5 Penyebab Laptop Terkena Virus yang Sering Dilakukan

Berbicara mengenai virus, mungkin buat orang awam akan menganggapnya sama dengan virus yang menyerang manusia. Meskipun gejalanya sama, tapi penyebabnya tentu berbeda. Gejalanya sama sebab baik virus manusia maupun komputer sama-sama merugikan. Virus pada komputer dapat menyebabkan kinerja komputer atau laptop menjadi lebih lambat, file-file penting menghilang, bahkan dapat membuat komputer atau laptop bisa mati total.

ads

Hal tersebut tentu saja mengganggu kinerja komputer atau laptop. Apalagi jika file-file penting terkena virus. Hal tersebut membuat kita akan naik pitam. Banyak orang yang penasaran, kenapa komputer atau laptop bisa kena virus? Dari mana datangnya virus tersebut? Untuk mendapatkan jawabannya, berikut penyebab laptop terkena virus yang perlu kamu ketahui.

1. Sering mengunjungi situs yang tidak dipercaya

Maksud dari situs yang tidak dipercaya adalah situs-situs yang mengandung konten ilegal. Contohnya, situs porno dan situs bajakan. Mengapa bisa begitu? Sebab situs porno dan bajakan adalah situs yang menyediakan aplikasi maupun film yang sebenarnya dilarang namun tetap dibuat untuk menarik keuntungan.

Sudah bukan rahasia lagi jika Negara Indonesia adalah salah satu negara yang sering berkunjung ke situs porno dan juga situs pembajakan aplikasi. Oleh sebab itu, jika kamu berkunjung ke dalam situs tersebut, maka dapat membahayakan laptopmu sendiri. Sebab konten yang kamu unduh dan kamu lihat di sana biasanya sudah dimasukan kode – kode virus komputer seperti virus trojan. Perlu diketahui bahwa Trojan adalah salah satu virus komputer paling mematikan di dunia.  Maka dari itu, sebaiknya kamu menghindari situs semacam itu.

2. Tidak pernah scan flashdisk

Saat kamu memasukan flash disk, apakah kamu sering menge-scan terlebih dahulu? Jika tidak pernah, maka tidaklah heran kalau laptopmu terkena virus dengan mudah. Perlu kamu ketahui, semakin sering flashdisk digunakan pada setiap perangkat, maka semakin besar virus komputer ikut masuk ke dalam flash disk.

Cara kerjanya adalah pada saat kamu menjalankan file yang ada di dalam flash disk. Ketika file dijalankan, saat itulah virusnya bekerja. Oleh sebab itu, sebelum kamu menggunakan flashdisk, kamu harus menge-scan terelbih dahulu dengan anti virus. Jika virus sudah menyerang flashdisk, kamu dapat pelajari cara menghilangkan virus di flashdisk dengan CMD.

3. Tidak pasang Anti virus

Setiap komputer atau laptop wajib hukumnya memiliki satu aplikasi antivirus. Sebab, jika tidak menggunakan antivirus, laptop akan mudah diserang oleh berbagai macam virus. Anti virus sendiri sekarang bermacam-macam mulai dari ukurannya yang kecil sampai ukurannya besar. Jangan khawatir dengan biayanya karena pada umumnya antivirus itu gratis. Meskipun ingin yang lebih kompleks perlindungannya, kamu bisa membeli versi premiumnya.

Selain dipasang, kamu pun harus sering melihat apakah antivirus tersebut sering update atau tidak. Jika antivirus mendapatkan pembaharuan, lakukan saja. Pembaharuan dilakukan untuk memperkuat sistem keamaman sehingga jika ada virus baru segera dapat ditangani.

4, Mematikan firewall

Windows firewall dan windows update juga merupakan elemen penting di dalam laptop. Fungsi firewall merupakan fasilitas yang dibuat oleh pihak microsoft sebagai pelindung sistem yang terdapat pada komputer maupun laptop. Jika kamu mematikan firewall, otomatis berbagai virus akan mudah masuk dan hal tersebut dapat merusak sistem yang ada di dalam komputer.

Begitu juga dengan windows update. Fungsi dari microsoft hampir sering melakukan windows update adalah untuk memperkuat sistem yang ada di dalam komputer atau di dalam laptop agar tidak mudah dibobol oleh hacker dan juga kebal terhadap virus. Oleh sebab itu, jangan-sekali-kali kamu mematikan fitur windows firewall dan windows update.


5. Instal aplikasi bajakan

Mengintal apliaksi bajakan diibaratkan buah simalakama. Di satu sisi, tanpa bajakan, tidka mungkin dunia IT bisa berkembang pesat seperti ini. Akan tetapi di sisi lain, pembajakan adalah tindakan kriminal karena merugikan sang kreator. Selain merugikan kreator, aplikasi bajakan juga dapat merugikan sang penerima aplikasi tersebut. Sebab, sebagian aplikasi bajakan juga disematkan virus.

Selain aplikasi bajakan, game bajakan juga sama. Karena harganya yang memang lumayan mahal membuat orang-orang memilih bajakan untuk dapat menikmatinya. Akan tetapi sama dengan aplikasi bajakan. Di dalam game bajakan juga terkadang sudah disematkan virus yag sangat berbahaya pada laptopmu.  Oleh sebab itu, sebisa mungkin kamu gunakan aplikasi yang secara resmi di jual. Meskipun dari segi harga memang sangat tinggi, namun sari segi keamanan tentu saja sudah terjamin.

Itulah penyebab laptop terkena virus yang perlu kamu ketahui. Dari penyebab yang terjadi, bisa disimpulkan kalau virus dapat menyerang laptopmu karena kekurangan pengetahuanmu terhadap dunia komputer. Ingat! Para oknum memanfaatkan keluguan orang-orang yang masih awam dunia komputer untuk menyebarkan virusnya. Oleh sebab itu, kamu harus banyak-banyak baca mengenai dunia Teknologi dan Informasi agar tahu cara mengecek virus pada laptop. Selain itu, jika laptopmu terkena virus, kamu bisa baca artikel mengenai cara mengatasi virus pada laptop tanpa antivirus. Dengan begitu kamu memiliki pengalaman dalam menghadapi virus komputer dan juga laptop. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu semua.

, ,