Home » Software » Secure Socket Layer (SSL): Pengertian, Jenis dan Fungsi

Secure Socket Layer (SSL): Pengertian, Jenis dan Fungsi

by Duwi Rahayu Puspitaningrum
by Duwi Rahayu Puspitaningrum

Apa itu Secure Socket Layer ?

Secure Socket Layer merupakan suatu teknologi yang berfungsi untuk menciptakan koneksi yang aman antara webserver (website) dengan klien (browser).

Selain itu, Secure Socket Layer ini juga dapat membangun koneks yang aman antara mailserver dengan mail klien. Deangan adanya Secure Socket Layer ini, koneksi tersebut tidak akan terganggu oleh pihak yang tidak perkepentingan, sehingga istilahnya seperti telah terenkripsi.

Saat ini, Secure Socket Layer merupakan salah satu bagian dari standar komunikasi website yang aman dan terlindungi untuk transaksi setiap harinya. Biasanya, sebuah website yang menerapkan Secure Socket Layer ini akan menghubungkan sesi browser pengunjung website ke webservernya.

Dengan demikian, informasi informasi yang pribadi seperti username, password hingga kartu kredit dapat dijaga keamanannya selama melakukan transaksi dengan website yang menerapkan Secure Socket Layer.

Mengapa Perlu Menggunakan SSL/TLS?

Penggunaan Secure Socket Layer pada website bukan tanpa alasan. Adapun berikut merupakan hal penting yang menjadi alasan Secure Socket Layer diterapkan:

  • Mencegah Pencurian Data

Alasan pertama Secure Socket Layer harus diterapkan yaitu untuk mencegah terjadinya pencurian data yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Secure Socket Layer ini menjamin keamanan data pengunjung website selama melakukan kunjungan dan bertransaksi karena telah terenkripsi.

Terenkripsi ini artinya, data data pribadi maupun data sensitif lainnya telah dilakukan pengacakan. Dengan kata lain, orang lain tidak akan dapat dengan mudah membaca data tersebut.

  • Mencegah Salah Kirim Data

Dengan adanya Secure Socket Layer, salah kirim data dapat dihindarkan. Mengingat, Secure Socket Layer juga memiliki fungsi sebagai otentikasi sehingga informasi atau data yang dikirimkan akan sampai ke tujuan dengan tepat. Hal ini tentu juga menjamin bahwa, risiko data terkirim ke orang tidak bertanggung jawab seperti hacker dapat dihindari.

  • Meningkatkan Reputasi Website

Secure Socket Layer ini dapat juga menjadi salah satu indikator website yang aman, sehingga para pengunjung akan lebih percaya dan merasa aman ketika berkunjung serta melakukan transaksi.

Dengan kata lain, semakin tinggi kepercayaan pengunjung terhadap website, maka akan semakin tinggi juga reputasi website itu sendiri. Perlu juga diketahui bahwa, Secure Socket Layer dapat terlihat oleh pengunjung berupa indikator seperti icon gembok kunci, untuk Firefox maupun Chrome.

Jadi, ketika pengunjung baru pertama kali masuk ke sebuah website, notifikasi tersebut akan muncul. Bagi pengunjung yang tahu artinya, hal ini tentu akan menjadi langkah yang baik untuk mulai membangun kepercayaan dan reputasi website yang lebih baik.

Dengan adanya notifikasi tersebut, pengunjung akan lebih tenang dalam menjelajah website, atau bahkan melakukan transaksi jual beli, jika memang itu website toko online.

  • Meningkatkan Ranking Website di Mesin Pencari

Website yang bisa muncul di halaman pertama mesin pencari umumnya lebih mudah diakses oleh pengunjung. Oleh karena itu, kunjungan yang tinggi lebih mungkin terjadi.

Tidak salah jika banyak pengelola website yang berbondong bondong melakukan estimasi websitenya agar bisa tampil di halaman pertama mesin pencari. Dan salah satu hal yang menjadi penentu tampilnya website di halaman pertama mesin pencari ternyata adalah sertifikat Secure Socket Layer itu sendiri.

Mengingat, website yang memiliki Secure Socket Layer lebih disukai oleh alogaritma Google. Jika website sudah tampil di halaman depan mesin pencari maka otomatis rankingnya juga akan meningkat.

Jenis Secure Socket Layer

Secure Socket Layer sendiri memiliki beberapa jenis, termasuk :

  • Domain Validated SSL (DV SSL)

Salah satu jenis Secure Socket Layer yaitu Domain Validated Secure Socket Layer atau biasa juga disingkat sebagai DV SSL. Secure Socket Layer jenis ini memiliki harga yang cukup terjangkau dan hanya membutuhkan kepemilikan domain berupa validasi DNS atau email saja.

Secure Socket Layer jenis ini lebih disarankan untuk situs internal bisnis, tetapi tidak disarankan untuk website e-commerce. Umumnya, tanda suatu website memiliki sertifikat jenis Domain Validated Secure Socket Layer yaitu adanya ikon gembok berwarna hijau dan HTTPS.

  • Organization Validated SSL (OV SSL)

Jenis kedua dari Secure Socket Layer yaitu Organization Validated Secure Socket Layer, atau biasanya disingkat juga sebagai OV SSL. Secure Socket Layer jenis ini, umumnya hampir sama dengan DV SSL, namun bedanya jika DV SSL hanya perlu memiliki domain, Secure Socket Layer jenis ini mengharuskan verifikasi berupa:

  1. Bukti kepemilikan
  2. Legitimasi domain

Dalam hal ini, penerbit sertifikat Secure Socket Layer yang akan melakukan verifikasi, apakah domain tersebut memang sudah terdaftar. Adapun penerbit sertifikat Secure Socket Layer tersebut antara lain :

  1. GeoTrust
  2. Comodo

Hal hal yang akan diverifikasi oleh penerbit sertifikat Secure Socket Layer ini akan mencakup beberapa hal seperti :

  1. Informasi nama bisnis
  2. Lokasi
  3. Informasi legal lainnya

Untuk penanda di websitenya sendiri, Secure Socket Layer jenis ini sama dengan DV SSL yaitu ditandai dengan HTTPS dan ikon gembok warna hijau.

  • Extended Validated SSL (EV SSL)

Jenis Secure Socket Layer yang memiliki tingkat keamanan yang tinggi yaitu Extended Validated Secure Socket Layer atau biasa juga disingkat sebagai EV SSL. Secure Socket Layer jenis ini, biasanya sangat disarankan untuk website e-commerse maupun bisnis online lainnya.

Mengingat, Secure Socket Layer jenis ini mengharuskan verifikasi yang detail tentang kepemilikan domain yang dibuktikan dengan dokumen legal yang memiliki kekuatan hukum. Jika menggunakan Secure Socket Layer jenis ini, website akan memiliki tanda berupa warna hijau pada URL bar di dekat nama doman.

Secure Socket Layer jenis ini, selain digunakan untuk website e-commerse juga banyak digunakan untuk website perusahaan setingkat PT, CV atau bahkan Departemen Kenegaraan sekalipun.

Manfaat Secure Socket Layer

Manfaat Secure Socket Layer antara lain :

  • Meningkatkan Reputasi Website

Salah satu manfaat Secure Socket Layer yaitu meningkatkan reputasi website di mata pengunjung. Mengingat, adanya Secure Socket Layer dapat membuat pengunjung website menjadi lebih percaya dan aman ketika mengunjungi dan bertransaksi dengan website tersebut.

Perlu diketahui bahwa, Google umumnya akan memberikan notifikasi peringatan jika website yang dikunjungi tidak aman. Jika pengunjung melihat notifikasi tersebut maka akan banyak pengunjung yang langsung menutup halaman website karena merasa takut dan tidak aman.

Untuk itu, Secure Socket Layer dapat menjadi salah satu indikator awal, pengunjung percaya kepada website tersebut.

  • Mengamankan Transfer Data di Website

Manfaat lain dari Secure Socket Layer yaitu mengamankan transfer data yang dilakukan oleh pengunjung di website. Semakin canggihnya perkembangan terknologi, kerentanan terhadap informasi digital juga semakin tinggi. Untuk menjamin keamanan transfer data pada website Secure Socket Layer tentu sangat dibutuhkan bahkan diharuskan.

Mengingat, website yang memiliki Secure Socket Layer akan memiliki pertukaran data yang dilindungi oleh public key dan private key.

  • Meningkatkan Kualitas SEO

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, bahwa alogaritma Google lebih menyukai dan memprioritaskan website dengan sertifikat Secure Socket Layer untuk ditampilkan di halaman pertama.

