Home » XML » XML Schema : Atribut – Kode dan Contohnya

XML Schema : Atribut – Kode dan Contohnya

by Hanifah Nurbaeti
by Hanifah Nurbaeti

Semua atribut dideklarasikan sebagai tipe sederhana.

Apa itu Atribut?

Elemen sederhana tidak boleh memiliki atribut. Jika sebuah elemen memiliki atribut itu dianggap berjenis kompleks. Tetapi atribut itu sendiri selalu dideklarasikan sebagai tipe sederhana.

Bagaimana Mendefinisikan Atribut?

Sintaks untuk mendefinisikan atribut adalah:

<xs:attribute name="xxx" type="yyy"/>

xxx adalah nama atribut dan yyy menentukan tipe data dari atribut.

Skema XML memiliki banyak tipe data bawaan. Jenis yang paling umum adalah:

  • xs:string
  • xs:decimal
  • xs:integer
  • xs:boolean
  • xs:date
  • xs:time

Contoh

Berikut adalah elemen XML dengan atribut:

<lastname lang="EN">Smith</lastname>

Dan berikut adalah definisi atribut yang sesuai:

<xs:attribute name="lang" type="xs:string"/>

Nilai tetap juga secara otomatis ditetapkan ke atribut dan tidak dapat menentukan nilai lain.

Dalam contoh berikut, nilai tetapnya adalah “EN”:

<xs:attribute name="lang" type="xs:string" fixed="EN"/>

Atribut Opsional dan Wajib

Atribut bersifat opsional secara default. Untuk menentukan bahwa atribut tersebut diperlukan, gunakan atribut “use“:

<xs:attribute name="lang" type="xs:string" use="required"/>

Batasan Konten

Ketika elemen XML atau atribut memiliki tipe data yang ditentukan, hal itu menempatkan batasan pada konten elemen atau atribut.

Jika elemen XML berjenis “xs: date” dan berisi string seperti “Hello World”, elemen tersebut tidak akan divalidasi.

Dengan XML Schemas, kita bisa menambahkan batasan kita sendiri ke elemen dan atribut XML kita. Pembatasan ini disebut faset.

You may also like