7 Bahaya Menggunakan Software Bajakan

Software merupakan sebuah perangkat lunak atau aplikasi yang terdapat atau dimasukan dalam sebuah sistem komputer untuk menjalankan sebuah program, atau mengolah data. Ada software bawaan, ada pula software yang harus ditambahkan oleh user. Software tersebut bisa saja diperoleh dengan cara resmi atau dengan membeli software asli, namun tidak bisa menutup kemungkinan bahwa mengguanakan software bajakan yang sudah beredar luas sudah menjadi tradisi bagi beberapa user.

ads

Menggunakan Software Asli

Dibeberapa negara pemerintahan bahkan sudah mengatur dan juga ikut campur secara mendalam di penggunaan software ini. Ada negara-negara yang memang pemerintahannya bahkan mewajibkan penggunaan software asli serta melibatkan pihak-pihak yang berwajib, misalnya adalah kepolisian untuk melakukan tindakan tegas pada instansi terutama, yang tidak menggunakan software asli.

Tindakan ekstrimpun juga tak luput dilakukan tak ayal kepolisian negara yang memiliki peraturan sangat ketat tersebut juga tak tangung-tanggung menyita komputer-komputer yang nekat menggunakan software bajakan. Dan ketika ditemukan dilapangan bahwa software yang digunakan adalah ilegal atau digunakan tanpa memiliki ijin resmi, bahkan juga mempidanakan dengan tuntutan melakukan pembajakan. Sehingga untuk para pengguna software dimungkinkan untuk memiliki surat ijin resmi yang dikeluarkan oleh penyedia atau pembuat software dan juga lisensi resminya.

Terlebih dalam bidang-bidang tertentu yang memang banyak menggunakan software dalam pengerjaannya. Seperti contoh dunia desain yang memang terdapat banyak software dalam membuat sebuah desain, baik itu desain gambar, video maupun desain lainnya. Seperti contoh, software gratis untuk edit video yang banyak digunakan user karena software untuk mengedit video terbilang cukup mahal bila membelinya dari perusahaan yang membuatnya langsung. Berikut adalah bahaya menggunakan software bajakan pada komputer:

  1. Tidak Bisa Diupdate

Setiap Aplikasi tentu memiliki masa kadaluarsa, dan saat masa berlaku tersebut habis tentu hal yang harus dilakukan agar dapat menjalankan aplikasi tersebut adalah dengan mengupdate atau memperbaharuinya. Hal tersebut akan mengalami kendala, atau tidak bisa dilakukan saat software yang anda gunakan ini adalah software bajakan.

2. Terdapat Cacat

Karena sistem komputer itu sendiri yang rumit dan juga kompleks, maka sebenarnya banyak sekali kode-kode yang digunakan bahkan dalam satu aplikasi atau satu software saja. Jika anda menggunakan software bajakan tentu tidak ada yang bisa menjamin apa saja yang terdapat didalam software tersebut.

Tidak menutup kemungkinan bahwa software tersebut memiliki kecacatdan, yang sering disebut dengan undiscovered errors. Sehingga apabila anda memakainya tanpa tahu bahwa sebenarnya software tersebut memiliki kecacatan maka itu bisa merusak kompuer anda. Karena kecacatan tersebut tidak akan dapat langsung dideteksi dengan mudah namun akan berlaku setelah lama terindifikasi.

3. Terselip Virus

Setiap komputer tidak ada jaminan bisa terbebas 100% dari ancaman virus. Dan virus bisa menjangkit komputer melalui berbagai macam cara, misalnya perpindahan antara komputer satu dengan komputer lainnya. Virus dapat dengan mudah berpindah melalui flashdisk ataupun disk yang kemudian terhubung oleh pengguna itu sendiri. Namun juga tidak menutup kemungkinan bahwa software bajakan yang kemudian anda pakai ini juga disusupi sistem virus yang juga bisa merusak komputer setelah pemakaiannya.

Jika komputer atau laptop telah terserang virus, maka bukan tidak mungkin komputer akan menjadi lama dalam pembacaan data. Selain itu komputer yang terkena virus perlahan akan menjadi lemot.Karena hal ini juga tentunya para user harus tau bagaimana cara agar laptop tidak lemot, yaitu dengan menginstall software antivirus bila diperlukan.


