Cara Melacak Orang dengan GPS – Tracker dan Smartphone

Melacak, mendengar kata ini umumnya orang langsung mengasosiasikannya dengan seorang mata-mata, spy, atau intelijen yang bekerja dengan seperangkat alat yang rumit dan kompleks. Tujuannya yaitu untuk mengetahui posisi atau keberadaan seseorang di dalam peta digital yang tersedia pada alat pelacak.

ads

Namun perkembangan telematika dewasa ini telah mengubah gambaran awam tersebut. Melacak bukan lagi kegiatan yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang khusus. Perangkat yang digunakan pun semakin sederhana dan mudah didapatkan. Dengan kata lain, teknologi yang tersedia saat ini telah memungkinkan siapa saja untuk mencari tahu posisi (lokasi) dirinya sendiri, orang lain, hewan peliharaan, atau kendaraan di dalam peta digital.

Perangkat atau alat-alat apa saja yang bisa digunakan untuk melacak objek? Jawabannya adalah semua alat yang memanfaatkan teknologi Global Positioning System (GPS) atau Sistem Pemosisian Global. Meskipun GPS bukan satu-satunya teknologi yang bisa digunakan untuk itu, namun teknologi GPS memiliki tingkat akurasi paling presisi dan telah diterapkan secara luas dalam berbagai keperluan navigasi.

Baca Juga:

Pertama-tama yang harus dipahami bahwa GPS bekerja dengan bantuan sinkronisasi (penyelarasan) sinyal satelit untuk menentukan koordinat di permukaan bumi. Tentu saja, untuk menangkap sinyal itu dibutuhkan sebuah alat penerima (sensor). Jadi, seseorang yang hendak melacak keberadaan orang lain, harus bisa memastikan bahwa orang yang dilacaknya juga membawa alat yang bisa menerima atau memancarkan sinyal. Ini merupakan syarat mutlak.

Melacak dengan GPS Tracker

Alat GPS yang digunakan untuk melacak posisi suatu objek lazim disebut GPS Tracker atau GPS Tracking. Umumnya dimanfaatkan untuk mencari, memantau, dan membatasi lokasi aset bergerak seperti kendaraan bermotor. Ada yang berukuran agak besar (seukuran ponsel sedang) yang cocok dilekatkan secara tersembunyi di dalam mobil, ada pula berukuran lebih kecil untuk sepeda motor. Beratnya pun cukup ringan yakni berkisar antara 700 hingga 900 gram.

Alat yang menerapkan teknologi GPS Tracking System ini juga bisa digunakan secara personal, misalnya untuk memantau anak atau orang tua ketika berpergian keluar rumah. Dengan begitu pengguna tidak lagi merasa terlalu khawatir bila keluarganya tersesat. Alat yang dilengkapi dengan software map digital yang dipantau melalui website ini akan menunjukkan keberadaaan keluarga kita, jalur yang ditempuh, dan jaraknya. Caranya cukup dengan meletakkan alat GPS di dalam tas atau kantong celana yang dipakai oleh anak atau orang tua tersebut.

(Baca Juga: Bahaya Menggunakan Software Bajakan)

Selain untuk penggunaan pribadi, GPS Tracker ini juga banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan pengiriman barang atau armada angkutan seperti taxi. Fungsi utamanya yaitu untuk memantau live tracking atau real time posisi kendaraan terkini, serta menganalisa aktivitas pergerakan kendaraan seperti jalur yang dilewati, kecepatan kendaraan, dan lamanya kendaraan parkir di sebuah tempat.

Petugas kontrol di suatu perusahaan ekspedisi dapat merekomendasikan jalur tercepat kepada sopir untuk mencapai tujuan, mengestimasi waktu tempuh, dan memastikan ekspedisi barang tiba di tempat tujuan tepat pada waktunya.


Tidak sekadar sebagai alat tracking, GPS Tracker untuk mobil juga bisa menyadap suara pembicaraan di dalam mobil. Juga bisa mematikan mesin kendaraan dari jarak jauh apabila ditengarai kendaraan tidak difungsikan sebagaimana mestinya misalnya melebihi toleransi batas kecepatan, keluar jalur, hingga mendeteksi bila kendaraan telah menjadi korban pencurian.

Baca Juga:

Bagaimanakah cara menggunakan GPS Tracking untuk kendaraan itu?

  1. Alat khusus berupa vehicle tracking device disematkan pada kendaraan yang hendak dipantau. Alat inilah yang nantinya bekerja dalam sistem sensor GPS untuk memantau posisi koordinat, kecepatan, dan arah kendaraan.
  2. Untuk memfungsikan vehicle tracking device dibutuhkan sebuah kartu GSM yang akan mengirimkan sinyal posisi dan, sebaliknya, menerima sinyal dari pengguna/petugas kontrol ketika meminta informasi posisi kendaraan. Sebaiknya kita lebih dulu mengetahui perbedaan GSM dan CDMA serta kelebihan dan kekurangan jaringan GSM dan CDMA agar tidak salah dalam penggunaannya.
  3. Untuk meminta informasi, pengguna/petugas kontrol cukup melakukan hubungan pendek seperti mengirimkan SMS atau miss call ke nomor GSM yang terdapat pada alat sensor yang telah disematkan pada kendaraan. Selanjutnya pengguna/petugas kontrol akan menerima SMS informasi koordinat posisi kendaraan.
  4. Pemantauan tidak hanya via SMS. Pengguna/petugas kontrol juga dapat mengaplikasikan sistem pelacakan melalui media web monitoring dengan menggunakan Google Maps atau Google Earth. Tentu saja komputer monitoring harus terkoneksi dengan internet. Dalam hal ini sebaiknya kita mempelajari dahulu cara memilih komputer server dan berbagai manfaat mempelajari ilmu komputer, sebagai landasan untuk penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:

