Home » Hardware » 14 Cara Mengatasi Komputer/Laptop Lemot

14 Cara Mengatasi Komputer/Laptop Lemot

by Irfan Arrasyid, S.Kom.
by Irfan Arrasyid, S.Kom.

Semenjak pertama kalinya komputer masuk ke Indonesia tahun 1967 hingga sekarang. Komputer memiliki banyak perubahan. Bila dulu hanya kalangan menengah ke atas yang memilikinya kini semua orang bisa memilikinya.

Dengan harga yang terjangkau kini semua orang bisa memiliki komputer baru. Pada saat baru di beli komputer memiliki performa yang bagus. Namun beberapa tahun kemudian karena beberapa faktor komputer menjadi lemot.

Faktor utama penyebab komputer Lemot

  1. Kapasitas Ram (Random Acces Memory) Kecil. Saat kita memiliki spek komputer rendah dengan kapasitas RAM kecil lalu menggunakan banyak software dengan ukuran yang besar secara bersamaan maka hal itu akan semakin membuat beban RAM menjadi bertambah dan komputer jadi lemot.
  2. Kapasitas Hardisk Penuh. Selain di gunakan untuk menyimpan file di Drive D, hardisk juga berfungsi untuk menyimpan file bawaan sistem operasi yang memiliki tempatnya sendiri di drive C:/ seperti temporary file, fragmentation, swap files dll. Saat kapasitas Drive penuh tentunya membuat sistem operasi menjadi lambat dalam eksekusi perintah dan komputer menjadi lemot.
  3. Terkena Virus. Normalnya software pada komputer berjalanan beriringan dengan sistem operasi sehingga semua perintahnya mampu di eksekusi (execute) dengan baik. Namun saat sebuah sistem terserang virus komputer yang berisi kode perusak (malware) maka sistem itu pun menjadi kacau dan perintah menjadi lama di eksekusi dan komputer jadi lemot.
  4. Umur komponen pada CPU sudah Tua. Seperti pada manusia, Komponen pada komputer juga akan terpengaruh saat komponen itu sudah lama tak diganti. Dengan banyak faktor, komponen hardware mengalami penurunan performa dan komputer pun menjadi lemot

Lalu bila terjadi seperti itu apa yang harus kita lakukan? Sebelum anda pergi ke tukang service ada baiknya melakukan cara di bawah ini.

14 Cara Mengatasi Komputer/Laptop Lemot

1. Update Sistem operasi

Normalnya saat komputer terkoneksi ke internet, maka sistem operasi windows akan otomatis mendownload update sistem operasi. Namun bila anda matikan fitur itu maka sistem operasi gagal mendownload program yang di butuhkan untuk menaikan performa. Alhasil komputer pun menjadi lemot.

Maka cara mengatasinya segera setting agar windows update dalam keadaan download Otomatis caranya :

  • Klik start dan Pilih control panel
  • Pilih system and security
  • Pilih windows update
  • Ceklis kolom download the updates automatically
  • Apply dan klik Ok

2. Check Driver Error

Untuk melakukan perintah (execute) sebuah perangkat keras dan lunak komputer membutuhkan sebuah driver yang berfungsi sebagai penghubung dengan sistem operasi. Bila driver tersebut terjadi kerusakan tentunya hardware akan sulit membaca apa perintah execute. Untuk mengecek driver bisa dengan cara :

  • Klik menu Start dan Pilih My Computer
  • Pilih Drive (C:/ atau D:/)
  • Klik kanan Properties
  • Pilih menu Tools
  • Pada error checking, Klik tombol chek now
  • Setelah itu tunggu proses Scanning lalu pilih apply dan ok

3. Cek Suhu Komputer

Pada saat komputer di gunakan terlalu lama secara terus menerus biasanya komputer akan terjadi lemot dan nge-hang. Ini di akibatkan prosesor yang tidak bisa bekerja secara maksimal karena terlalu panas. Dan fungsi kipas (fan) yang berada di atasnya menjadi tidak maksimal. Adapun cara mengatasinya adalah :

  • Matikan (shutdown) dulu komputer untuk beberapa saat.
  • Setelah itu nyalakan lagi dan saat booting tekan (f2 / f10 / del) untuk masuk ke Bios
  • Setelah masuk di Bios pilih menu H/W monitor
  • Lalu cek suhu PC diketerangan PC healt status.