4. Ancaman Malware

Seperti yang diketahui bahwa malware ini adalah perangkat lunak atau software yang memang dirancang untuk merusak atau melakukan tindakan yang dapat menganggu sistem pada sebuah komputer. Maka dari itu tidak ada jaminan bahwa software yang user gunakan itu bebas dari malware, atau bisa saja software bajakan tersebut berubah menjadi malware yang akan menguasai komputer anda. Bahkan dari data terbaru menunjukkan fakta bahwa hampir 100% softwae yang terinstal dikomputer Indonesia mengandung malware.

Apabila komputer atau laptop terdapat malware, bukan tidak mungkin perlahan-lahan data yang ada dalam laptop tersebut menjadi rusak. Bahkan dapat menghambat kinerja CPU dalam membaca semua data yang diminta oleh user. Hal ini tentu saja akan menjadi dampak pengaruh CPU usage 100% bahkan bisa menjadi lebih tinggi apabila sudah banyak data yang terserang oleh malware. Tentu saja akibat malware ini dapat merusak fungsi CPU dalam penggunaannya.

5. Data Hilang

Softfile memang sangat rawan untuk dapat hilang, berbagai ancaman bisa saja dengan mudah menghilangkan softfile ataupun data yang anda miliki, tidka peduli dtaa tersebut penting atau tidak bagi anda. Tapi yang tentu tidak anda inginkan adalah apabila virus atau karena penggunaan software bajakan tersebut kemudian dapat merusak data atau file yang anda miliki, padahal data tersebut sangat penting untuk anda.

6. Tidak dapat Dihapus

Software bajakan selain tidak dapat untuk diupdate pada beberapa software, adapula yang kemudian tidak bisa digunakan. Maka cara untuk menghilangkannya yakni tentu saja dengan cara menghapusnya. Tetapi jika yang digunakan adalah software bajakan, anda tidak bisa menghapusnya atau akan susah untuk dihapus, sehingga akan memenuhi kapasitas pada komputer anda.

Hal ini terjadi karena terdapat beberapa malware atau bahkan virus yang bersarang pada software, sehingga software tersebut menjadi permanen melekat pada komputer atau laptop. Adapun cara untuk menghapuskan dengan menggunakan aplikasi uninstall yang dapat menghapus software hingga ke rootnya. Setidaknya userpun perlu tau ciri-ciri komputer terkena virus dan bagaimana user tersebut mengatasinya.

7. Faktor Keamanan

Karena Bajakan, tentu software ini tidak ada jaminan keamanannya. Anda tidka bisa komplain terhadap siapapun bila software bajakan tersebut di kemudian hari merugikan anda.


Software Bajakan Sama Dengan Software Asli?

Anggapan tersebut tentu telah banyak beredar diantara pengguna komputer, apalagi bagi yang masih berpengetahuan awam. Tapi tentu saja software bajakan dengan software asli ini berbeda dan memiliki perbedaan. Meskipun serupa tapi tidak akan bekerja sesuai dengan software aslinya. Karena perangkat atau apa yang terkandung dalam software itu sendiri pasti juga berbeda.

Dari segi keamanan, software asli tentu bisa dipertanggung jawabkan segi keamanannya. Ataupun mengununakan sistem yang maksimal sehingga juga memiliki keamanan yang maksimal pula. Selain itu untuk software asli tentu juga disediakan pilihan untuk dapat mengupdate software itu sendiri jadi software akan lebih lama untuk bisa digunakan atau diberikan jaminan bahwa software tersebut bisa terus dapat diperbaharui meskipun masa berlaku software tersebut sudah habis atau kadaluarsa.

Murah Namun Sebenarnya Lebih Mahal

Yang mencolok dan mudah untuk dikenali tentu dari segi ekonomis, bahwa harga software bajakan tentu lebih murah bahkan ada yang bisa didapat dengan gratis. Hal tersebut tentu berbeda dengan software asli yang resmi dikeluarkan oleh pembuat software tersebut.

Untuk penggunaan jangka pendek atau mungkin penggunaan awal pengguna akan lebih hemat dengan menggunakan software bajakan. Namun bila penggunaan dengan skala yang lebih besar atau dengan kurun waktu yang lebih lama maka sebenarnya penggunaan softawe bajakan ini bisa lebih mahal dan lebih merugikan karena bisa menimbulkan kerusakan data apalagi bila data tersebut mengandung sebuah informasi penting, belum lagi dari segi keamanan, maupun pada perangkat itu sendiri.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,
Post Date: Wednesday 16th, September 2015 / 07:49 Oleh :
Kategori : Software