6 Ciri ciri Processor Rusak

Processor adalah salah satu perangkat utama yang paling penting dalam sistem komputer, ataupun perangkat komputer yang lainnya. Oleh karena itu ketika perangkat yang satu ini mengalami kerusakan, maka dapat dipastikan bahwa komputer yang kamu miliki tidak akan bekerja sama sekali. Salah satu hal yang perlu kamu ketahui agar dapat merawat komputermu dengan baik oleh karenanya adalah mengidentifikasi ciri ciri processor rusak sejak awal agar apabila terjadi kerusakan tidak parah dan kamu bisa segera menggantinya, sehingga kerusakan processor tersebut tidak akan mengganggu kinerja atau aktivitasmu. Ketika itu sudah kamu lakukan, maka hal berikutnya adalah mengetahui cara upgrade processor laptop agar kamu bisa mengganti processor yang rusak tersebut dengan processor lain yang lebih bertenaga.

ads

Mengetahui ciri ciri processor rusak akan membantumu dalam banyak hal, seperti menghemat waktu untuk menyervis komputer, mengurangi biaya karena kamu tidak perlu membawa komputermu ke tukang reparasi atau tukang servis hanya untuk mendeteksi bagian mana yang rusak dari komputermu, dan lain sebagainya. Oleh karena itu pengetahuan tentang ciri ciri komputer yang rusak ini tentu sangat penting untuk kamu miliki. Berikut ini adalah beberapa ciri ciri processor rusak yang bisa kamu gunakan untuk mengidentifikasi apakah processormu rusak ataukah tidak.

Apa saja ciri-cirinya? Silakan lihat di bawah ini ya!

1. Komputer tidak mau menyala (blank screen)

Ciri-ciri bahwa processor komputermu rusak adalah terjadinya blankscreen sejak pertama kali menyalakan laptop. BIOS tidak akan merespons apapun karena memang ‘otak’ komputermu saja telah mengalami kerusakan. Maksud blank screen adalah, monitormu kamu nyalakan akan tetapi tidak ada output yang keluar, setelah itu fan juga menyala tetapi tidak ada indikasi terjadi process pada laptop atau komputermu, dan lain sebagainya. Ciri-ciri ini adalah ciri paling jelas yang menunjukkan bahwa processormu telah mengalami kerusakan cukup parah dan mau tidak mau harus kamu ganti secepatnya, baik pada AMD dengan berbagai jenis processor AMD, ataupun Intel sekalipun terdapat perbedaan antara Intel dan AMD. Sayangnya, apabila processormu tersolder ke motherboard, maka itu berarti kamu pun harus mengganti motherboard komputermu sekaligus karena akan sangat sulit untuk hanya mengganti processornya saja pada komputer yang antara processor dan motherboardnya saling tersolder. Kamu bisa mempelajarinya lebih lanjut dalam artikel jenis socket processor pada artikel yang lain.

Perlu diketahui bahwa komputer yang mengalami blank screen semenjak start awal bisa jadi disebabkan karena hal lain, seperti misalnya memori RAM yang mengalami kerusakan, VGA yang rusak, patahnya kabel monitor, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, kamu harus benar-benar memastikan bahwa perangkat yang lain baik-baik saja sebelum kamu menyimpulkan bahwa laptopmu mengalami kerusakan pada processornya.

2. Komputer tiba-tiba mati

Ciri-ciri berikutnya yang menjadi tanda bahwa processor yang kamu miliki kemungkinan besar akan mengalami kerusakan parah adalah seringnya komputermu mati secara tiba-tiba tanpa adanya aktivitas yang kamu lakukan. Jadi, tanpa ada angin dan tanpa ada hujan, tiba-tiba saja komputermu mati dan harus kamu tunggu untuk bisa menyalakannya kembali. Ciri-ciri ini biasanya terjadi karena processor yang kamu miliki mengalami patah pada salah satu jumper pinnya, atau karena sering mengalami overheat sehingga menyebabkan segi fisik processormu telah mengalami beberapa kerusakan yang cukup parah sehingga jelas saja fungsi processor tidak akan bisa berjalan sama sekali. Akan tetapi perlu kamu ketahui bahwa PSU yang tidak stabil, overheating dan RAM yang buruk, juga bisa menyebabkan masalah komputer tiba-tiba mati ini, sehingga kamu juga setidaknya perlu mengetahui penyebab laptop cepat panas untuk bisa memastikan tidak terjadi overheating.