Artinya, Secure Socket Layer juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas SEO website, sehingga kemungkinan tampil di halaman pertama mesin pencari seperti Google akan meningkat juga.

Perubahan dari HTTP ke HTTPS

Website yang telah memiliki sertifikat Secure Socket Layer biasanya URL dari protokolnya akan berubah dari HTTP menjadi HTTPS. Huruf S sendiri berarti Secure, artinya website tersebut dijamin keamanannya.

Selain itu, HTTP sendiri masih belum terenkripsi dan tidak memiliki autentikasi sehingga keamanannya tidak terjamin. Dengan demikian, transaksi mungkin masih akan dapat terancam oleh hacker yang mencuri data data pribadi ketika mengunjungi website.

Berbeda dengan HTTPS, yaitu URL website yang sudah memiliki sertifikat Secure Socket Layer. Dalam setiap kunjungannya, keamanannya akan terjamin, sehingga ancaman dari hacker dapat dicegah.

Cara Kerja Secure Socket Layer

Jika melihat pada manfaatnya yang membuat tranksaksi website aman, maka itu tidak terlepas dari cara kerja Secure Socket Layer sendiri. Jadi, website yang memiliki sertifikat Secure Socket Layer, umumnya akan terhubung ke jaringan internet dengan pertukaran data yang terenkripsi.

Perlu diketahui bahwa, sertifikat Secure Socket Layer dikenal dua kombinasi utama dalam pertukaran datanya, yaitu :

  • Public key, untuk mengenkripsi setiap data yang dikirimkan
  • Private key, untuk mendekripsikan data ke format yang dapat digunakan kembali oleh penerima data

Pertukaran data dalam hal ini, dapat berupa :

  • Kunjungan website
  • Pengiriman dan penerimaan email
  • Pembelian barang online (data diri, perbankan dan lainnya)
  • Data penting perusahaan

Cara Memilih Secure Socket Layer

Dalam memiliki Secure Socket Layer, ada banyak hal yang harus diperhatikan, termasuk :

  • Biaya

Hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum memilih Secure Socket Layer yaitu biaya atau anggarannya. Jika ingin mencoba atau melakukan eksperimen maka sebaiknya memiliki Secure Socket Layer yang gratis dari Cloudflare.

Jika menggunakan Secure Socket Layer yang gratis, mungkin fitur fiturnya akan terbatas, maka jika website mulai terlihat perkembangannya, sebaiknya menggunakan Secure Socket Layer yang berbayar untuk bisa merasakan fitur premiumnya.

Sedangkan jika memang memiliki anggaran dana yang lumayan maka lebih disarankan untuk memilih Secure Socket Layer yang berbayar.

  • Kegunaan

Pemilihan Secure Socket Layer juga dapat didasarkan atas kegunaannya. Artinya, Secure Socket Layer ini nanti akan digunakan di website apa dan keperluan apa. Misalnya, jika website untuk organisasi maka sebaiknya menggunakan sertifikat Secure Socket Layer yang jenisnya OV SSL.

Mengingat, ada data data penting perusahaan yang harus diverifikasi secara jelas. Dan jika digunakan untuk website bisnis online maupun e-commerse maka sebaiknya menggunakan jenis Secure Socket Layer yang EV SSL. Mengingat, tingkat keamanannya yang sangat tinggi sehingga dapat menjamin keamanan data pribadi pelanggan maupun pribadi.

Cara Memasang Secure Socket Layer

Pemasangan Secure Socket Layer ternyata dapat dilakukan sendiri. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk bisa memasang Secure Socket Layer di control panel seperti cPanel, syaratnya antara lain :

  • Memiliki akses kea kun cPanel
  • Telah log in ke dashboard cPanel
  • Website sudah aktif sehingga tinggal dipasangi sertifikat Secure Socket Layer
  • Website belum menginstall aplikasi lain selain sertifikat Secure Socket Layer
  • Koneksi internet harus stabil

Berikut ini adalah langkah langkah memasang Secure Socket Layer di cPanel:

  • Klik “Lets Encrypt™ SSL” di section Security pada dashboard cPanel
  • Klik “+Issue”
  • Beri centang untuk semua doman yang ingin dipasangkan sertifikat Secure Socket Layer
  • Pilih “dns-01” untuk metode validasinya
  • Klik “Issue”
  • Pemasangan
  • selesai

You may also like