Melacak dengan Ponsel

Ponsel yang dimaksud di sini adalah semua jenis smartphone yang memiliki fitur lebih lengkap dan canggih dibandingkan jenis telepon genggam biasa. Hampir semua smartphone terutama yang berbasis Android sudah terintegrasi dengan fitur GPS. Namun, penggunaan GPS pada Android menyedot penggunaan batere yang besar, sehingga kita juga perlu mengetahui cara agar batere Android awet. Ada dua tipe GPS yang dibenamkan pada smartphone yaitu GPS satelit dan Assisted GPS (A-GPS).

  • GPS Satelit tidak berbeda dengan alat navigasi GPS orisinal, menggunakan kontrol dan mekanisme GPS murni yang tersambung langsung dengan satelit GPS.
  • A-GPS adalah kombinasi antara sistem kerja alat GPS dengan teknologi GSM atau informasi menara BTS untuk menentukan lokasi.

Baca Juga:

Dengan adanya fitur GPS pada ponsel, pengguna dapat menginstal aplikasi-aplikasi GPS Tracker dari Google Playstore ataupun dari penyedia aplikasi selain itu. Aplikasi tracker tersebut bisa digunakan bersama-sama dengan orang lain tanpa harus menginstal aplikasi yang sama. Artinya, yang perlu menginstal aplikasi hanya penggunanya sedangkan orang lain yang akan dilacak tidak perlu menginstal, juga tidak harus menggunakan smartphone asalkan bisa melakukan voice call, SMS, dan GPRS/data akses.

Pengguna aplikasi cukup mengirim undangan via SMS kepada teman atau keluarga, dan jika dibalas “Yes” maka akan muncul icon pada peta aplikasi smartphone pengguna. Icon tersebut menunjukkan posisi orang yang telah diundang. Selanjutnya pengguna aplikasi akan mendapatkan notifikasi posisi orang lain tadi setiap kali si pengguna menghubunginya melalui telepon atau SMS.

Selain itu ada aplikasi-aplikasi jejaring sosial yang populer bagi pengguna smartphone yang sebenarnya juga berfungsi sebagai aplikasi pelacak, antara lain Google+, Google Maps, Glympse, Find My Friends, dan Cozi. Mintalah teman atau keluarga untuk bergabung ke layanan tersebut untuk saling berbagi lokasi. Tujuannya yaitu untuk saling mengawasi dan berbagi pengalaman tentang sebuah lokasi yang dikunjungi.

Manfaat lain dengan adanya fitur GPS pada ponsel adalah mencegah kriminalitas. Seseorang yang berniat mencuri ponsel akan berfikir seribu kali sebelum melakukannya. Sebab, fitur GPS memungkinkan pemilik ponsel untuk menemukan kembali ponselnya yang hilang. Jadi, fitur GPS tidak sekadar bermanfaat dalam hubungan kita dengan keluarga dan teman, tapi juga untuk melacak lokasi si pencuri ponsel.

Baca Juga:

Cara melacak ponsel yang hilang pada setiap ponsel berbeda-beda tergantung jenis dan tipe ponsel tersebut. Gunakan ponsel lain atau peramban (browser) untuk menginstal aplikasi pelacak yang sesuai dengan tipe ponsel. Gunakanlah browser terbaik dan jangan khawatir, cara menggunakan aplikasi tersebut cukup mudah. Yang paling penting, kita harus login menggunakan akun yang sama dengan akun yang terkait pada ponsel yang hilang.

Baca Juga:

Bagi pengguna Android, bisa menggunakan apikasi Android Device Manager, untuk Iphone menggunakan situs iCloud,  dan Windows Phone dengan mengunjungi situs Windows Phone. Setelah melewati tahapan-tahapan yang cukup mudah dan kita telah berhasil menemukan lokasi ponsel yang hilang, selanjutnya ada beberapa opsi yang bisa dipilih yakni sebagai berikut:

  1. Ring. Memilih opsi ini akan membuat ponsel yang hilang itu berdering sehingga kita bisa menemukannya dengan mudah ketika lokasi kita dengan ponsel tersebut berdekatan.
  2. Lock. Berfungsi untuk mengunci perangkat pada ponsel yang hilang dengan kata sandi sehingga tidak bisa diakses oleh orang lain.
  3. Erase. Hati-hati memilih opsi ini karena akan menghapus semua data pada ponsel dan tidak bisa dikembalikan lagi, meskipun apabila ponsel sudah ditemukan.

Pada intinya, cara melacak orang dengan GPS yang telah dijelaskan di artikel ini hanya merupakan panduan ringan untuk mempelajari fungsi GPS dalam kehidupan sehari-hari. Untuk penerapannya, tidak boleh gegabah dan harus atas seizin orang yang hendak dilacak. Di beberapa negara, tindakan melacak tanpa sepengetahuan atau izin orang yang bersangkutan merupakan perbuatan yang melawan hukum. Jadi, sekali lagi, manfaatkanlah teknologi secara bijak dengan mempelajari dampak positif dan negatif penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Thursday 27th, October 2016 / 08:06 Oleh :
Kategori : Mobile Software