Home » Hardware » Harddisk » 7 Cara Mengatasi Flashdisk Write Protected Terbaru

7 Cara Mengatasi Flashdisk Write Protected Terbaru

by Irfan Arrasyid, S.Kom.
by Irfan Arrasyid, S.Kom.

Semenjak ditemukannnya teknologi microchip, membuat media penyimpanan data masa kini menjadi semakin canggih. Dengan ukuran yang kecil kini media penyimpanan dapat menyimpan file data dengan kapasitas yang besar dan dapat dibawa kemana-mana, dimana hal itu tentu tidak bisa dilakukan di masa lalu.

Salah satu media penyimpanan yang banyak digunakan saat ini adalah flashdisk. Dengan ukuran yang sangat kecil dan memiliki kapasitas penyimpanan mulai dari ukuran GB (Gigabyte) hingga TB(TeraByte). Tentu keberadaannya saat ini sangat dibutuhkan pengguna baik dari kalangan akademisi seperti pelajar maupun kalangan profesional seperti pekerja kantoran.

Namun karena perangkatnya yang bersifat mobile dan bisa dibawa kemana-mana membuat penggunanya sering menggunakannya secara sembarang. Seperti mencolokan flashdisk ke berbagai perangkat yang bersifat publik seperti komputer warnet, kumputer teman dan lainnya. Dimana flashdisk tersebut belum terlindungi antivirus dan komputer yang tercolok flashdisk mungkin juga sudah banyak virusnya.

Bila sudah begitu flashdisk pun rentan mengalami kerusakan. Baik itu kerusakan pada hardware maupun kerusakan pada softwarenya. Dari gejala kerusakan ringan yang bisa diatasi, hingga kerusakan berat dimana flashdisk mengalami bad sector dan sama sekali tidak terdeteksi saat dicolokan ke perangkat komputer. Adapun salah satu kerusakan pada flahsdisk yang biasanya sering terjadi adalah falshdisk write protection yang akan kami jelaskan seperti dibawah ini.

Lalu Apa itu Flashdisk?
Flashdisk adalah sebuah alat penyimpanan data memori kilat NAND yang memiliki media penghubung berupa USB yang terintegrasi. Memiliki ukuran yang kecil dan ringan, flashdisk masa kini yang beredar dipasaran memiliki kapasitas penyimpanan antara 8 GB (Gigabyte) hingga 2 TB (Tera Byte) tergantung dengan teknologi memori kilat yang digunakan.

Keberadaan perangkat flashdisk sendiri berawal dari penemuan teknologi flash memori (NOR dan NAND) ditahun 1984 oleh Dr. Fujio Masuoka ketika dirinya bekerja di perusahaan Toshiba. Sedangkan nama flash sendiri diberikan oleh temannya bernama Mr. Shoji Arizumi.

Setelah kita mengetahui apa itu flashdisk. Lalu bagaimana sejarah terciptanya flashdisk hingga bisa populer dan banyak digunakan pengguna seperti sekarang?

Sejarah Flashdisk

  1. Pada tahun 1984 Dr. Fujio Masuoka menemukan teknologi flash Memory (NOR and NAND) saat sedang bekerja di perusahaan Toshiba yang menjadi cikal bakal keberadaan flashdisk masa kini
  2. Pada tahun 1988 Perusahaan Intel merilis perangkat penyimpanan Flash Chip dengan Type NOR Flash. Perangkat ini sendiri merupakan teknologi flash dasar yang membutuhkan waktu lama untuk menghapus dan menulis namun mampu mengupdate program yang tersimpan. Contoh program yang menggunakan teknologi ini adalah BIOS
  3. Pada tahun 1989 Perusahaan Toshiba Merilis Produk Teknologi Nand Flash. Dimana perangkat ini mampu melakukan proses penulisan dan penghapusan dengan cepat. Dimana flash tipe ini mampu digunakan sebagai secondary storage (media penyimpanan ke-2) pada perangkat komputer
  4. Pada tahun 2001 Perusahaan Amerika Serikat IBM mulai memasarkan produk flash drive dimana saat itu flash drive pertama mampu menyimpan data hingga ukuran 8 MB (Mega Byte)
  5. Pada tahun 2017 Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat Kingston merilis produk flashdisk yang memiliki kapasitas penyimpanan terbesar di dunia dengan ukuran 2TB ( 2 Tera Byte)

Setelah kita mengetahui sejarah terciptanya flashdisk hingga banyak digunakan pengguna seperti sekarang. Lalu komponen apa saja yang terdapat pada media penyimpanan flashdisk?

Komponen Utama Flashdisk

  1. Konektor. Komponen ini berfungsi untuk menghubungkan flashdisk dengan komputer melalui Port USB (Colokan USB) di komputer
  2. PCB (Printed Circuit Board). Komponen ini merupakan sebuah papan elektronik tempat semua komponen elektronik pada flashdisk terpasang dengan jalur sirkuitnya masing-masing.
  3. Controler. Komponen ini merupakan microcontroller yang memiliki ROM dan RAM yang berfungsi untuk mengatur semua perintah yang akan diekesekusi oleh komputer. Selain itu komponen ini juga digunakan untuk melakukan pengaturan pada flash memori
  4. Osilator Kristal. Merupakan sebuah komponen yang berfungsi untuk menghasilkan clock (denyut listrik) dengan frekuensi sebesar 12 Mhz
  5. Flash memory. Sebuah komponen yang berfungsi untuk menyimpan data pada flashdisk. Flash memory pada masa kini umumnya memiliki type NAND Flash

Setelah kita mengetahui apaitu flashdisk beserta sejarah dan komponen utama yang dimilikinya. Padakali ini kami akan menjelaskan pengertian Flashdisk Write Protected.

Lalu Apa itu Flashdisk Write Protected?
Flashdisk Write Protected adalah sebuah masalah yang terjadi pada flashdisk dimana kondisi flashdisk dalam keadaan terkunci sehingga pengguna tidak dapat mengolah data yang ada didalamnya seperti menghapus, menambah dan memformat data dan perintah lainya.

Kondisi Flashdisk Write Protected sendiri terjadi umumnya disebabkan karena beberapa hal seperti karena serangan virus komputer, karena penggunaan flashdisk yang tidak sesuai aturan (asal cabut) atau karena flashdisk yang sudah berumur dan jarang digunakan. Adapun cara untuk mengatasinya akan kami jelaskan seperti dibawah ini.

7 Cara Mengatasi Flashdisk Write Protected

1.Menggunakan Perintah CMD

Cara pertama untuk mengatasi kondisi write protected pada flashdisk adalah melalui perintah CMD (Command Prompt). Cara ini tentunya mudah digunakan karena setiap komputer dengan sistem operasi windows telah terinstal aplikasi CMD (Command Prompt). Adapun cara mengatasi kondisi write protected pada flashdisk akan kami jelaskan seperti dibawah ini.

Cara Mengatasi Flashidisk Write Protected Melalui Perintah CMD (Command Prompt)

  1. Pertama-tama kita Colokan Flashdisk yang bermasalah ke Port USB Laptop
  2. Kemudian Buka Menu Windows yang ada disebelah kiri layar
  3. Setelah itu Klik Tombol Search dan Cari aplikasi CMD (Command Prompt)
  4. Kemudian Jendela Windows akan melakukan pencarian file bernama command prompt. Lalu kita Pilih dan Klik Icon Command Prompt/ CMD.exe
  5. Setelah itu Munculah Jendela CMD.exe
  6. Setelah itu pada Layar CMD kita Ketikan diskpart dan Tekan Enter
  7. Kemudian Munculah Notifikasi dengan 2 Pilihan Yes or No. Lalu kita Pilih Yes
  8. Setelah itu pada Jendela baru kita Ketikan list disk dan Tekan Enter
  9. Kemudian Muncul tulisan bahwa beberapa disk terbaca oleh komputer. Salah satunya adalah flashdisk yang telah terpasang pada komputer
  10. Setelah itu kita Lihat Posisi Flashdisk ada di Disk berapa. Bila Posisi Flashdisk ada di Disk 1, maka kita Ketikan select disk 1 dan Tekan Enter
  11. Setelah itu kita Ketikan Perintah attribute disk clear read only dan Tekan Enter
  12. Kemudian kita Ketik clean dan Tekan Enter. Perintah clean digunakan untuk menghapus semua data yang terdapat pada flashdisk
  13. Lalu kita Ketikan create partition primary dan tekan Enter. Perintah ini digunakan untuk membuat partisi baru pada flashdisk setelah sebelumnya data yang ada pada flahsdisk telah terhapus
  14. Kemudian kita Ketik format fs=fat32 dan Tekan Enter. Perintah ini digunakan untuk memformat isi keseluruhan dari flashdisk termasuk masalah write protected sehingga virus bisa hilang semua
  15. Setelah flashdisk berhasil diformat melalui perintah cmd (command prompt). Tutup kembali software command prompt dan kini flashdisk kita pun kembali bisa di gunakan secara normal