3. Kegagalan yang sering pada aktivitas yang membutuhkan pengolahan memori besar

Pada aktivitas program yang membutuhkan pengolahan data dengan jumlah yang cukup besar, sering kali terjadi error yang sangat random seperti masalah RAM yang corrupt. Apabila hal tersebut sering terjadi, maka besar kemungkinan processor yang kamu miliki mengalami beberapa kerusakan tertentu sehingga tidak dapat menjalankan operasi dengan sempurna. Untuk dapat mengetahui apakah terjadi error atau tidak, maka kamu bisa mengamati konsistensinya. Apabila komputermu selalu mengalami error pada pekerjaan yang membutuhkan resource besar, seperti extracting file besar, instalasi program berat, main game dengan kualitas tinggi, dan lain sebagainya, besar kemungkinan processor laptopmu mengalami permasalahan (dengan asumsi perangkat keras yang lain baik-baik saja).

4. Sistem hanya bisa menyala sebentar

Ciri-ciri berikutnya adalah ketika kamu menekan tombol power komputer atau laptopmu, kadang kala sistemu tidak menyala, atau kadang kala hanya menyala sebentar dan setelah itu malah mati lagi dan tiba-tiba menyala lagi dan seterusnya. Apabila dipastikan bahwa perangkat keras yang lain baik-baik saja, akan tetapi komputermu mengalami permasalahan seperti ini, dapat dipastikan bahwa processor yang kamu miliki mengalami permasalahan-permasalahan tertentu, bahkan bisa jadi telah mengalami kerusakan yang cukup parah karena tidak dapat menyala atau berfungsi dengan sebagaimana mestinya.

5. Sistem tidak bisa menyala sama sekali

Ciri ciri utama bahwa processor mengalami kerusakan adalah tidak berjalannya sistem sama sekali, padahal perangkat-perangkat komputer yang lain seperti misalnya PSU, VGA, RAM, motherboard dan lain sebagainya telah dipastikan bekerja dengan baik. Apabila ini terjadi pada komputermu, jelas artinya bahwa kamu harus segera mengganti processor yang kamu miliki agar kamu bisa kembali bekerja dengan baik karena apabila hal tersebut tidak kamu ganti, maka selamanya komputermu tersebut tidak akan bisa bekerja sesuai dengan yang seharusnya.

6. Dilihat dari segi fisik

Apabila kamu ingin memastikan lebih lanjut apakah processormu benar-benar mengalami kerusakan atau tidak, maka kamu bisa melakukannya dengan cara melihatnya dari segi fisik processor yang kamu miliki itu sendiri. Ciri fisik bahwa processor yang kamu miliki mengalami kerusakan adalah adanya patah pada jumper pin, kemudian hangus atau terbakar pada beberapa bagian dari processormu, putusnya saluran listrik, memudarnya fotolitografi, dan lain sebagainya. Apabila dari segi fisik saja processormu telah mengalami kerusakan, maka besar kemungkinan processormu tidak akan dapat berfungsi lagi dengan baik.

Itulah beberapa ciri-ciri dari processor rusak yang perlu kamu perhatikan dengan baik. Dengan mengetahui ciri-ciri di atas maka kamu pasti dapat mengetahui apakah processormu mengalami kerusakan atau tidak. Sebagai tambahannya kamu juga perlu mengetahui penyebab kerusakan processor pada laptop dan komputer agar dapat mencegah kerusaka pada processormu. Akan tetapi tentu saja apabila kamu belum berpengalaman dalam melakukan pembongkaran perangkat keras komputermu, maka sangat disarankan bagimu untuk berhati-hati dan apabila memang tidak memungkinkan, silakan gunakan jasa tukang servis untuk memeriksa bagaimana kondisi processor yang kamu miliki.

Semoga dengan beberapa pemaparan di atas dapat membantumu untuk mengetahui apabila processor laptopmu sedang mengalami kerusakan ya! Dan ingat, tentu saja apabila sudah pasti processormu mengalami kerusakan, kamu harus segera menggantinya dengan membeli processor lain yang sesuai dengan jenis mainboard atau motherboard yang kamu miliki.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Thursday 26th, October 2017 / 03:26 Oleh :
Kategori : CPU