4. Tambah Kapasitas RAM

Untuk memproses suatu instruksi, komputer membutuhkan RAM. Dengan di Upgradenya RAM. Maka kemampuan komputer untuk membaca dan memproses data pun semakin cepat.

Fungsi RAM ini sangat penting untuk menunjang berbagai komponen komputer atau notebook. Ia juga berpengaruh pada Fungsi CPU. Ada banyak Jenis RAm yang harus anda sesuaikan dengan kebutuhan laptop anda.

5. Install Software Pembersih dan Pemantau

Gunakanlah CCleaner dan AVG PC Tune Up. Software ini berfungsi untuk memantau kerja komputer dan membersihkan registry yang bermasalah dan memperbaikinya.

Pastikan tidak ada software nakal yang membuat laptop anda lemot.

6. Uninstall Program tak penting

Uninstall (Buang) lah program yang dianggap tak penting dan memakan resource memory besar. Dengan begitu beban kerja RAM bisa lebih dikurangi.

Adapun cara melihat software yang memakan memory besar bisa di lihat di taks manager.

7. Menutup Program di Background

Jika program yang berjalan terlalu banyak tentunya komputer akan bekerja lebih keras dan komputer jadi lemot. Jadi tutuplah program yang ada di background (system tray)

Anda dapat mengurangi load dengan menggunakan konsep ini.

8. Mematikan Startup Program yang otomatis nyala

Untuk mencegah program berjalan otomatis saat komputer di jalankan maka kita harus mendisable pilihan itu caranya adalah :

  • Pilih icon windows di pojok kiri bawah
  • Pada kotak search ketik system configuration
  • Pilih tab start up
  • Pilih program yang tidak ingin di jalankan
  • Pilih disable

9. Mengurangi Animasi pada tampilan

Dengan animasi, tampilan komputer memang tampak lebih bagus. Namun hal itu dapat membuat laptop menjadi lemot. Maka matikanlah tampilan animasi dengan cara :

  • Klik icon windows
  • Ketik advance setting pada kotak search
  • Klik setting pada bagian performances
  • Pilih adjust for best performances pada visual effect

10. Instal Ulang Windows

Sudah terlalu lamanya pemakaian pada sistem operasi windows membuat sistem memiliki banyak masalah.

Apabila sistem telah rusak parah maka alangkah baiknya windows di install ulang sehingga sistem operasi kembali sehat seperti semula.

Cara Lainnya

11. Tambahkan Thermal Pasta Processor

Setelah semakin lama komputer di pakai tentunya pasta yang ada di atas prosesor menjadi kering. Untuk itu beli dan gunakanlah pasta thermal pada prosesor agar suhu prosesor menjadi stabil.

12. Pasang Cooling pad dan Vakum cooler

Bila fan (kipas) tidak mampu mendinginkan suhu panas di komputer. Maka gunakanlah komponen tambahan seperti cooling pad sebagai pendingin ekstra dan vakum cooler sebagai penyedot udara panas keluar komputer. Dan suhu komputer kembali stabil.

13. Ganti hardisk HDD menjadi SDD

Dengan mengganti Hardisk SDD. Kerja boating laptop menjadi lebih cepat dan laptop menjadi lebih responsif. Walau Hardisk SDD memilki harga yang lebih mahal.

14. Gunakan Disk Defragment Tools

Dengan tool ini kerja laptop akan di ketahui. Dengan menu analize dan optimize. File jadi tertata rapih dan di ketahuilah berapa jumlah file sampah yang membuat laptop lemot.

Demikianlah penjelasan mengenai 14 cara mengatasi komputer lemot. Tentu cara diatas sangat berguna sebelum kita memutuskan membawa komputer ke tukang service. Dengan biaya mahal dan situasi sulit seperti sekarang upaya penghematan tentunya perlu di lakukan.

You may also like