2 Cara Membuat Flashdisk Menjadi Antivirus Mudah Dilakukan

Mungkin, banyak diantara Anda yang membaca artikel ini sudah mengetahui potensi bahaya keamanan ketika menggunakan komputer atau laptop satu ini. Yup, virus komputer. Banyak varian virus yang menyerang komputer atau laptop Anda, mulai dari spyware, worm, dan trojan. Bahaya virus komputer bisa bervariasi, mulai dari masalah kecil hingga masalah besar. Bahkan bisa menjurus ke kejahatan keuangan. Sudah banyak kok beberapa virus komputer paling mematikan di dunia yang sudah membuat beberapa sektor teknologi dan keuangan dunia sempat dilanda kekacauan. Salah satunya adalah ransomware.

ads

Virus-virus ini bisa datang kapan saja. Bisa saja mereka datang ketika Anda sedang berselancar internet, mengerjakan tugas kuliah, mengerjakan pekerjaan, atau mungkin saja ketika Anda sedang bermain game di komputer atau laptop Anda.

Mereka juga bisa datang dari mana saja, mulai dari iklan yang tak sengaja Anda klik di internet, file yang terkontaminasi virus, atau dari USB flash disk yang Anda colokkan ke komputer atau laptop Anda. Virus-virus ini bisa dibilang harus diwaspadai kapanpun dan dimanapun ketika Anda menggunakan komputer atau laptop.

Bagaimana cara pencegahannya? Atau jika komputer Anda sudah terkena, bagaiaman cara menghapus virus malware? Anda pasti sudah tahu bahwa cara mencegah komputer terkena virus adalah dengan menginstal software antivirus. Umumnya, software antivirus diinstal langsung ke PC. Banyak varian software antivirus yang bisa Anda instal di komputer atau laptop Anda. Setiap antivirus memiliki keunggulan masing-masing, dan itu bisa menjadi salah satu referensi Anda dalam memilih antivirus.

Namun, ternyata tidak hanya komputer atau laptop saja yang dapat diinstal antivirus. Flash disk yang biasa kita pakai untuk menyimpan data juga bisa kok dipasang software antivirus. Keunggulan dari menginstal antivirus di flash disk adalah lebih ringan karena software tidak langsung diinstal di PC, dan juga lebih praktis karena Anda dapat mendeteksi virus di komputer atau laptop lain hanya menggunakan satu perangkat flash disk saja.

Nah, pada kesempatan kali ini, kami akan akan memberikan informasi seputar cara membuat flashdisk menjadi antivirus untuk Anda yang ingin menggunakan flashdisk yang Anda punya sebagai antivirus. Anda tinggal mengikuti langkah-langkah berikut untuk membuat antivirus di flashdisk. Berikut langkah-langkahnya:

1. Membuat file Autorun sendiri di flashdisk

Beberapa virus seringkali mengincar file Autorun yang biasanya ada di beberapa flashdisk. File Autorun ini adalah file yang berisi hal-hal yang dilakukan sistem ketika flashdisk dihubungkan ke komputer atau laptop melalui port USB. Biasanya, virus komputer akan berupaya untuk mentransfer virus dari komputer yang sudah terinfeksi ke flashdisk yang terhubung. Nah, ketika flashdisk yang terinfeksi tersebut dihubungkan ke komputer atau laptop Anda, maka virus tersebut akan masuk kecuali jika ada pencegahan dari komputer atau laptop Anda.

Langkah-langkah di bawah ini adalah cara untuk membuat semaca antivirus yang disematkan pada file Autorun pada flash disk Anda. Sebagai catatan, file Autorun ini hanya memuat perintah kepada sistem untuk mengeksekusi program tertentu sesuai dengan isi dari file Autorun ini. Artinya, laptop atau komputer Anda harus sudah terinstal minimal satu antivirus agar cara ini berhasil. Atau pastikan antivirus Anda telah memiliki antivirus sendiri. Berikut, langkah-langkahnya:


  • Buka program Notepad pada Windows Anda. Pertama, dari desktop Windows Anda, klik Start > All Programs
  • Pilih bagian Accessories
  • Pilih Notepad

Atau ada cara lain untuk membuka Notepad pada Windows adalah sebagai berikut:

  • Klik Run untuk pengguna Windows XP atau tekan tombol ikon Windows + R pada keyboard
  • Jika sudah masuk ke jendela Run, lalu anda tuliskan “notepad” lalu tekan Enter pada keyboard

Setelah jendela Notepad muncul pada layar, Anda copy-kan script Autorun di bawah ini:

[Autorun]
open=<nama program antivirus yang Anda gunakan>.exe
shellexecute=<nama program antivirus yang Anda gunakan>.exe
shellProses_Scan_Virus_Dimulai!!! command=<nama program antivirus yang Anda gunakan>.exe
shell=Proses_Scan_Virus_Dimulai!!!