2.Format Flashdisk Secara Low Level

Cara Kedua untuk mengatasi flashdisk write protected adalah dengan memformatnya secara low level. Tujuannya adalah agar data yang tersimpan didalamnya tidak hilang secara keseluruhan dan konfigurasi software flashdisk bisa kembali ke awal .

Untuk melakukan cara ini kita bisa menggunakan layanan aplikasi pihak ketiga. Hal ini dikarenakan opsi format pada sistem operasi windows tidak menyediakan format secara low level. Salah satu aplikasi yang bisa kita gunakan bernama HDD Low Level Format Tool. Adapun cara menggunakannya akan kami jelaskan seperti dibawah ini.

Cara Mengatasi Flashdisk Write Protected Menggunakan Software HDD Low Level Format Tool

  1. Pertama-tama kita Colokan Flashdisk kita Ke Port USB di Laptop
  2. Kemudian Download Software HDD Low Level Format Tools di situs https://download.cnet.com/HDD-Low-Level-Format-Tool/
  3. Selesai di download Kemudian kita Instal Software HDD Low Level Format
  4. Setelah software terpasang di komputer kita. Lalu kita Buka Software HDD Low Level Format
  5. Kemudian Kita Klik Continou For Free
  6. Setelah itu kita Klik Menu Flashdisk dan Klik Continou
  7. Lalu kita Klik Format This Device dan Pilih Opsi Yes untuk menyetujui proses format
  8. Setelah proses format flashdisk selesai. Kemudian kita buka menu flashdisk kita dari menu my komputer/ windows explorer. Kemudian kita Klik 2x icon flashdisk hingga muncul tulisan You Need to Format the disk. Hal ini menandakan bahwa flashdisk memerintahkan kita untuk memformat flashdisk
  9. Kemudian kita Klik Tombol Format Disk
  10. Lalu kita Isi Volume Label dengan Nama Flashdisk kita dan Ubah File System menjadi Fat32
  11. Setelah itu kita Klik Tombol Start dan Klik Ok untuk memulai proses format
  12. Selesai di format Klik OK dan Klik Tombol Close
  13. Selesai. Kini Flashdisk kita pun kembali ke pengaturan awal dan bisa digunakan kembali

3.Menggunakan Registry Editor

Cara Ketiga untuk mengatasi flashdisk write protected adalah melakukan settingan pada registry editor. Registry editor (windows registry) sendiri adalah sebuah basis data yang disusun secara hierarki. Yang mengandung informasi mengenai sebuah pengaturan dan konfigurasi pada sistem operasi windows. Baik itu konfigurasi hardware, software, ekstensi maupun preferensi pengguna. Adapun untuk mengatasi flashdisk write protected menggunakan registry editor akan kami jelaskan seperti dibawah ini.

