DBMS dewasa ini berkembang dengan pesat sejalan dengan perkembangan teknologi. Hal ini memunculkan banyak macam DBMS yang dikembangkan baik oleh korporasi besar (seperti: oracle) ataupun yang dikembangkan sebagai projek open source.
Salah satu DBMS yang cukup banyak digunakan adalah Firebird. Firebird merupakan sebuah open source database yang perkembangannya di prakarsai oleh firebird foundation. Pada awal mula perkembangannya, firebird dikembangkan dari Interbase database pada tahun 2000.
Sebagai salah satu alternatif open source DBMS, Firebird memiliki keunggulan dan kekurangan. berikut adalah kelebihan dan kekurangan Firebird :
Baca Juga:
1. Open Source yang fleksibel
Firebird merupakan projek open source. pemakaian firebird baik untuk keperluan personal maupun keperluan bisnis tidak akan dikenakan biaya apapun. Namun walaupun free untuk digunakan, source kode dari firebird masih memiliki batasan. Licensi yang berlaku pada Firebird adalah sebagai berikut:
Lisensi IPL pada dasarnya adalah lisensi yang berlaku untuk sebagian dari source kode firebird yang diambil dari interbase database.
Kemudian untuk lisensi selanjutnya yaitu IDP adalah licensi yang diberlakukan untuk sisa dari source kode dari firebird yang dikembangkan oleh firebird foundation
Kesimpulan dari lisensi yang terdapat pada firebird adalah:
2. Komunitas yang aktif
Komunitas developer firebird meski tidak sebesar komunitas MySql dan Oracle pesaingnya, memiliki reputasi sangat ramah terhadap developer baru yang bertanya pada forum khusus developer firebird. Komunitas developer firebird juga aktif mengembangkan dan juga memperbaiki issue yang ada pada database firebird ini.
Dengan Komunitas yang aktif, kemampuan dan keamanan dari firebird dapat terus berkembang seiring dengan terus dikembangkan dan diperbaikinya source kode dari firebird.
3. Kemudahan proses installasi
Proses Installasi firebird sangatlah mudah. Pengguna hanya perlu melakukan download installer yang tersedia untuk berbagai OS yang berbasis Linux, Windows, dan Unix. Firebird dapat berjalan pada semua OS tersebut. Firebird juga tidak memerlukan spesifikasi kemampuan komputer yang tinggi untuk dapat beroperasi. semua komputer bahkan komputer jadul sekalipun dapat mengoperasikan program database firebird. membuat firebird menjadi program database yang sangat fleksibel.
Untuk mendapatkan file installer dari firebird, dapat mengunjungi situs resmi dari firebird: https://www.firebirdsql.org/en/server-packages/
4. Fitur yang matang
Firebird telah dikembangkan sejak tahun 2000, hal ini membuat firebird lebih matang dalam pengembangan fitur dibandingkan projek open source lain semisal Mysql.
Banyak fitur firebird yang tidak dimiliki oleh DBMS open source semacam Mysql. diantaranya adalah:
5. Ringan dan Cepat
Firebird tidak terlalu banyak memakan resource pada komputer. dengan hanya memori 1MB firebird dapat berjalan dengan normal pada sebuah komputer. hal ini membuat firebird menjadi salah satu alternatif bagi projek embbeded yang membutuhkan fitur penyimpanan ke database.
Firebird juga berjalan dengan cepat pada komputer dengan berbagai OS mulai dari linux, windows, dan macOS. Kecepatan ini sangat berguna pada aplikasi yang membutuhkan kecepatan dalam pengoperasiannya.
6. Minimun Maintenance
Salah satu kelebihan dari firebird yang paling menarik adalah firebird tidak memerlukan proses maintenance yang terlalu sering. Dibandingkan dengan program database lain yang memiliki fitur sekelasnya. firebird tergolong lebih mudah untuk dimaintenance
1. Pengguna firebird relatif sedikit
Walaupun memiliki banyak keunggulan, Pengguna firebird relatif lebih sedikit daripada pengguna open source database lainnya. Sedikitnya pengguna ini tentu memunculkan pertanyaan besar, apa yang membuat database ini serasa tidak mendapatkan penghargaan atas apa yang dimilikinya.
Beberapa faktor yang menyebabkan sedikitnya pengguna dari firebird adalah:
2. Dokumentasi buruk
Banyak pengguna baru dari firebird yang merasa bahwa dokumentasi dari penggunaan firebird yang terdapat pada situs resminya tergolong buruk. Tentunya hal ini akan sangat menyulitkan bagi para pengguna baru dari firebird yang baru saja memulai proses installasi atau ingin menggunakan firebird pada projek yang sedang dikerjakannya.
Namun demikian, sebenarnya walaupun memiliki dokumentasi yang buruk. para komunitas developer dari firebird yang aktif pada forum khusus pengguna firebird sedikit menutupi kekurangan tersebut. Dengan Komunitas yang aktif, pengguna baru dapat bertanya atau mendiskusikan permasalahan tentang firebird kepada forum khusus pengguna firebird.
3. Learning Curve yang relatif curam
Fitur Firebird yang lebih banyak dari open source database yang lebih simpel seperti MySql membuat Firebird lebih rumit untuk dipelajari. Ditambah lagi dengan dokumentasi yang tidak terlalu bagus dan juga komunitas yang sedikit menambah semakin sulit untuk mempelajari firebird.
Terkadang penggunaan Firebird terkesan overkill untuk para developer yang tidak terlalu membutuhkan fitur yang kompleks.
Demikian adalah Keunggulan dan Kekurangan dari Program Database Firebird. Kesimpulannya, tiap database memiliki keunggulan dan kekurangan sendiri – sendiri. Hal ini tergantung dari kebutuhan projek dan kemampuan dari developer untuk menentukan database mana yang akan digunakan untuk menyelesaikan sebuah projek
Baca juga: