Home » Kuliah IT » Pemrograman » Inilah 7 Cara Memilih Laptop Untuk Programmer yang Cocok dipakai

Inilah 7 Cara Memilih Laptop Untuk Programmer yang Cocok dipakai

by Elang Hendy Subrata

Bagi sebagian orang laptop mungkin hanyalah salah satu barang yang cukup mewah dan tidak terlalu berharga. Akan tetapi, bagi seorang programmer, kehadiran laptop sangatlah penting dan menjadi barang wajib. Laptop atau komputer bagi programmer seperti stetoskop yang dipakai seorang dokter atau kalkulator bagi seorang akuntan.

Saat ini, laptop dapat kita temukan dengan berbagai macam variasi hingga kita pun bingung seperti apa laptop untuk programmer. Pada dasarnya, semua laptop dapat digunakan untuk programming. Akan tetapi, pada kasus-kasus tertentu, ada beberapa laptop saja yang mumpuni dalam menjalankan program tertentu. Untuk mengetahuinya, berikut ulasannya.

1.Ukuran Laptop

Ukuran laptop di pasaran berbeda-beda. Ukuran berbeda-beda ini sebenarnya sangat tergantung pada aktivitas sang pengguna itu sendiri. Jika kamu sering berpergian dan jarang diam di tempat, maka ukuran laptop yang cocok dengan kamu adalah 13 hingga 14 inci. Ukuran tersebut umumnya kecil sehingga mudah disimpan ke dalam tas. Untuk kamu yang tidak terlalu sering pindah-pindah, maka ukuran laptop bisa lebih tinggi seperti ukuran 15 inci.

2.Layar

Ukuran layar kerap dianggap sepele oleh beberapa orang. padahal kenyaman mata dengan layar laptop sangatlah berpengaruh. Pada umumnya laptop memiliki resolusi sekitar 1366px x 768px. Untuk ukuran tersebut, bagi programmer masih belum cukup. Ukuran layar yang ideal untuk programmer adalah 1920px x 1080px. Ukuran tersebut cukup nyaman saat dilihat oleh mata kita. Terutama saat melakukan multitasking atau untuk melihat tulisan di dalam layar. Hanya saja, jika anggaran anda tidak mencukupi, sebaiknya pilihlah ukuran layar yang membuat mata kamu nyaman. Sebab, hal itu jauh lebih penting.

3. Processor

Processor pada laptop maupun komputer memiliki peran yang sangat penting. Jika kita analogikan, processor adalah otaknya sebuah komputer maupun laptop dalam menerima informasi, menjalankan perintah, dan lain-lain. Untuk bagian processor ini, minimal pilhlah Intel Core i3. Namun, jika kamu memiliki anggaran yang terbatas, Intel Dual Core pun sudah cukup untuk menjalankan programming.

4. RAM

Lancar atau tidaknya sebuah laptop dipengaruhi juga oleh kapasitas RAM komputernya. Fungsi RAM adalah untuk menjalankan aplikasi maupun software di dalam laptop. semakin besar kapasitas RAM yang ada, maka semakin lancar sebuah program. Pada umumnya, kapasitas RAM yang paling standar untuk menjalankan laptop adalah 2GB. Akan tetapi, jika kamu ingin menjadi seorang programmer dengan pekerjaan yang cukup berat, maka kapasitas RAM yang dipakai minimal 6 GB atau lebih. Perlu diperhatikan juga bahwa carilah laptop yang memiliki dua slot RAM. Sebab, kamu dapat mengupgrade RAM nya saja sehingga dapat meminimalisir pengeluaran.

5. Harddisk

Komponen komputer lainnya yang tidak kalah penting adalah Harddisk. Fungsi harddisk adalah untuk menyimpan berbagai macam data di dalam laptop. data-data tersebut bisa bermacam-macam. Mulai dari file-file projek , data aplikasi, data software, hingga Sistem Operasi Komputer. Nah, untuk Harddisk ini, tentunya kamu harus memilih  kapasitas Harddisk yang besar. Minimal laptop harus memiliki kapasitas Hardisk sebesar 1TB (1 Terabyte). Ukuran tersebut sangat ideal mengingat projek program-program yang dibuat pada umumnya selalu besar.

Apabila kamu memiliki budget yang lebih, usahakan pilihlah laptop yang mensupport SSD. Kelebihan SSD dibandingkan Harddisk cukup terlihat, mulai dari sisi performa hingga kapasitasnya. Hanya saja SSD jauh lebih mahal dibandingkan Harddisk. Maka dari itu, unuk bagian ini, kembali ke anggaran yang kamu punya.

6. Keyboard

Lagi-lagi hal sepele yang sebenarnya sangat pening untuk diperhatikan. Tugas seorang programmer adalah membuat bahasa program. Hal itu tentunya sangat erat hubungannnya dengan bagian keyboard. Keyboard yang nyaman untuk melakukan coding juga dapat memengaruhi kinerja programmer. Oleh sebab itu, pastikan saat kamu menyentuh keyboard, kamu merasa nyaman dan mudah menekannya sehingga tidak terjadi typo saat melakukan coding.

7. Sistem Operasi

Untuk Sistem Operasi pada laptop, biasanya memiliki tiga jenis. Pertama Linux, kedua Windows, dan ketiga OS X. Ketiga sistem operasi tersebut umumnya bisa digunakan untuk melakukan programming. Hanya saja, untuk kasus apliaksi-aplikasi buatan Apple, hanya bisa dilakukan pada sistem operasi OS X. Ditambah lagi, laptop yang digunakan pun haruslah berjenis Macbook. Jadi, kita bisa simpulkan bahwa jika kamu ingin membuat aplikasi-aplikasi dari Apple, gunakanlah laptop berjenis Macbook. Sedangkan untuk jenis aplikasi seperti android, aplikasi berbasis java, web programming, maka laptop dengan sistem operasi Linux maupun Windows dapat menjalankannya.

Setelah melihat ulasan di atas, kini kembali lagi pada kamu sendiri untuk mempersiapkan anggaran untuk membeli laptop. Semoga artikel ini dapat menjadi salah satu referensi terbaik.

You may also like