Home » Tekno » 3 Tips Memilih CCTV Rumah dan Outdoor Berkualitas

3 Tips Memilih CCTV Rumah dan Outdoor Berkualitas

by Elang Hendy Subrata

Perangkat CCTV kini sudah mulai lumrah digunakan banyak kalangan. Perangkat CCTV yang dulu lebih banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar, kini bisa diterapkan pada rumah pribadi bahkan hingga warung kelontongan. Hal ini juga tidak lepas dari harganya yang cukup terjangkau sehingga siapapun dapat memiliki perangkat ini. Namun, sebelum ANda membelinya, sebaiknya simak dulu beberapa tips berikut ini.

1. Ketahui jenis CCTV yang Anda butuhkan

Perlu Anda pahami bahwa jenis CCTV yang beredar di pasaran memiliki bentuk dan jenis yang berbeda-beda. Hal ini juga disesuaikan dengan  kebutuhan pengguna itu sendiri. Beberapa jenis CCTV yang dijual bebas adalah sebagai berikut:

  • CCTV Indoor

Sesuai dengan namanya bahwa jenis CCTV ini dirancang dan dibuat untuk penggunaan di dalam ruangan. Dari sisi desain, CCTV indoor ini memiliki tampilan yang biasa saja. Umumnya, material yang digunakan pada CCTV ini tidak terlalu kokoh sehingga Anda harus hati-hati saat akan memasangnya di berbagai sudaut ruangan. Hal tersebut dilakukan karena di dalam ruangan umumnya sangat aman sehingga penggunaan materail yang diguanakan tidak terlalu keras.

  • CCTV Outdoor

Jenis selanjutnya adalah jenis CCTV Outdoor. Sesuai dengan namanya bahwa CCTV outdoors didesain dan dirancang sedemikian rupa agar dapat diguanakan pada luar ruangan. Berbeda dengan versi indoor, pada jenis Outdoor desainnya lebih kokoh, memiliki pelindung tambahan dan memiliki ketahanan terhadap air. Oleh sebab itu, Anda tidak perlu khawatir menggunakan tambahan pelindung lainnya karena pada CCTV jenis ini sudah cukup kuat.

2. Pertimbangkan jenis kamera inframerah

Saat ini CCTV juga dimasukan inframerah sebagai salah satu fitur penting saat digunakan pada malam hari atau pada ruangan yang minim cahaya. Cara kerjanya sendiri adalah inframerah akan menyala secara otomatis ketika tempat tersebut kekurangan cahaya. Dalam keadaan mode infra merah, maka kamera tetap dapat merekam gambar dalam keadaan gelap. Meskipun dari sisi fitur sangat bermanfaat, namun hal ini kembali lagi pada kebutuhan Anda sendiri

3. Jenis transmisi Video serta kualitas gambar

Saat ini, jenis video dan kualitas gambar pada CCTV di pasaran sudah cukup tinggi. Ada beberapa CCTV yang sudah menggunakan resolusi HD serta dapat menggunakan jaringan kabel jenis coaxial. Untuk bisa mendapatkan CCTV dengan resolusi HD, perlu menggunakan kamera HD yang memiliki DVR terbaru. Artinya, CCTV yang menggunakan DVR lama tidak bisa menghasilkan kamera CCTV yang beresolusi HD. Untuk segi transmisi video yang akan digunakan, berikut beberapa contohnya.

  • Kamera CCTV analog

Kamera CCTV analog bisa juga disebut sebagai sebagai CVBS atau singkatan dari Composite Video Blanking Sync. Jenis kamera ini adalah format sinyal standar yang sering digunakan pada CCTV analog. Satuan yang digunakan pada CCTV jenis analog adalah TVL atau singkatan dari TV Line. Semakin besar TVL yang digunakan maka semakin jelas gambar yang dihasilkan. Hal tersebut bisa kita lihat hasilnya saat kita perbesar atau kita zoom. Jika satuan TVLnya besar, kita bisa melihat secara jelas detail-detail kecilnya. Untuk kamera analog yang bagus, minmal gunakan jenis 700 TVL atau lebih. Semkain besar, maka semakin bening dan jernih gambarnya.

  • Kamera CCTV analog HD

Jenis berikutnya adalah jenis kamera CCTV analog HD. Sesuai dengan namanya bahwa kamera CCTV ini menggunakan chipset khusus sehingga dapat menghasilkan gambar yang bisa mencapai resolusi HD. Jenis kamera ini bisa ditransmisikan pada jaringan CCTV jenis lama dengan memakai kabel coaxial. Gambar yang dihasilkan pada jenis kamera ini adalah HD, mulai dari ukuran 720p dan 1080p.

Beberapa teknologi analog HD yang dipakai adalah sebagai berikut.

  • Jenis HD-CVI

Jenis yang pertama adalah tipe HD-CVI. Dengan menggunakan chipset tipe ini, kamera CCTV dapat mengirimkan gambar dengan resolusi sampai HD sampai dengan jarak sekitar 500m.

  • Jenis HD-TVI

Jenis chipset yang satu ini memiliki kelebihan dari sisi resolusinya yang jernih serta tanpa delay. Ditambah lagi, kamera ini mampu mengirimkan gambar dengan resolusi HD tanpa delay dengan jarak 500m.

  • Jenis AHD

Jenis AHD merupakan singkatan dari Analog High Definition. Dengan menggunakan jenis kamera ini, Anda dapat kamera CCTV yang menghasilkan gambar HD.perbedaan dari jenis ini adalah dari sisi pembuatnya. Pada jenis AHD, teknologi ini dibuat oleh Next Chip. Sedangkan pada jenis kamera sebelumnya dibuat oleh Dahua serta techpoint. Dari jenis kamera yang disebutkan di atas, sebaiknya Anda gunakan CCTV yang menggunakan reslosi HD. Pastikan DVR yang digunakan sangat mendukung tampilan HD.

Itulah 3 tips memilih CCTV yang awet dan berkualitas baik. Dengan semakin maju perkembangan jaringan komputer saat ini, CCTV pun bisa menjadi salah satu cara menjaga keamanan jaringan komputer di masa depan. Semoga artikel ini bisa menjadi salah satu sumber terbaik untuk Anda.  

You may also like