Home » Jaringan Komputer » Konsep Jaringan » 8 Kelebihan dan kekurangan Topologi Star

8 Kelebihan dan kekurangan Topologi Star

by Ono M.Kom

Dari semua topologi jaringan komputer yang ada, topologi star merupakan salah satu jenis topologi jaringan komputer yang paling populer, umum, dan juga banyak digunakan. Disebut sebagai topologi star karena secara teknis topologi ini bernentuk seperti bintang, dengan sebuah server di tengah sebagai pusatnya, yang melayani tangan – tangan bintangnya.

Topologi star banyak digunakan bukan karena tanpa alasan. Ada banyak sekali kelebihan yang dimiliki oleh topologi jaringan star ini, sehingga banyak digunakan oleh berbagai macam kebutuhan. Berikut ini adalah pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan topologi jaringan star :

Kelebihan Topologi Star

Kelebihan topologi star dapat sebutkan sebagai berikut :

  1. Dinamis, mudah dikembangkan dan juga diperluas di dalam sebuah jaringan

Kelebihan pertama dari topologi jaringan star adalah topologi jaringan star merupakan salah satu topologi jaringan yang sangat dinamis. Dinamis berarti, topologi jaringan ini adalah jenis topologi jaringan yang bisa dikembangkan dan juga diperluas sesuai dengan kebutuhan user yang menggunakannya.

Contoh dari konsep dinamis yang diaplikaskan pada topologi jaringan star ini adalah, apabila terjadi penambahan jaringan baru. Jaringan star bisa digabungkan dan juga dikombinasikan degnan jaringan baru, sehingga membentuk sebuah jaringan yang lebih luas, tanpa harus repot melakukan banyak perubahan.

  1. Mudah untuk diimplementasikan

Salah satu hal yang menyebabkan topologi jaringan star menjadi salah satu topologi jaringan yang banyak digunakan adalah karena topologi ini merupakan jenis topologi jaringan yang sangat mudah untuk diimplementasikan. Hal ini disebabkan karena kemampuan dari topologi jaringan star itu sendiri yang cenderung lebih simple, karena bisa diimplementasikan dengan menggunakan beragam perangkat keras jaringan, seperti hub, switch, dan juga bridge. Selain itu, topologi jaringan star juga bisa dibilang merupakan salah satu topologi jaringan yang cenderung sederhana dan mudah dipelajari.

  1. Bisa digunakan untuk banyak user

Kelebihan dari topologi jaringan star berikutnya adalah kemampuannya yang mampu mendukung banyak user. Apabila pada topologi bus ataupun ring, user yan gbisa dihandle oleh jaringan tersebut terbatas, maka pada topologi jaringan star, user yang terhubung ke dalam jaringan tersebut hampir tidak trbatas, sesuai dengan kemampuan dari komputer server. Jadi, bagi anda yang sedang ingin membangun sebuah jaringan komputer yang sangat besar, luas, maka topologi jaringan star adalah salah satu jenis topologi jaringan yang tepat untuk anda aplikasikan.

  1. Mudah dalam melakukan proses maintenance

Proses maintenance dari topologi jaringan star juga cenderung mudah. Kerusakan pada salah satu kabel akan lebih mudah untuk dideteksi, karena setiap user memiliki kabel jaringannya masing – masing. Selain itu, asalkan kita mampu menjaga kondisi perawatan komputer server dengan baik, dan juga mampu memanage peletakkan kabel – kabel jaringan dengan baik, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam menjalankan sebuah jaringan komputer yang berbasis topologi jaringan star ini.

  1. Komputer user atau client yang mengalami gangguan tidak akan mempengaruhi kinerja dari keseluruhan jaringan

Hal ini merupakan kelebihan terpenting dari sebuah jaringan computer yang menggunakan basis topologi jaringan star. Ketika salah satu komputer client ataupun user mengalami gangguan, baik dari gangguan komputer, ataupun gangguan pada kabel jaringannya, maka hal ini tidak akan mempengaruhi keseluruhan jaringan. Komputer yang tidak mengalami gangguan tidak akan ikut mengalami kerusakan, karena pada jaringan komputer yang menggunakan topologi jaringan star, setiap user sudah memiliki jalur kabel jaringannya masing – masing.

  1. Tingkat keamanan jaringan yang cukup baik

Kelebihan lainnya dari topologi jaringan star sebagai salah satu basis pembuatan sebuah jaringan komputer adalah dari faktor keamanan. Dengan menggunakan topologi jaringan star, kemanan dapat tersentralisasi di dalam komputer server. Komputer server hanya bisa diakses oleh mereka yang mempunyai hak akses. Komputer client atau user biasa, meskipun sudah terhubung dan dapat mengambil data dari server, tetap tidak akan bisa melakukan peretasan dari sebuah server, atau mencuri data, karena sistem keamanan pada jaringan ini sudah cukup baik, berbeda dengan topologi jaringan mesh, yang cukup rentan dari segi keamanan.

Kekurangan Topologi Star

Kelebihan dan kekurangan topologi star pada jaringan komputer memang harus diperhatikan secara seksama. Berikut adalah kekurangannya.

  1. Kepadatan arus traffic dapat menyebabkan gangguan atau hambatan di dalam jaringan

Kelemahan dari topologi star, mungkin hampir sama dengan kelemahan dan juga kekurangan yang biasa kita temui pada kebanyakan jaringan komputer pada umumnya. Ya, ketika traffic atau kepadatan arus data did alam jaringan menjadi sangat tinggi, maka hal ini akan sangat mempengaruhi kecepatan transmisi data. Yang pasti akan terjadi adalah, kecepatan jaringan akan menjadi menurun, disebabkan oleh kondisi traffic yang sangat padat. Ini merupakan kekurangan dari sebuah sistem jaringan, yang sebenarnya tidak hanya terjadi pada topologi jaringan star saja.

  1. Biaya implementasi yang tidak murah

Meskipun memiliki keunggulan berupa simple dan juga kemudahan dalam melakukan instalasi, namun demikian, ternyata topologi jaringan star bukanlah merupakan topologi jaringan yang ekonomis. Topologi star, selain membutuhkan kabel yang cukup banyak, juga membutuhkan beberapa tambahan perangkat lainnya, terutama perangkat keras jaringan komputer, seperti hub, switch, bridge dan sebagainya, yang tentu saja menambah biaya. Belum lagi ketika anda akan membangun sebuah jaringan yang besar dan luas, yang pastinya juga membutuhkan lebih banyak perangkat dan juga kualitas komputer server yang baik.

Artikel jaringan lainnya

You may also like