10 Cara Menginstal Windows 7 Ultimate Paling Lengkap

Windows 7 adalah salah satu OS yang dirilis oleh Microsoft. Windows 7 sendiri terdiri dari beberapa varian, mulai dari Starter, Home Basic, Home Premium, Professional, Enterprise, dan Ultimate. Setiap varian memiliki beberapa keunggulan dan kekurangan. Dan varian Ultimate memiliki keunggulan yang lebih banyak ketimbang varian Windows 7 lainnya.

ads

Nah, jika Anda sudah membeli CD installer atau mendapatkan file installer dari Windows 7 Ultimate, langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menginstal Windows 7 Ultimate di komputer atau laptop Anda. (Ya iyalah, masak mau dimakan? wkwkwk). Anda bisa menginstal Windows 7 Ultimate menggunakan CD ataupun flashdisk, tergantung dari media penyimpanan apa yang Anda pakai untuk menyimpan file installer Windows-nya.

Berbicara mengenai instal Windows, ada beberapa hal yang harus Anda pahami terlebih dahulu. Apakah tujuan Anda untuk instal Windows adalah untuk instal laptop atau komputer yang baru saja Anda beli, atau Anda ingin instal Windows karena sebelumnya Windows Anda mengalami crash, atau karena ingin upgrade atau downgrade dari OS Windows sebelumnya yang Anda pakai?

Sebagai panduan Anda, kami akan memberikan informasi seputar cara menginstal Windows 7 Ultimate, baik menggunakan CD, dan juga menggunakan flashdisk. Cara-caranya memang hampir sama dengan instal OS Windows pada umumnya. Oh iya, pastikan Anda sudah tahu perbedaan Linux dengan Windows sebelum instal Windows yah. Pastikan juga bit dari Windows yang Anda instal cocok dengan spesifikasi komputer atau laptop Anda, karena ada perbedaan Windows 32 bit dengan 64 bit yang berpengaruh pada spesifikasi. Baiklah, mari kita mulai pembahasannya:

CD

1a. Menyiapkan CD Installer

Siapkan CD Installer Windows 7 Ultimate sebelum Anda memulai untuk menginstalnya. Anda bisa mendapatkan CD installernya dengan cara membeli yang resmi atau yang bajakan. Cara ini bisa Anda lakukan jika komputer atau laptop Anda memiliki CD player.

Flashdisk

1b. Menyiapkan Bootable Flashdisk

Jika laptop Anda tidak memiliki CD player, Anda dapat menggunakan flashdisk sebagai media instalasi Windows 7 Ultimate. Untuk melakukan cara ini, Anda harus memiliki file disk image dengan ekstensi .iso yang akan dijadikan installer atau media bootable Windowsnya.

Untuk bisa menjadikan flashdisk sebagai installer Windows 7 Ultimate, Anda dapat menggunakan beberapa software. Beberapa software yang bisa dipakai adalah Rufus, Win to Flash, dan lainnya.

Berikut ini cara-cara bootable flashdisk agar bisa dipakai sebagai installer Windows 7 Ultimate:

  • Hubungkan flashdisk ke port USB pada laptop atau komputer Anda
  • Buka software untuk membuat bootable flashdisk
  • Pilih file image ISO yang akan dimasukkan ke dalam flashdisk
  • Pilih flashdisk yang akan dijadikan bootable flashdisk
  • Pastikan, Anda sudah melakukan backup pada semua data di flashdisk. Karena ketika dijadikan bootable flashdisk, flashdisk akan diformat untuk mengosongkan semua data yang tersimpan.
  • Klik “Start Over” untuk memulai proses pembuatan bootable flashdisk.

2. Mengatur Boot Device Priority ke Flash Disk atau CD

Langkah selanjutnya adalah mengatur media booting utama agar dapat dimulai dari flash disk atau CD. Untuk mengaturnya, Anda perlu masuk ke BIOS pada laptop atau komputer Anda. Namun, setiap merek laptop memiliki cara masuk ke BIOS yang berbeda-beda. Jadi, Anda harus paham caranya terlebih dahulu.

Contohnya, salah satu cara masuk BIOS laptop HP adalah menekan tombol Esc, atau ada juga yang menggunakan tombol F2. Intinya, tekan kombinasi tombol masuk BIOS secara bersamaan ketika laptop atau komputer Anda pertama kali dinyalakan. Setelahnya, baru Anda bisa masuk ke pengaturan BIOS.

Setelah Anda berhasil masuk ke tampilan BIOS, berarti komputer Anda tidak menunjukkan tanda komputer tidak bisa masuk BIOS. Anda pilih tab “Boot”, lalu pada “boot option #1” atau “boot priority setting”, atur agar media penyimpanan yang Anda jadikan sebagai installer Windows berada di urutan pertama. Jika Anda menggunakan CD, pilih CD Player. Sedangkan jika menggunakan flashdisk, pilih flashdisk.

Selanjutnya, simpan pengaturan BIOS Anda, lalu keluar dari tampilan BIOS. Nanti, laptop atau komputer Anda akan restart sendiri. Oh iya, sebelum melakukan ini, pastikan media penyimpanan yang Anda jadikan sebagai installer sudah dihubungkan ke laptop atau komputer Anda.

Sesaat setelah reboot, tekan sembarang tombol pada keyboard agar Anda langsung dialihkan pada file installer yang tersimpan pada media penyimpanan yang Anda jadikan sebagai bootable.

