18 Cara Mudah Menginstal Linux Fedora

Linux adalah salah satu jenis sistem operasi komputer yang bersifat open source. Maksud dari open source ini adalah, orang lain bisa mengembangkan OS Linux “versi mereka” dengan dasar pemrograman dan sistem operasi dari Linux. OS Linux “versi mereka” ini bisa ditambahkan fitur-fitur yang lebih mutakhir dan lebih efektif tergantung dari kebutuhan pengguna. Sifat open source ini menjadi salah satu perbedaan Linux dengan Windows yang paling kentara.

ads

Salah satu varian OS Linux, atau lebih dikenal dengan distro, yang masih dikembangkan hingga saat ini adalah Linux Fedora. Fedora adalah distro Linux hasil garapan komunitas yang disponsori oleh perusahaan Red Hat. Pengembangan distro Linux ini kurang lebih sama dengan distro Linux Ubuntu yang disponsori oleh perusahaan Canonical. Sebelumnya, Linux Red Hat adalah satu-satunya distro Linux yang tidak gratis. Tetapi, perusahaan Red Hat saat ini sudah mengeluarkan versi gratisnya dan Linux Fedora kini menjadi tidak gratis.

Nama asli dari distro Linux Fedora adalah Fedora Core, yang merupakan varian dari Red Hat Enterprise Linux (RHEL) versi komunitas. Fedora Core sengaja dilepas oleh Red Hat kepada komunitas untuk melakukan uji coba macam-macam teknologi baru sebelum teknologi itu dimasukkan ke dalam RedHat Enterprise Linux. Oleh karena itu, Fedora memiliki sistem manajemen paket RPM (RedHat Package Management).

Beberapa kelebihan Fedora ketimbang distro Linux lainnya adalah sebagai berikut:

  • Fitur keamanan yang lebih baik, ditambah keamanan dari OS Linux yang sudah mumpuni, mulai dari sektor file sistem, file sharing, manajemen jaringan, perlindungan akses sistem, dan lainnya. Inilah salah satu kelebihan dan kekurangan Linux yang sudah dikenal oleh pegiat komputer.
  • Tersedianya pilihan CD Image berformat ISO, yang cocok untuk diinstal di aplikasi virtual machine seperti VMware dan Virtual Box
  • Adanya fitur keamanan SELinux, yaitu teknologi keamanan Linux yang menjembatani antara pengguna dan process ketika mengakses FTP dan HTTP.
  • Berbasis Graphical User Interface (GUI) yang user friendly, sehingga mempermudah proses instalasi
  • Sudah terinstal Libre Office, aplikasi office layaknya Microsoft Office
  • Mendukung Fast boot, yaitu fitur terkini untuk mempercepat proses booting OS. Fitur ini juga menjadi salah satu kelebihan dan kekurangan Windows 10.
  • Dukungan update yang rutin, sama halnya dengan Windows 10.

Nah, pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai cara menginstal linux fedora. Cara-cara ini bisa Anda terapkan di komputer, laptop, atau virtual machine yang Anda punya. Eittss, sebelum mulai, mungkin Anda penasaran dengan tampilan antarmuka dari OS Linux Fedora ini. Gambar di bawah ini adalah salah satu tampilan dari OS Linux Fedora versi 19.

Gimana, sudah penasaran kan untuk tahu cara menginstal Linux Fedora? Baiklah, berikut ini cara-caranya kami tunjukkan untuk Anda:

1. Siapkan media penyimpanan file instalasi. Media ini bisa berupa keping CD, flashdisk, atau hanya file installernya saja (hanya jika Anda menginstal di virtual machine). Jika Anda hendak menjadikan flashdisk sebagai media instalasi, Anda perlu tahu cara bootable flashdisk terlebih dulu.

2. Hubungkan media instalasi ke komputer atau laptop. Tentu saja, untuk menginstal OS Linux Fedora, Anda perlu menghubungkan media instalasi yang berisi file installer dari Linux Fedora ke komputer atau laptop Anda.


3. Atur BIOS agar booting ke media instalasi. Setelah komputer atau laptop dinyalakan, aturlah BIOS Anda agar memulai booting dari media instalasi Anda. Hal ini juga berlaku untuk Anda yang menggunakan virtual machine yang terdapat fitur BIOS virtual. Jenis-jenis BIOS memiliki tampilan pengaturan yang berbeda, namun fungsinya sama. Jadi, perhatikan pengaturan yang tersedia di BIOS komputer atau laptop Anda.

4. Memulai instalasi. Saat komputer atau laptop Anda berhasil booting ke Fedora, maka pada layar akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Klik “Instal to Hard Drive” untuk memulai instalasi. Atau jika Anda penasaran dan ingin mencoba pengalaman menggunakan Fedora, Anda bisa mengklik “Try Fedora”.

