Inilah 5 Fungsi Router Switch

Di dalam sebuah perusahaan, banyak komputer yang digunakan secara bersamaan. Pastinya kamu merasa bingung, bagaimana bisa semua komputer tersebut bisa terhubung satu sama lain? Ada satu alat yang bisa menghubungkan semua perangkat komputer dalam satu jaringan. Alat itu bernama Switch.

ads

Switch sendiri merupakan sebuah perangkat keras yang dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lain dalam satu jaringan. Untuk dapat mengubungkan semua jaringan komputer dibutuhkan kabel LAN. Jika diibaratkan sebuah lalu lintas, switch lebih mirip dengan jembatan.

Pada umumnya, switch memiliki banyak port sehingga cukup banyak komputer yang dapat dihubungkan pada satu server. Apabila ada port yang bermasalah, maka komputer tersebut tidak dapat terhubung dengan komputer lainnya. Begiu juga dengan komputer lainnya yang tidak bisa mengakses komputer yang portnya bermasalah.

Fungsi Router Switch

1. Penghubung komputer

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, fungsi switch  adalah unuk menjadi penghubung banyak komputer di dalam satu jaringan yang menggunakan kabel LAN. Selain menghubungkan komputer, switch juga dapat digunakan sebagai penghubung perangkat lain seperti modem, router, bahkan telepon.

2. Titik pusat jaringan

Selain hanya untuk penghubung saja, dengan menggunakan switch juga dapat digunakan sebagai pusat seluruh jaringan dalam suatu ruangan. maka dari itu, ketika ada beberapa komputer yang bermasalah dengan jaringannya, maka kita tinggal cek apakah ada masalah pada switch yang digunakan atau tidak.

3. Penguat jaringan

Fungsi lain dengan menggunakan switch ini adalah  dapat digunakan sebagai penguat jaringan. Dengan menggunakan switch kecepatan data transfer bisa meningkat dua kali lipat dari biasanya. Hal ini dapat mempercepat proses transfer tanpa harus menunggu lebih lama.

4. Pemecah jaringan

Dengan menggunakan switch, transfer jaringan dapat dibagi lebih merata dengan kecepatan yang sama besarnya. Maka dari itu, setiap ruangan mempunyai pusat jaringan sendiri-sendiri meskpun pusat jaringan servernya tidak di ruangan tersebut. Hal ini dapat mengurangi jumlah kabel yang bisa terlalu panjang apabila jarak satu ruangan dengan ruangan lain terlalu jauh.

5. Dapat melakukan verifikasi data

Switch juga dapat melakukan verifikasi data terlebih dahulu sebelum data ersebut dikirimkan kepada tujuan. Hal ini dilakukan agar data yang dikirim tidak mengandung virus, malware, dan semacamnya. Hal ini sama seperti sebuah portal ketika akan masuk ke dalam komplek perumahan.

6. Mengatur paket data yang digunakan

Swicth memiliki fitur untuk dapat mengatur jumlah paket data yang digunakan pada setiap komputer. Contohnya saja, kecepatan paket data jaringan sebesar 100Mbps, maka kia dapat mengatur kecepatannya pada beberapa ruangan, Misalnya, pada ruangan “A” digunakan paket data yang kecepatannya 50Mbps. sedangkan pada ruangan “B” digunakan paket data yang kecepatannya 50 Mbps juga. Hal ini dilakukan agar jaringan dapat dibagi secara merata tanpa ada yang berat sebelah.

Jenis – Jenis Switch

Setelah mengetahui fungsi-fungsi dari switch, ada jenis-jenis switch berdasarkan jaringan yang digunakan. Jenis-jenisnya adalah sebagai berikut.

  • Fast Forward/Cut through

Ini adalah jenis switch yang memiliki kecepatan dibandingkan jenis lainnya. Jenis switch fast forward ini pada dasarnya akan mengecek tujuan data yang letaknya terdapat di frame utama. Seelah itu, dari frame ini akan diteruskan lagi sampai tujuan.


  • Adaptive Switching Switch

Pada dasarnya, switch jenis ini adalah turunan dari Fast Forward yang berada pada mode normal. Apabila ada sebuah kesalahan yang lumayan fatal, maka switch akan melakukan konfigurasi ulang secara otomatis. Setelah itu, akan kembali ke mode fast forward.

  • Fragment Free Switch

Jenis switch ini memiliki keunggulan dari sistem keamanannya. Pada awalnya, switch ini akan mengecek terlebih dahulu arus data sebesar 64 byte pertama yang terdapat pada frame. Jika pada arus data pertama terdapat masalah, maka arus data tersebut tidak akan diteruskan oleh switch ini. Data 64 byte dipilih karena ini adalah jumlah paling penting ketika melakukan pemeriksaan jaringan.

  • Store and forward

Switch yang satu ini adalah switch yang paling dipercaya dan banyak digunakan pada saat ini. Hal itu dikarenakan, switch ini mempunyai kelebihan dalam pemeriksaan arus data frame yang dipakai. Switch ini memiliki sistem bernama CRC yang merupakan singkatan dari Cyclic Redudancy Check. Frame data yang melewati CRC ini akan diperiksa apakah ditemukan error atau tidak. Apabila ada error, maka arus data frame tersebut tidak dipakai dan akan meneruskan data frame yang baik.

Itulah fungsi router switch pada jaringan komputer. Saat ini router switch sangat dibutuhkan terutama oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki jumlah komputer lebih dari satu. selain itu, switch memiliki perbedaan dengan hub. Perbedaan hub dan switch  bisa dilihat dari berbagai sisi baik itu harga dan juga fungsi yang digunakan. Kamu pun bisa membaca artikel lain mengenai perbedaan router dan switch agar kamu dapat wawasan yang lebih luas. Semoga artikel ini memberikan manfaat untuk semua.

, , ,