Home » Tekno » Telekomunikasi » 14 Langkah dan Cara Mengecek Garansi Oppo

14 Langkah dan Cara Mengecek Garansi Oppo

by Elang Hendy Subrata

Ponsel saat ini sudah berbeda dengan ponsel beberapa tahun yang lalu. Perkembangan jaringan komputer turut membuat ponsel pun juga mengalami perkembangan. Berawal dari sisi fungsi yang lebih khusus untuk keperluan  komunikasi saja, kini sudah berkembang menjadi salah satu alat untuk kehidupan sehari-hari.

Sebut saja teknologi smartphone yang sudah dapat dijangkau oleh beberapa golongan masyarakat. Mulai dari anak-anak hingga dewasa sudah dapat menggunakan cara kerja pada smartphone. Mulai dari sekadar hiburan sampai pada keperluan bisnis.

Saat ini sudah banyak merk smartphone yang beredar di masyarakat. Smartphone dengan Sistem Operasi Android sampai Sistem Operasi IOS pun kini dapat dibeli dengan cara yang mudah. Terlepas dari kelebihan dan kekurangan OS Android, smartphone berbasis Android sangat diminati masyarakat. Dari sekian Brand smartphone Android yang beredar, ada satu brand yang cukup menyita perhatian masyarakat, yakni Oppo.

Oppo merupakan salah satu brand smartphone Android yang cukup banyak penjualannya di masyarakat. Banyak tempat-tempat strategis yang mendagangkan smartphone ini. Selain memang harganya cukup terjangkau, kualitasnya pun juga ga kalah dengan brand-brand lainnya.

Sama halnya dengan perangkat elektronik lain, Oppo juga menyertakan garansi resmi yang bisa kamu dapatkan ketika membeli barang yang masih baru. Biasanya untuk melihat garansinya adalah dengan melihat pada bagian struk pembeliannya. Namun bagaimana jika struk pembeliannya sudah hilang? Apalagi, kamu sangat membutuhkan informasi mengenai apakah ponsel masih dalam garansi atau tidak.

Untuk masalah itu kamu tidak perlu khawatir, sebenarnya Oppo memiliki rahasia yang dapat Anda gunakan untuk mengetahui garansinya. Berikut adalah cara mengecek garansi oppo untuk Anda.

  1. Hal pertama yang harus dilakukan adalah pastikan ponsel dalam keadaan aktif. Jika baterainya sudah habis, sebaiknya dilakukan charger terlebih dahulu.
  2. Jika sudah dalam keadaan siap, buka dial phone atau aplikasi yang digunakan untuk telepon. Pada umumnya, dial phone dapat kamu temukan di layar home.
  3. Ketika Aplikasi dial phone sudah ditemukan, bukalah aplikasi tersebut dan ketik kode dengan serial *#06# di layar.
  4. Apabila kamu memasukkan kode dengan benar, maka akan muncul sebuah nomor. Nomor tersebut adalah nomor IMEI ponsel itu sendiri.
  5. Setelah kamu berhasil mendapatkan cara cek IMEI-nya segera tulis pada kertas, atau kamu juga bisa dengan melakukan screenshoot.
  6. ketika nomor IMEI ponsel sudah didapatkan, berikutnya adalah membuka situs Oppo.
  7. Untuk membuka situs Oppo, kunjungi ke oppo-id.custhelp.com.
  8. Jika kamu berhasil, maka akan muncul halaman utama situs Oppo.
  9. Setelah itu, klik menu yang bertuliskan “Status Garansi”.
  10. Jika berhasil, maka kamu akan masuk ke dalam halaman yang isinya terdapat kotak yang harus kamu isi dengan nomor IMEI dan juga kode validasi.
  11. Pertama adalah masukan terlebih dahulu nomor IMEI yang sudah kamu dapatkan tadi lalu masukan juga kode validasinya.
  12. Jika sudah, klik “Cek Sekarang”
  13. Apabila kamu melakukannya dengan benar, maka akan muncul hasilnya yang berupa Model produk, Nomor IMEI, status garansi, dan status Asuransi ponsel.
  14. Di situlah kamu akan menemukan apakah ponsel masih memiliki garansi atau sudah habis.

Baca juga : Cara mengatasi keyboard android tidak muncul

Meskipun garansi pada smartphone Oppo masih berlaku, akan tetapi Oppo memiliki aturan ketika ponsel tersebut masih berlaku garansinya atau tidak. Aturan tersebut bisa kamu lihat di bawah ini.

  1. Jika kerusakan disebabkan oleh pengguna atau ketidaksengajaan,maka garansi masih dapat digunakan. Contohnya saja seperti ponsel terjatuh, layar retak, kebasahan, dan kerusakan-kerusakan lainnya.
  2. Garansi tidak dapat digunakan jika ponsel pernah dibongkar, diperbaiki atau diutak-atik oleh pihak yang bukan dari Oppo sendiri.
  3. Garansi tidak dapat digunakan jika ponsel pernah dilakukan sistem root. Yaitu membuka source code agar dapat menambahkan aplikasi, menghapus aplikasi bawaan dari Oppo atau juga memberikan kode-kode tertentu pada ponsel.
  4. Apabila kamu membeli ponsel Oppo tapi tidak disertai dengan kartu garansi dan juga struk pembelian, maka garansi pada ponsel dianggap tidak ada dan juga ponsel tersebut dianggap ponsel yang diedarkan secara tidak resmi.
  5. Aksesoris tambahan pada ponsel seperti baterai, charger, kabel data, maupun earphone memiliki garansi yang berbeda beda. Untuk baterai, charger dan kabel data diberikan garansi selama enam bulan saja. Sedangkan untuk earphone hanya diberikan garansi sekitar tiga bulan saja. Garansi tersebut juga diberikan apabila ada kerusakan yang diakibatkan kelalaian pengguna seperti retak, patah, atau pecah.
  6. Jika masalah terdapat pada software pada ponsel dan ingin melakukan pembaharuan, maka pembaharuan tersebut tidak akan dikenakan biaya sepeser pun karena hal tersebut masuk ke dalam garansi dari Oppo
  7. Apabila ponsel mengalami kerusakan parah pada bagian komponen hardwarenya, kamu dapat menukarnya dengan produk baru dengan syarat maksimal ponsel tersebut baru dibeli sebelum tujuh hari.

Itulah cara mengecek garansi Oppo dengan menggunakan kode rahasia. Untuk menghindari ponsel masuk ke ruang servis, kamu harus bisa merawat sebaik mungkin ponsel yang kamu miliki. Sebab harga untuk melakukan servis dan pergantian komponen-komponennya tidaklah murah.

Cobalah untuk dari hal-hal yang kecil seperti cara agar baterai android awet. Sebab masalah yang paling sering mengalami kerusakan pada Android adalah baterai. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kamu semua.

You may also like