5. Pilihan bahasa. Pada halaman selanjutnya, pilih bahasa yang ingin digunakan sebagai panduan Anda saat menginstal Linux Fedora. Setelah memilih bahasa yang akan digunakan, klik Continue untuk melanjutkan instalasi Linux Fedora.

6. Ringkasan Instalasi. Pada halaman selanjutnya, Anda akan dihadapkan pada empat pengaturan yang merupakan ringkasan dari instalasi Fedora yang akan dilakukan. Pengaturan ini mencakup jam dan waktu yang digunakan, software bawaan yang hendak diinstal, tipe keyboard, hingga pembagian partisi.

7. Atur Jam dan Tanggal. Pertama-taa, Anda atur dahulu jam dan tanggal pada OS Linux Fedora Anda. Pilih “Date & Time” pada halaman Ringkasan Instalasi. Lalu, klik di negara atau daerah mana Anda tinggal. Kemudian, atur Network Time ke posisi OFF. Anda tak perlu mengatur jam pada bagian ini, karena biasanya file installer Fedora akan mengambil jam terkini dari komputer Anda. Jika sudah selesai klik “Done”.

8. Pengaturan Jaringan Komputer. Pilih “Network Configuration” pada halaman Ringkasan Instalasi. Lalu, ubah hostname sesuai dengan keinginan Anda. Hostname adalah nama komputer yang akan muncul jika Anda terkoneksi ke jaringan LAN. Jika sudah, klik “Done”.

9. Pengaturan Harddisk. Langkah berikutnya, pilih “Installation Destination” pada halaman Ringkasan Instalasi. Lalu, centang nama harddisk yang akan digunakan untuk instal OS Linux Fedora. Lalu, klik tombol “Done”. Selanjutnya, akan muncul tampilan “Installation Options”. Klik tombol “Continue” untuk melanjutkan proses instalasi.

10. Partisi Harddisk. Pada halaman selanjutnya, Anda diminta untuk membuat sebuah Volume Group LVM (Logical Volume Management) untuk membagi partisi pada harddisk Anda. Tampilannya seperti gambar di bawah ini. Detail partisi yang akan dibuat adalah sebagai berikut: /boot, LVM PV (untuk partisi “/” dan swap), dan /home (partisi untuk menyimpan data). Jika ingin membuat partisi, klik tanda tambah (+). Jika pembagian partisi telah selesai, klik “Done” untuk melanjutkan.

Contoh dari pembagian harddisk untuk instalasi OS Linux Fedora adalah sebagai berikut :
partisi “/boot” sebesar 500mb, partisi “/home” sebesar 15 GB, partisi swap sebesar 2 GB, dan partisi “/” sebanyak sisa kapasitas yang tersedia.

11. Pengaturan Selesai. Setelah semua pengaturan telah selesai diatur, maka tombol “Begin Installation” akan aktif. Klik tombol tersebut untuk melanjutkan instalasi Linux Fedora.

12. Instalasi Dimulai. Setelah itu, Anda akan diarahkan ke halaman Configuration, yaitu halaman proses terakhir dari instalasi OS Linux Fedora.

13. Atur Password Super User. Sembari menunggu proses instalasi, pilih “Root Password” pada jendela “Configuration” untuk membuat password Super User. Super User adalah privillage tertinggi layaknya administrator pada OS Windows. Jika Anda telah selesai membuat password Super User, klik tombol “Done”.

14. Atur User. Pilih “User Creation” pada jendela “Configuration”. Isilah data-data terkait user atau pengguna dari OS Linux Fedora pada komputer atau laptop Anda. Setelah Anda mengisi semua data yang ada, klik tombol “Done”.

15. Tunggu Instalasi Selesai. Tunggu proses instalasi OS Linux Fedora hingga selesai. Kemudian klik tombol “Quit” untuk keluar dari jendela instalasi.


16. Reboot Komputer. Jika tampilan instalasi OS Linux Fedora Anda seperti gambar di bawah ini, Anda bisa langsung mengklik tombol “Reboot”. Cara lainnya, matikan atau restart komputer atau laptop Anda dengan cara klik “Live System User” yang ada di pojok kanan atas lalu klik “Power Off”.

 

 

 

 

 

 

 

 

17. Setelah Reboot. Pada layar, akan muncul tampilan dari startup OS Linux Fedora. Saat muncul form login, masuklah dengan user dan password yang telah dibuat sebelumnya.
  

 

 

 

 

 

 

18. Selesai. Dan berikut ini tampilan Linux Fedora pada saat selesai diinstal. Jika muncul tampilan seperti gambar di bawah, Anda cukup klik “Next” saja.

Demikian artikel kami kali ini mengenai cara menginstal Linux Fedora. Semoga artikel kami ini dapat membantu Anda untuk menginstal Linux Fedora pada komputer atau laptop Anda.

Sumber gambar: fedoralinuxx.wordpress.com & www.dcc-dp.org

, , ,
Oleh :
Kategori : Sistem Operasi