Home » Hardware » Kamera » 9 Tips Memilih Lensa Kamera DSLR

9 Tips Memilih Lensa Kamera DSLR

Lensa bagi kamera adalah hal yang penting, termasuk bagi kamera DSLR sekalipun. Pemilihan lensa yang tepat akan membuat hasil foto lebih berkualitas dan sesuai kebutuhan.

Untuk itu, sebelum membeli lensa kamera DSLR ada baiknya untuk melihat beberapa tips berikut ini :

1. Sesuaikan dengan Kebutuhan

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum membeli suatu Lensa Kamera DSLR yaitu mengetahui kebutuhan diri sendiri. Artinya, seseorang harus tahu akan membeli Lensa Kamera DSLR untuk apa.

Mengingat, jenis Lensa Kamera DSLR tertentu lebih cocok digunakan untuk kebutuhan tertentu. Misalnya, jika kamera DSLR lebih sering digunakan untuk mengabadikan foto kumpul kumpul atau acara keluarga maka mungkin lensa berukuran 18-55 mm sudah cukup.

Namun, jika memang menggunakan kamera DSLR untuk keperluan yang membutuhkan skill profesional seperti kegiatan fotografi profesional maka sebaiknya memilih Lensa Tele atau Lensa Makro.

Kedua lensa tersebut cocok sekali digunakan untuk kegiatan fotografi yang dilakukan di tempat terbuka seperti pengambilan gambar alam liar ataupun city landscape.

Dengan kata lain, mengetahui kebutuhan penggunaan kamera adalah hal yang sangat penting sebelum memilih lensa yang tepat.

2. Ketahui Spesifikasi Lensa

Setelah mengetahui kebutuhan penggunaan lensa kamera DSLR, maka sangat disarankan juga untuk mengetahui spesifikasi dari masing masing Lensa Kamera DSLR. Spesifikasi lensa yang penting untuk diketahui itu ada beragam, termasuk diantaranya :

  • Kualitas optik
  • Jarak fokus

Jika spesifikasi tersebut telah dipahami dengan benar, maka seseorang akan dapat memilih Lensa Kamera DSLR secara tepat sesuai dengan kebutuhannya.

3. Menyesuaikan Lensa dengan Sensor Kamera

Kamera DSLR umumnya memiliki sensor tertentu yang berkaitan dengan cocok atau tidaknya lensa. Jika tidak memperhatikan hal ini, maka kemungkinan lensa yang dibeli akan menjadi percuma.

Percuma dalam arti, lensa mungkin tidak akan dapat digunakan maksimal atau bahkan tidak bisa digunakan sama sekali karena tidak cocok dengan sensornya. Perlu juga diketahui bahwa, Lensa Kamera DSLR ini memiliki dua sensor termasuk :

  • Sensor Full Frame
  • Sensor APSC

4. Merperkirakan Berat

Akhir akhir ini banyak sekali pendaki atau traveler yang membawa kamera DSLR untuk mengabadikan momen ke tempat tempat yang hanya dapat dijangkau dengan mobilitas tinggi. Tentu, ketika mobilitas dituntut tinggi, maka tidak membawa beban berat adalah hal yang harus diprioritaskan, termasuk memilih Lensa Kamera DSLR yang ringan.

5. Memilih Aperture Lensa yang Tepat

Perlu diketahui bahwa, semakin besar aperture atau bukaan lensa, maka semakin banyak pula cahaya yang masuk. Sebaliknya, jika aperture tidak lebar maka cahaya yang masuk akan semakin sedikit.

Lensa dengan aperture lebar umumnya akan dapat menghasilkan gambar yang baik bahkan jika digunakan di lingkungan dengan pencahayaan yang minim.

6. Antara Lensa Fix atau Zoom, Pilih Salah Satu

Lensa diketahui dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

  • Lensa Fix, biasanya untuk keperluan fotografi di dalam ruangan
  • Lensa Zoom, biasanya untuk keperluan pengambilan foto di luar ruangan dan objeknya memiliki jarak yang cukup jauh

Memilih antara lensa fix atau lensa zoom sesuai kebutuhan akan mendapatkan hasil foto yang tepat juga.

7. Menguji Lensa Sebelum Membeli

Ketika akan membeli suatu lensa, ada baiknya untuk langsung mencoba menggunakannya terlebih dahulu. Hal ini tentu untuk memastikan bahwa lensa dapat berfungsi dan sesuai dengan kebutuhan.

Adapun beberapa hal yang harus dilihat dengan benar ketika menguji lensa antara lain :

  • Kondisi ring fokus (pastikan tidak telalu kaku maupun tidak terlalu longgar)
  • Kebersihan optik lensa (pastikan tidak berjamur dan bersih)

8. Memeriksa Garansi Resmi

Hal yang tidak boleh ketinggalan untuk dipastikan yaitu garansi resmi. Dalam hal ini sangat disarankan untuk membeli Lensa Kamera DSLR yang memiliki garansi resmi dari pabrikannya.

Mengingat, garansi resmi dari pihak pabrik pembuat lensa akan lebih terpercaya dibandingkan dengan garansi toko yang menjual atau mendistribusikannya.

9. Mengetahui Perbedaan Lensa Pabrikan dan Lensa Nonpabrikan

Pertama, perlu diketahui bahwa ada yang namanya lensa pabrikan dan ada juga yang namanya lensa non pabrikan. Untuk lensa pabrikan sendiri biasanya adalah lensa yang diproduksi oleh perusahaan seperti :

  • Nikon
  • Canon
  • Sony

Sedangkan lensa non pabrikan atau biasa juga disebut sebagai lensa aftermarket contohnya seperti :

  • Tokina
  • Tamron
  • Stigma

Kedua jenis lensa tersebut berbeda satu sama lain. Masing masing pun memiliki keunggulan dan kekurangannya sendiri sendiri. Jika lensa non pabrikan cenderung unggul dari segi harga yang lebih murah, maka lensa pabrikan lebih unggul pada kualitasnya.

Jadi, jika ingin membeli lensa namun budget hanya sedikit, maka mungkin lensa non pabrikan lebih cocok. Namun, jika memang membutuhkan Lensa Kamera DSLR yang kualitasnya baik maka lensa pabrikan adalah pilihan tepat.

Walapun akhir akhir ini ada yang menyebutkan bahwa, lensa non pabrikan kualitasnya semakin bagus bahkan mungkin sudah mendekati atau menyamai lensa pabrikan. Meskipun, memang fitur tetap masih kalah dengan lensa pabrikan.

Artinya, ada harga dan kualitas. Oleh karena itu, semua kembali kepada tujuan dari pembelian lensa dan budget yang dimiliki tentu saja. Jika inginn kualitas hasil foto tinggi maka tentu lensa pabrikan akan lebih disarankan.

You may also like