Catatan: Ganti <nama program antivirus yang Anda gunakan> dengan nama program antivirus yang ada di folder instalan software antivirus pada komputer atau laptop Anda. Ganti juga “Proses_Scan_Virus_Dimulai!!!” dengan kalimat lain sesuai keinginan Anda dengan syarat tanpa ada karakter spasi.

Setelah script di atas selesai di-copy di Notepad, selanjutnya Anda tinggal menyimpan script yang telah anda copy tadi. Caranya:

  • Tekan tombol Ctrl + S pada keyboard atau pilih File > Save
  • Ketika layar komputer Anda menampilkan jendela penyimpanan file, berikan nama script yang sudah Anda copy tersebut dengan nama “autorun.inf ” (tanpa tanda kutip)
  • Klik tombol Save

Setelah file Autorun tadi disimpan, Anda copy-kan file tersebut ke flash disk yang terhubung pada komputer atua laptop Anda. Pastikan Anda meng-copy file tersebut tidak di dalam folder agar langsung terbaca oleh sistem.

Sekarang Anda bisa mencoba file ini ketika flash disk dihubungkan ke laptop atau komputer Anda. Berikut langkah-langkahnya:

  • Pilih flash disk Anda pada Windows Explorer
  • Atau klik kanan pada flash disk tersebut. Nantinya, di atas tulisan Search akan ada tulisan “Proses_Scan_Virus_Dimulai”. Nah, klik tulisan tersebut.

Keberadaan file Autorun di flashdisk biasnya cukup “mengganggu” bagi sebagian kalangan. Jika Anda termasuk kalangan tersebut, Anda bisa kok menyembunyikan file Autorun ini. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Buka jendela Run dari Start Menu dengan cara tekan ikon Windows + R dari keyboard
  • Kemudian, ketik “cmd” dan tekan Enter pada keyboard untuk membuka Command Prompt.
  • Setelah jendela Command Prompt terbuka, cek partisi yang flashdisk Anda gunakan di Windows Explorer.
  • Jika sudah tahu partisi yang flashdisk Anda gunakan, masuklah ke dalam drive flashdisk. Caranya ketik “<partisi flashdisk Anda>:”. Contoh, jika flashdisk Anda berada di partisi F:, maka ketik “f:”
  • Setelah berhasil masuk, tuliskan command berikut:
    “f:>attrib +s +h namaantivirus.exe” (untuk hidden antivirus)
    “f:>attrib +s +h autorun.inf” (untuk hidden file autorun.inf)

Biasanya, metode ini digunakan sebagai salah satu cara menghilangkan virus Autorun pada flashdisk Anda.

2. Menggunakan software pihak ketiga

Selain menggunakan file Autorun, Anda juga bisa menggunakan software antivirus pihak ketiga sebagai antivirus pada flashdisk Anda. Berikut langkah-langkah untuk menginstal software antivirus pada flashdisk Anda:

  • Download antivirus Mx One yang tersedia di internet. Karena website perilisnya masih menggunakan Bahasa Spanyol, pilih Mx One Antivirus Para USB.
  • Colokkan flashdisk yang akan Anda instalkan antivirus ke port USB komputer atau laptop Anda.
  • Buka file RAR berisi antivirus yang sudah Anda download tadi.
  • Buka file installer USB dari RAR tersebut.
  • Setelah program installer terbuka, pilih bahasa instalasi, lalu klik OK.
  • Klik tombol Next.
  • Pilih perangkat atau flashdisk yang akan Anda gunakan sebagai antivirus. Lalu klik tombol Next.
  • Tunggu sampai instalasi selesai.
  • Klik Finish.

Jika software antivirus berhasil terinstal pada flashdisk Anda, kini Anda bisa menggunakan flashdisk sebagai antivirus. Cara mengaktifkannya adalah buka flashdisk di Windows Explorer, lalu buka aplikasi Mx One.exe.

Kini, flashdisk Anda sudah bisa digunakan untuk menghapus virus. Baik menggunakan metode pertama atau kedua, yang penting, flashdisk antivirus ini bisa digunakan untuk mendeteksi virus pada komputer atau laptop milik Anda, teman atau keluarga Anda. Jika komputer atau laptop Anda sudah menunjukkan ciri-ciri komputer terkena virus, segera gunakan flashdisk antivirus yang baru saja Anda buat. Sekian artikel kami kali ini mengenai cara membuat flashdisk menjadi antivirus. Semoga artikel kami ini dapat bermanfaat bagi Anda.

, , , ,
Oleh :