Home » SQL » 5 Jenis Perintah SQL dan Contohnya

5 Jenis Perintah SQL dan Contohnya

by Rizki Cahyana
by Rizki Cahyana

Structured Query Language (SQL) merupakan bahasa basis data paling populer yang digunakan saat ini. SQL memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan database menggunakan perantara Data Base Management System (DBMS).  Melalui perintah SQL inilah berbagai keperluan yang berhubungan dengan database dapat dilakukan.

Perintah SQL dikelompokkan ke dalam 5 jenis, yaitu:

  1. DDL – Data Definition Language
  2. DQL – Data Query Language
  3. DML – Data Manipulation Language
  4. DCLData Control Language
  5. TCL – Transaction Control Language
Jenis Perintah SQL
  1. Data Definition Language (DDL)

DDL digunakan untuk mendefinisikan skema database. Perintah ini hanya berhubungan dengan deskripsi skema database yang digunakan untuk membuat dan memodifikasi struktur objek database. Semua perintah DDL bersifat auto-committed yang berarti menyimpan semua perubahan di database secara permanen (tidak dapat di-rollback).

Contoh perintah DDL:

  • CREATE – digunakan untuk membuat database atau objek database (table, index, function, views, store procedure, dan trigger).
  • ALTER – digunakan untuk mengubah struktur database.
  • DROP – digunakan untuk menghapus database atau objek database.
  • RENAME – digunakan untuk mengubah nama objek yang ada di database.
  • TRUNCATE – digunakan untuk menghapus seluruh record yang ada di dalam tabel.
  • COMMENT – digunakan untuk menambahkan komentar ke dalam kamus data.
  1. Data Query Language (DQL)

DQL digunakan untuk melakukan query pada data di dalam objek skema yang bertujuan untuk mendapatkan beberapa hubungan skema berdasarkan query yang diberikan. Sederhananya, perintah DQL ini digunakan untuk mengambil data dari database.

Contoh perintah DQL:

  • SELECT – digunakan untuk mengambil data dari database.
  1. Data Manipulation Language (DML)

DML digunakan untuk memodifikasi database. Perintah DML ini bertanggung jawab terhadap semua bentuk perubahan yang terjadi di database. Semua perintah DML tidak bersifat auto-committed, yang artinya dapat di-rollback.

Contoh perintah DML:

  • INSERT – digunakan untuk menambahkan data ke tabel.
  • UPDATE – digunakan untuk mengubah data di dalam tabel.
  • DELETE – digunakan untuk menghapus data dari tabel.
  1. Data Control Language (DCL)

DCL digunakan untuk memberikan hak, izin, dan kontrol lain dari sistem database.

Contoh perintah DCL:

  • GRANT – digunakan untuk memberikan hak akses pengguna terhadap database.
  • REVOKE – digunakan untuk menarik kembali hak akses pengguna yang diberikan menggunakan perintah GRANT.
  1. Transaction Control Language (TCL)

TCL digunakan untuk menangani transaksi yang terjadi di dalam database. Perintah TCL hanya dapat digunakan dengan perintah DML seperti INSERT, UPDATE, dan DELETE.

Contoh perintah TCL:

  • COMMIT – digunakan untuk menyimpan semua transaksi ke database.
  • ROLLBACK – digunakan untuk mengembalikan transaksi yang belum disimpan ke database.
  • SAVEPOINT – digunakan untuk mengembalikan transaksi ke titik tertentu tanpa melakukan rollback seluruh transaksi.
  • SET TRANSACTION – digunakan untuk menentukan karakteristik transaksi tersebut.

You may also like

Leave a Comment