Cara Mengatasi Flashdisk Write protected Menggunakan Registry Editor

  1. Pertama-tama kita Colokan Flashdisk ke laptop / PC kita
  2. Kemudian Buka Menu Run Dengan cara Tekan Tombol Windows+R secara bersamaan
  3. Setelah Jendela Run Muncul Kita Ketik regedit di kolom yang tersedia dan Klik Tombol OK
  4. Setelah Jendela Registry Editor terbuka maka Kita Klik Folder Menu HKEY_LOCAL_MACHINE yang ada di kiri atas layar
  5. Kemudian Kita Klik Menu System > Control
  6. Lalu kita Klik StorageDevicePolice
  7. Setelah itu Kita Klik Writeprotect
  8. Lalu kita Klik Kanan pada Writeprotect dan Pilih Opsi Modify
  9. Kemudian kita Ubah Nilai Value menjadi Angka 0 dan Klik OK
  10. Setelah itu Lepas Flashdisk dari Port USB Laptop
  11. Kemudian Colokan kembali Flahsdisk hingga muncul tulisan You Need To Format Disk
  12. Lalu kita Format Flashdisk kita
  13. Setelah flashdisk selesai diformat. Kini Konfigurasinya kembali ke awal dan flashdisk kita bisa digunakan kembali

4.Cek Tombol Write Protection

Cara Keempat untuk mengatasi flashdisk write protected adalah melalui hardware flashdisk dengan cara mengecek tombol write protected pada flashdisk. Tombolnya sendiri ada disisi sebelah kanan atau kiri flashdisk. Fitur ini sengaja dibuat oleh pengembang untuk melakukan penguncian pada flashdisk agar data yang ada di flahsdisk tidak bisa buka oleh sembarang orang sehingga dapat meningkatkan keamanan data pengguna. Adapun untuk menggunakan fitur tombol ini cukup mudah dengan cara menggeser tombol switch kekiri atau kekanan. Namun sayangnya fitur ini hanya digunakan pada tipe dan jenis flashdisk tertentu. Salah satu merek flashdisk yang memiliki fitur tombol write protected adalah Kanguru Flash Blu 30.

5.Menggunakan Software USB Write Protect 2.0

Cara kelima untuk mengatasi masalah flashdisk write protected adalah menggunakan software USB Write Protect 2.0. Software ini sendiri bersifat portable dan memiliki ukuran yang sangat kecil yaitu sebesar 66 KB. Selain digunakan untuk mengaktifkan dan menonaktifkan write protected pada flashdisk. Software ini memiliki fitur tambahan lain seperti USB Device Lock, USB Device Autorun Control, Password Protected Setting, dan fitur lainnya.

Software ini mampu dijalankan dengan baik pada sistem operasi Windows 98, Windows 2000, Windows XP, Windows Vista, dan Windows 7. Adapun cara menggunakannya untuk mengatasi flashdisk write protected akan kami jelaskan seperti dibawah ini.

Cara Mengatasi Flashdisk Write Protected Menggunakan Software USB Write Protected

  1. Pertama-tama kita Colokan Flashdisk kita ke Port USB Laptop
  2. Kemudian Download Software USB Write Protect 2.0 di situs https://www.techspot.com/amp/downloads/6256-usb-write-protect.html
  3. Selesai di download kita Instal dan Buka Software USB Write Protect 2.0
  4. Setelah software USB Write Protect 2.0 terbuka Maka akan Muncul Tampilan dengan beberapa Menu Seperti USB Device Write Protection, USB Device Lock, USB Device Auto Run dan USB Storage Device
  5. Kemudian Kita Klik Tombol USB Device Write Protection
  6. Setelah Masuk Ke Menu USB Device Write Protection kita arahkan kursor ke Menu Protection dan Centang Kotak Disable Protect
  7. Kemudian kita Klik Tombol Apply dan Klik tombol Close
  8. Selesai. Kini masalah flashdisk write protected telah di disable (di nonaktifkan) dan flashdisk kita bisa digunakan kembali

6.Mengunakan HP USB Disk Storage Format Tools

Cara Keenam untuk mengatasi masalah flashdisk write protected adalah dengan menggunakan software HP USB Disk Storage Format Tools. Software ini dapat digunakan pada USB Flash drive yang memiliki file sistem dengan jenis FAT, FAT 32 dan NTFS. Software ini bersifat portable dan freeware (dapat dikembangkan dengan bebas). Software ini mampu dijalankan di semua sistem operasi windows. Adapun cara menggunakannya akan kami jelaskan seperti dibawah ini.