3. Tahap Awal Instalasi

Selanjutnya, akan muncul beberapa pengaturan awal untuk mengatur bahasa, lokasi, format tanggal, dan format keyboard yang Anda gunakan. Jika Anda ingin mengatur bahasa dan lokasi Anda menjadi Indonesia, atur lokasinya dengan Indonesia. Namun untuk saat ini Anda boleh membiarkan pengaturan tersebut dalam keadaan default dan langsung saja klik “Next”.Yang jelas, gunakan format keyboard QWERTY.

Kemudian, Anda akan dihadapkan pada bagian untuk memilih. Apakah Anda Anda ingin menginstal Windows 7 Ultimate saat itu juga atau Anda hanya ingin melakukan perbaikan sistem (repair). Fungsi repair bisa digunakan jika sebelumnya komputer atau laptop Anda sudah terinstal Windows 7. Karena Anda akan menginstal Windows 7 Ultimate, pilih “Install Now”

4. Lisensi Windows

Bagian selanjutnya adalah mengenai lisensi dari Windows 7 Ultimate yang akan Anda instal. Pada bagian ini, centang saja “I accept the license terms”, lalu pilih Next.

5. Pilihan Instalasi

Pada bagian ini, Anda akan dihadapkan pada dua pilihan. Satu untuk upgrade OS, satu lagi untuk benar-benar instal baru. Karena Anda hendak instal baru, maka pilihlah “Custom install windows only (advanced)”.

6. Bagi Partisi Hard Disk

Selanjutnya, Anda harus membuat partisi dan menentukan partisi mana yang akan dipakai untuk OS Windows 7 Ultimate. Cara menginstal Windows 7 Ultimate ini adalah langkah yang sangat penting sekali. Anda harus paham cara membagi partisi harddisk agar bisa digunakan untuk Windows 7 Ultimate.

Pembagian partisi harddisk bertujuan untuk membagi bagian harddisk yang diperuntukkan bagi sistem dan file-file lainnya. Hal ini sangat berguna saat Anda hendak melakukan instal ulang, karena partisi harddisk yang akan terdampak hanyalah partisi sistem Windows Anda.

Contoh, Anda menggunakan harddisk berkapasitas 1 TB. Anda bisa membagi harddisk Anda menjadi dua partisi, yaitu partisi C, D, dan E. Untuk partisi “System Reserved” biasanya akan otomatis dibuat ketika Anda membagi partisi harddisk.

Setelah semua kapasitas pada harddisk telah teralokasi pada tiap partisi, sekarang pilih partisi yang akan diinstalkan Windows 7 Ultimate. Selanjutnya, klik Next.

7. Tunggu Proses Instalasi

Setelah tahap pemilihan partisi selesai, Anda sekarang tinggal menunggu saja proses instalasi Windows 7 Ultimate pada komputer atau laptop Anda hingga selesai.

8. Restart Laptop

Setelah instalasi tahap 1 selesai, komputer atau laptop Anda akan merestart sendiri dalam 10 detik. Anda bisa menunggu atau langsung saja melakukan restart dengan cara klik “Restart Now”.

Setelah komputer reboot dan muncul tulisan “Press an key to boot from CD or DVD” pada layar, Anda jangan menekan tombol apapun pada keyboard! Ingat, pengaturan BIOS pada komputer atau laptop Anda masih diatur agar boot prioritynya dimulai dari flash disk atau CD. Hal tersebut karena selanjutnya Anda akan melakukan instalasi tahap 2 di harddisk. Tunggu hingga proses instalasi tahap 2 selesai.

9. Pengaturan Lanjutan

Setelah instalasi tahap 2 dilakukan, layar laptop Anda akan memunculkan halaman product key. Jika Anda memiliki product key, Anda bisa mengisinya langsung, khususnya jika laptop atau komputer Anda terkoneksi Internet. Namun, jika Anda tak punya waktu atau sedang tidak terkoneksi Internet, Anda bisa melewatkan bagian ini. Karena aktivasi Windows bisa Anda lakukan setelah Windows 7 Ultimate selesai diinstal pada komputer atau laptop Anda.

Untuk menuju langkah selanjutnya, Anda langsung klik saja “Use Express Settings”.


10. Atur Akun Windows Anda

Lalu, Anda akan diminta untuk mengatur akun Windows Anda. Anda bisa menentukan password yang akan diminta untuk masuk ke Windows atau tidak diberi password sama sekali. Selain itu, tentukan nama komputer Anda agar bisa dikenali di jaringan LAN. Selanjutnya, klik Next.

Jika Anda berhasil dalam menginstal Windows 7 Ultimate, maka anda akan melihat halaman dekstop Windows. Nah, ini baru tahap awal dari proses instalasi Windows 7 Ultimate di komputer atau laptop Anda, Selanjutnya, lakukan instalasi antivirus dan driver dari perangkat keras yang terpasang di komputer atau laptop Anda. Untuk mempermudah Anda dalam proses instalasi driver, Anda bisa menggunakan software pencari driver otomatis tanpa koneksi internet, dimana software ini akan mencarikan driver untuk perangkat keras pada laptop Anda tanpa menggunakan internet.

Sekian artikel kami kali ini mengenai cara menginstal Windows 7 Ultimate. Semoga informasi yang telah kami sampaikan dapat membantu Anda dalam menginstal Windows 7 Ultimate di laptop atau komputer Anda.

,
Oleh :
Kategori : Software