Home » Javascript » Statement pada JavaScript: Contoh dan Cara Membuatnya

Statement pada JavaScript: Contoh dan Cara Membuatnya

by Catur Kurnia Sari
by Catur Kurnia Sari

Contoh :

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<h2>Statement pada JavaScript</h2>

<p><b>Program JavaScript</b> adalah daftar<b> statement</b >untuk dijalankan" oleh komputer..</p>

<p id="demo"></p>

<script>
var x, y, z;  // Statement 1
x = 5;        // Statement 2
y = 6;        // Statement 3
z = x + y;    // Statement 4

document.getElementById("demo").innerHTML =
"The value of z is " + z + ".";  
</script>

</body>
</html>

Program JavaScript

Program komputer adalah daftar “instruksi” yang akan “dijalankan” oleh komputer.

Dalam bahasa pemrograman, instruksi pemrograman ini disebut dengan statement.

Program JavaScript adalah daftar statement dari pemrograman.

Dalam HTML, program JavaScript dijalankan oleh browser web.

Statement JavaScript

Statement JavaScript terdiri dari:

Value, Operator, Expression, Keyword, dan Comment.

Statement dibawah ini memberi tahu browser untuk menulis “Hello Dolly.” di dalam elemen HTML dengan id = “demo”.

Contoh :

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<h2>Statement pada JavaScript</h2>

<p>Dalam HTML, program JavaScript dijalankan oleh browser web.</p>

<p id="demo"></p>

<script>
document.getElementById("demo").innerHTML = "Hello Dolly.";
</script>

</body>
</html>

Sebagian besar program JavaScript berisi banyak statement JavaScript.

Statement tersebut dijalankan, satu per satu, sesuai dengan urutan yang sama seperti yang tertulis.

Program JavaScript (dan statement JavaScript) sering disebut kode JavaScript.

Titik Koma ; (semicolon)

Titik koma merupakan pemisah dari setiap statement JavaScript.

Tambahkan titik koma di akhir setiap statement yang dapat dieksekusi:

Contoh :

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<h2> Statement pada JavaScript</h2>

<p>Titik koma  merupakan pemisah dari setiap statement JavaScript.</p>

<p id="demo1"></p>

<script>
var a, b, c;
a = 5;
b = 6;
c = a + b;
document.getElementById("demo1").innerHTML = c;
</script>

</body>
</html>

Jika dipisahkan oleh titik koma, maka diperbolehkan beberapa statement diletakan dalam satu baris.

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<h2>Statement pada JavaScript</h2>

<p>beberapa statement yang diletakan dalam satu baris diperbolehkan</p>

<p id="demo1"></p>

<script>
var a, b, c;
a = 5; b = 6; c = a + b;
document.getElementById("demo1").innerHTML = c;
</script>

</body>
</html>

Pada contoh-contoh lain diweb, mungkin banyak contoh tanpa titik koma.
Pernyataan akhir dengan titik koma sebenarnya tidak terlalu diperlukan, tetapi sangat disarankan.

White Space pada JavaScript

JavaScript juga mengabaikan banyak spasi yang ditambahkan. Agar lebih mudah dibaca maka dapat dilakukan dengan menambahkan white space pada script.

Contoh :

Baris berikut ini setara.

var person = "Hege";
var person="Hege";

Penggunaan spasi yang baik adalah menempatkan spasi di sekitar operator (= + – * /).

Contoh :

var x = y + z;

Line Length dan Line Breaks JavaScript

Agar dapat dibaca dengan baik, programmer sering kali menghindari penulisan baris kode yang lebih panjang dari 80 karakter.

Jika statement JavaScript tidak muat pada satu baris, cara terbaik untuk memisahkan adalah setelah operator.

Contoh :

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<h2> Statement pada JavaScript</h2>

<p>
Tempat terbaik untuk memecah baris kode adalah setelah operator atau koma.
</p>

<p id="demo"></p>

<script>
document.getElementById("demo").innerHTML =
"Hello Dolly!";
</script>

</body>
</html>

Code Block pada JavaScript

Statement JavaScript dapat dikelompokkan bersama dalam code block atau (kode blok), di dalam tanda kurung kurawal {…}.

Tujuan code block adalah untuk mendefinisikan statement yang akan dieksekusi bersama.

Satu-satunya tempat untuk menemukan statement yang dikelompokan bersama dalam block, adalah di dalam function pada JavaScript.

Contoh :

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<h2> Statement pada JavaScript</h2>

<p>Code block pada JavaScript ditulis antara { dan }</p>

<button type="button" onclick="myFunction()">Klik disini!</button>

<p id="demo1"></p>
<p id="demo2"></p>

<script>
function myFunction() {
  document.getElementById("demo1").innerHTML = "Hello Dolly!";
  document.getElementById("demo2").innerHTML = "Apa kabar?";
}
</script>

</body>
</html>

Dalam tutorial ini kami menggunakan 2 spasi indentasi untuk code block.
Anda akan mempelajari lebih lanjut tentang fungsi nanti di tutorial selanjutnya.

Keyword JavaScript

Statement JavaScript sering kali dimulai dengan keyword untuk mengidentifikasi tindakan JavaScript yang akan dilakukan.

Berikut adalah daftar beberapa keyword yang akan Anda pelajari dalam tutorial JavaScript :

KeywordDeskripsi
breakMenghentikan switch atau loop
continueKeluar dari loop dan mulai dari atas
debuggerMenghentikan eksekusi JavaScript, dan memanggil (jika tersedia) fungsi debugging
do … whileMenjalankan blok statement, dan mengulangi blok tersebut, jika kondisi benar
forMenandai blok statement yang akan dieksekusi, selama kondisinya benar
functionMendeklarasikan function (fungsi)
if … elseMenandaiblok statement yang akan dieksekusi, tergantung pada suatu kondisi
returnMengeluarkan dari function
switchMenandai blok statemen yang akan dieksekusi, bergantung pada kasus yang berbeda
try … catchPenerapan error handling pada block statement
varMendeklarasikan variable

Keyword pada JavaScript adalah kata yang telah dipesan oleh Javascript. Kata yang telah dipesan tidak dapat digunakan sebagai nama variabel.

You may also like