export-import antara CorelDRAW dengan Software grafis Raster (misalnya Photoshop). (Baca Juga : Macam-macam Software Spreadsheet)

3. GIMP

GIMP merupakan Software grafis yang pernah (atau mungkin masih) di-klaim sebagai saingan Adobe Photoshop, perbedaan yang mencolok antara Adobe Photoshop dengan GIMP antara lain:

  • Flatform yang digunakan

Adobe Photoshop umumnya mendukung Flatform (Sistem Operasi) Windows, beberapa versi (biasanya versi terbaru) menyediakan dukungan untuk Flatform MacOS. Sedangkan GIMP mendukung cross-flastform, artinya GIMP dapat digunakan pada Sistem Operasi Windows, Sistem Operasi MacOS, bahkan Sistem Operasi Linux. (Baca juga: Jenis Jenis BIOS)

Memang dewasa ini Software cross-platform banyak dilirik dan dipertimbangkan karena komunitas pengguna Linux dari berbagai distro (seperti distro Lubuntu yang Saya gunakan) semakin besar, hal tersebut dibuktikan dengan semakin variatifnya distro Linux yang ada saat ini (yang baru maupun yang masih bertahan dan berkembang). (Baca Juga:Kelebihan dan Kekurangan Linux)

ads
  • Lisensi yang digunakan

Adobe Photoshop, sudah pasti menggunakan lisensi komersil (berbayar), dalam arti pengguna diharuskan membayar sekian US Dollar untuk dapat menggunakan Software ini secara bebas seperti update berkala, dukungan cloud-drive, dukungan layanan, dan masih banyak lagi. (Baca Juga: Fungsi Autocad di Bidang Industri)

Kecuali jika pengguna menggunakan aplikasi bajakan maka ia akan kehilangan kebebasan diantaranya update berkala dari situs resmi pengembang (Adobe Inc.) meskipun Software tetap dapat digunakan. Lain halnya dengan GIMP yang menggunakan lisensi bebas (gratis), dalam arti siapapun dapat mengunduh (download), memasang (install), dan menggunakan aplikasi ini secara bebas, dan mendapatkan dukungan secara penuh (full-support) seperti update dan lain sebagainya secara gratis pula. (Baca Juga : Bahaya Menggunakan Software Bajakan)

Software untuk Desain Grafis, Vector

1. CorelDraw

Secara pribadi, ini merupakan Software favorit Saya. Software ini juga (sepengetahuan Saya) banyak mendominasi perusahaan yang bergerak dibidang  percetakan, bahkan kalau boleh Saya katakan bahwa CorelDRAW merupakan “pasangannya” Adobe Photoshop, dalam arti CorelDRAW digunakan untuk mendesain Vector (misalnya logo) sedangkan Adobe Photoshop digunakan untuk mendesain Bitmap (misalnya Photo). (Baca Juga: Teknologi Digital dalam Fisika)

Padahal masing-masing sudah memiliki “pasangan” seperti Adobe Illustrator yang digunakan untuk mendesain Vector (seharusnya menjadi pasangan Adobe Photoshop) sedangkan CorelDRAW memiliki Corel PhotoPaint untuk mendesain Bitmap. (Baca Juga : Macam-macam Software Editing Video)

2. Adobe Illustrator

Sama halnya dengan CorelDRAW, Software ini juga dipertuntukkan bagi pengguna yang membutuhkan Software grafis untuk mengolah gambar Vector, namun (menurut Saya) Adobe Illustrator lebih dinamis dalam penggunaannya, seperti halnya Adobe Photoshop. (Baca Juga : Macam-macam Software Pengolah Kata)

3. InkScape

Saya tidak pernah mendengar (atau membaca) bahwa Inkscape diklaim sebagai saingan CorelDRAW seperti halnya GIMP terhadap Adobe Photoshop, namun apabila ada (klaim seperti demikian) Saya pikir akan sangat wajar mengingat kemampuan Software ini yang (menurut Saya) bersaing ketat dengan CorelDRAW. (Baca Juga: Fungsi Software Basis Data)

Walaupun demikian, InkScape dengan CorelDRAW memiliki beberapa perbedaan yang sangat mendasar disamping berbedaan antarmuka dan fitur, diantaranya:

  • Flatform yang digunakan

Seperti halnya GIMP, pada awalnya (setahu Saya) InkScape merupakan aplikasi alternatif untuk para pengguna Sistem Operasi Windows yang terbiasa endesain Vector menggunakan CorelDRAW (atau sejenisnya) dan beralih ke Sistem Operasi (salah satu distro) Linux, namun pada perkembangannya InkScape saat ini telah mendukung platform Windows bahkan MacOS. (Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan OS Android , Fungsi Virtual Memory)

  • Lisensi yang digunakan

Ya, lagi-lagi lisensi gratis (free license) menjadi kelebihan tersendiri dibandingkan dengan Software dengan lisensi komersil, namun hal tersebut tidak merepresentasikan kualitas, artinya kualitas Software grafis dengan lisensi komersil mungkin lebih baik dari Software grafis dengan lisensi gratis (dari sudut pandang lain tentunya).

(Baca Juga: Tips Memilih Laptop Untuk Desain Grafis , Pilih SI atau TI)

Demikian ulasan DosenIT mengenai macam-macam Software grafis, masih banyak Software grafis yang ada dipasaran, jadi jangan berhenti mencari referensi untuk Software grafis yang cocok untuk Anda, keep learning.

Sponsored Links

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Monday 02nd, January 2017 / 11:19 Oleh :
Kategori : Desain