Cara Mengatasi Flashdisk Write Protected Menggunakan Software HP USB Disk Storage Format Tools

  1. Pertama-tama kita Colokan Flashdisk ke Port USB Laptop
  2. Kemudian Download Sotware HP USB Disk Storage Format Tool di situs https://filehippo.com/download_hp_usb_disk_storage_format_tool/?ex=CORE-116.4
  3. Selesai di download kita Buka software HP USB Disk Storage Format Tools
  4. Setelah Software terbuka kita Pilih Perangkat Flashdisk kita pada Menu Device
  5. Lalu Pada Menu File System kita Pilih FAT32
  6. Kemudian Pada Menu Volume Label kita Isikan Nama Flashdisk kita di Kolom yang tersedia
  7. Lalu pada Menu Format Option kita Pilih dan Ceklis pada Kotak Quick Format
  8. Setelah semuanya di Isi kita Klik Tombol Start
  9. Proses Format Flashdisk pun berjalan hingga selesai. Dan setelah selesai Klik Tombol Close
  10. Selesai. Kini flashdisk kita kembali ke pengaturan awal dan bisa kita gunakan kembali

7.Menggunakan Kingston Format Utility

Cara terakhir yang akan kami jelaskan untuk memperbaiki masalah flashdisk write protected adalah menggunakan software Kingston Format Utility. Software buatan Perusahaan Kingston ini mudah digunakan dengan tampilan tool yang sederhana. Walau tampilannya sederhana namun software ini mampu di gunakan di berbagai versi windows seperti Windows 7, Vista, Windows Xp dan lainnya. Software ini mampu melakukan format flashdisk pada file sistem FAT32 sehingga flashdisk mampu digunakan di sistem operasi Windows, Mac dan Linux. Adapun cara mengatasi flashdisk write protected menggunakan software Kingston Format Utility akan kami jelaskan seperti di bawah ini.

Cara Mengatasi Flashdisk Write Protected Menggunakan Kingston Format Utility

  1. Pertama-tama Colokan Flashdisk kita ke Port USB Laptop
  2. Kemudian kita Download dan Instal Software Kingston Format Utility di situs https://www.kingston.com/id/support/technical/downloads/111247
  3. Selesai di Instal Kita Buka Software Kingston Format Utility
  4. Setelah software terbuka Kita Pilih Flashdisk kita pada Menu Device
  5. Kemudian Pada Menu File System kita Ubah Menjadi FAT32
  6. Lalu Kita Klik Tombol Format
  7. Proses format pun berjalan hingga selesai.
  8. Setelah Selesai Muncul Jendela Information dengan tulisan Format Succes lalu Kita Klik Tombol OK
  9. Lalu Kita Tutup Software Kingston dengan cara Klik Tombol Exit
  10. Selesai. Kini Flashdisk kita pengaturannya kembali ke awal dan flashdisk dapat digunakan kembali

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan kami mengenai apa itu flashdisk, sejarah flashdisk tercipta hingga bisa populer seperti sekarang, dan komponen apa saja yang ada pada flashdisk. Selain itu kita juga telah menjelaskan apa pengertian flashdisk write protected beserta 7 cara mengatasinya seperti melalui Perintah CMD (Command Prompt), Format Low Level, Registry editor, dan juga mengecek tombol write protected.

Selain itu telah dijalaskan pula software apa saja yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah flashdisk write protected seperti software USB Write Protected, HP USB Disk Storage Format Tools dan Kingston Format Utility.

Dengan membaca penjelasan diatas tentunya kini kita lebih mengenal tentang komponen yang ada pada flashdisk yang kita gunakan beserta fungsinya. Selain itu kita juga kini tak akan bingung lagi bila flashdisk kita tiba-tiba tidak bisa digunakan untuk menyalin dan menghapus file setelah tahu cara mengatasinya dengan beberapa pilihan. Sehingga kita tidak panik dan tak perlu membeli flashdisk baru dengan harga puluhan hingga ratusan ribu rupiah.

You may also like