3 Penyebab Kerusakan Processor pada Laptop

Processor atau yang dikenal juga dengan istilah CPU komputer merupakan salah satu pusat utama dan juga pusat kendali dari sebuah sistem komputer. Apabila dianalogikan dengan tubuh manusia, processor ini merupakan perangkat keras komputer yang fungsinya sama seperti otak manusia, yang melakukan semua pemrosesan data di dalam keseluruhan sistem komputer, serta mengintegrasikan semua komponen dan bagian – bagian CPU.

ads

Processor saat ini banyak didominasi oleh dua merk dagang, yaitu Intel dan juga processor milik AMD. Kedua merk dagang processor ini banyak digunakan pada laptop – laptop keluaran terbaru saat ini. Karena merupakan otak dari sebuah sistem komputer, maka sudah pasti processor sangatlah penting perannya dalam menjalankan sebuah sistem komputer, namun demikian, terkadang processor juga sering mengalami kerusakan pada laptop. (baca juga mengenai processor paling tinggi saat ini)

Gejala Kerusakan Processor Laptop

Untuk mengetahui apakah processor sebuah laptop mengalami kerusakan atau tidak, pada dasarnya ada beberapa gejala yang bisa anda amati secara langsung. Berikut ini adalah bberapa gejala yang muncul ketika processor laptop anda mengalami masalah :


Muncul Bunyi Bip Saat Menyalakan Komputer

Bunyi bip adalah indikator dari bebrapa kerusakan komponen sistem komputer, seperti harddisk, RAM, dan juga processor. Ketika anda mendengar bunyi bip saat menyalakan komputer, maka ada kemungkinan salah satu perangkat keras komputer anda mengalami gangguan dan juga kerusakan.

Maka dari itu, anda harus segera mengecek laptop anda, untuk memastikan komponen apa yang mengalami gangguan atau kerusakan pada laptop anda.


Komputer Tidak Mau Meyala Sama Sekali

Karena merupakan otak dari sebuah komputer dan juga laptop, maka ketika processor mengalami kerusakan, tentu saja hal ini membuat komputer tidak mau menyala sama sekali, meskipun arus listrik sudah stabil.

Apabila hal ini terjadi, maka dipastikan bahwa processor sudah megnalami kerusakan total, sehingga harus diganti dengan yang baru, agar laptop bisa bekerja lagi dengan baik.


Komputer Mendadak Mati Saat Sedang Beroperasi

Fungsi CPU atau processor adalah sebagai otak utama sebua komputer. Laptop anda sering mengalami mati mendadak? Kalau begitu kemungkinan laptop anda mengalami masalah pada processornya. Kenali juga penyebab laptop mati sendiri yang lainnya.


Mengapa Processor Bisa Rusak?

Processor dapat mengalami kerusakan karena banyak hal. Berikut ini adalah beberapa penyebab dari kerusakan pada processor laptop anda.

1. Overheating

Overheating merupakan kondisi dimana processor anda mengalami panas berlebih, sehingga dapat menyebabkan IC nya terbakar, dan kemudian processor tidak dapat digunakan lagi. Kondisi overheating ini merupakan penyebab paling umum, yang banyak terjadi terhadap kerusakan processor laptop.

Mengapa Bisa Terjadi Overheating?

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan processor menjadi overheating. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan processor mengalami overheat:

  • Kipas / fan processor yang mati dan tidak berfungsi.
  • Suhu udara ruangan yang panas.
  • Penggunaan laptop secara berlebihan.
  • Tegangan listrik yang berlebihan.
  • Processor yang terbakar.

Bagaimana Mencegah Terjadinya Overheating?

Cara paling bijak untuk mencegah terjadinya overheating adalah dengan cara menjaga agar laptop tidak terlalu diforsir. Sesuaikan kapasitas laptop anda dengan penggunaan anda, agar tidak menyebabkan overheating.

Solusi lainnya, anda dapat menempatkan kipas tambahan atau eksternal, dan juga meletakkan laptop anda pada ruangan dengan suhu yang dingin, sehingga dapat meminimalisisr terjadinya overheating.

2. Ketidak Seimbangan Processor dengan RAM

Ternyata, RAM dan juga processor memiliki hubungan yang erat. Kondisi RAM yang spesifikasinya tidak didukung oleh processor dapat menyebabkan processor pada laptop anda mengalami kerusakan.

Bagaimana Bisa Rerjadi?

Bisa diibaratkan RAM Komputer dan juga processor itu seperti tubuh manusia dan suplemen, tidak semua suplemen cocok, sehingga tubuh akan bereaksi. Hal ini sama seperti RAM dan processor, tidak semua processor –terutama processor low end- mampu menghandle RAM dengan kapasitas tertentu.

Apabila dipaksakan, maka hal ini akan menyebabkan processor mengalami gangguan dan juga korsleting, sehingga rusak dan tidak bisa digunakan lagi.

Gunakan RAM sesuai dengan spesifikasi laptop anda

Untuk mencegah agar kejadian ini tidak terjadi pada laptop anda, maka ada baiknya sebelum anda melakukan upgrade kapasitas RAM, anda harus mengkonsultasikannya terlebih dahulu kepada ahlinya. Hal ini tentu saja untuk meminimalisir kesalahan pemasangan hardware RAM yang dapat mempengaruhi fungsi dari processor anda. Baca juga mengenai tips memilih kapasitas RAM.


3. Debu dan Benda Asing Lainnya

Debu dan benda asing lainnya mungkin tidak akan langsung merusak processor hingga mati total. Namun demikian, ternyata, debu dan benda asing lainnya “sanggup” untuk mengganggu kinerja dari kipas atau fan processor. Ketika debu sudah merusak kinerja dari fan processor, maka bersiap – siaplah untuk menghadapi gejala overheating, seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Hindari Permukaan Berdebu dan Kasur!

Untuk mencegah masuknya debu yang dapat menghambat kinerja fan, sehingga menyebabkan processor mengalami overheating, maka ada baiknya adan selalu menjaga laptop anda dari lokasi yang penuh debu, serta menghindari penggunaan laptop di tempat tidur, kasur, dan benda lainnya tanpa menggunakan alas.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Sunday 20th, September 2015 / 22:25 Oleh :
Kategori : CPU