Apa itu Software Engineering ? Ternyata Prospek Kerjanya Mencengangkan

Berbicara mengenai software engineering, mungkin beberapa orang masih asing dengan istilah ini. Akan tetapi buat orang-orang yang sudah lama berkecimpung di dalam dunia komputer, mungkin sudah sangat familiar dengan istilah ini. Jika mengutip dari beberapa ahli, software engineer memiliki berbagai macam arti sebagai berikut.

ads
  • Fritz Bauer (1968)

Menurut Fritz, software engineering adalah suatu pembentukan dan juga prinsip sebuah rekayasa agar mendapatkan suatu perangkat lunak yang secara harga ekonomis tapi bisa diandalkan dan mampu bekerja secara optimal.

  • institute of Electrical and Electronics Engineers/IEEE (1993)

Menurut IEEE, software engineering adalah suatu penerapan dan juga pendekatan terhadap teknologi secara sistematis, terstruktur, dan juga disiplin. Hal tersebut bertujuan untuk pengembangan, pengoperasian, serta pemeiharaan sebuah perangkat lunak.

  • Pressman (1997)

Menurut Pressman, software engineering adalah kedisiplinan yang yang mengikuti proses suatu prosedur, perangkat, dan juga metode yang digunakan untuk menciptakan suatu software komputer.

Pengertian Software Engineering

Pada umumnya, software engineering atau dalam Bahasa Indonesianya adalah rekayasa perangkat lunak merupakan pengubahan suatu perangkat lunak untuk dikembangkan, dipelihara, dan juga dibangun kembali berdasarkan prinsip sebuah rekayasa. Fungsi dan tujuan mempelajari rekayasa perangkat lunak antara lain dapat menghasilkan suatu perangkat lunak yang dapat berjalan lebih cepat, efektif serta berkualitas tinggi untuk user.

Berdasarkan Pressman (1997) beberapa metodologi untuk pengembangan perangkat lunak dibagi menjadi dua bagian, yakni.

  • Metode

Metode adalah cara pendekatan yang dilakukan secara sistematis. Metode ini meliputi rencana proyek dan prediksi, rancangan struktur data, analisis sistem serta perangkat lunak, rancangan program, algoritma, koding, dan uji coba.

  • Alat bantu

Alat bantu di sini digunakan sebagai pendukung untuk membuat suatu perangkat lunak. Alat bantu di sini ada dua cara, yaitu alat yang digunakan secara otomatis dan juga manual.

Metode pengembangan perangkat lunak

Metode pengembangan perangkat lunak dibagi menjadi lima, yakni metode sekuensial linier, RAD, Prototype, Spiral dan juga 4GT. Berikut penjelasan metode-metode tersebut.

1. Model Sekuensial linier

Model ini merupakan pengembangan perangkat lunak yang bersifat sekuensial dan juga sistematik. Mulai dari sistem analisis yang digunakan, kode, pengujian, dan juga desainnya. Oleh karena itu, metode ini sering disebut sebagai model air terjun atau karakteristik model waterfall.

2. Model RAD

Model RAD atau singkatan dari Rapid Application Development adalah salah satu proses pengembangan perangkat lunak yang lebih menitikberatkan pada pengembangan sistem yang lebih pendek atau singkat. Proses RAD ini membuat tim pengembang dapat menciptakan sistem fungsional yang pakem dalam waktu yang singkat.

3. Model Prototype

Model prototype ini berfungsi untuk melakukan sebuah mekanisme yang akurat. Dengan begitu, ketika prototype berjalan, para ahli wajib menggunakan fragmen pada program yang telah ada. Cara yang kedua adalah menggunakan alat bantu seperti windows manager misalnya. Sehingga, program yang dibuat dapat bekerja secara maksimal.

4. Model Spiral

Model spiral merupakan proses perangkat lunak yang terbilang evolusioner. Model spiral ini pada mulanya adalah sebuah usulan dari Boehm. Caranya sendiri adalah dengan merangkai sifat-sifat yang literative dari prototype. Lalu, dikontrol secara sistematis berdasarkan model sekuensial linier. Model ini merupakan metode pendekatan yang lebih mudah untuk pengembangan sistem secara besar. Akan tetapi model ini membuuhkan keahlian yang tinggi. Selain itu, model ini perlu waktu hingga bertahun-tahun untuk dapat digunakan.

5. Model 4GT

Model 4GT atau singkatan dari Fourth Generation Technique adalah sebuah model yang mengarah pada perangkat lunak yang bersifat umum digunakan. Beberapa pengembangan perangkat lunak yang dapat mendukung 4GT antara lain, data manipulation, report generation, interaksi layar, grafis level tinggi, dan spreadsheet.

Keuntungan menggunakan model 4GT ini adalah waktu yang dibutuhkan bisa lebih singkat. Sekaligus produktivitasnya bisa dibuat lebih banyak. Akan tetapi, kekurangan metode ini terletak pada alat bantu atau tools-nya. Sebab tools yang digunakan hanyak untuk aplikasi tertentu saja.

Cabang karir Software Engineering

Setelah kita membaca metode-metode yang digunakan untuk penegmbangan perangkat lunak, selanjutnya adalah cabang karir yang berhubungan dengan software engineering sebagai berikut.


  • Application Development

Pertama adalah application development. Karir di bagian ini bertugas untuk mengembangkan aplikasi secara desktop atau hanya untuk komputer saja. Aplikasi tersebut bisa digunakan secara online maupun offline. Pada umumnya, bahasa pemograman yang dipakai adalah Java dan juga C#.

  • Web Development

Jika pada application development hanya berfokus pada pengembangan apliaksi untuk desktop, maka web development hanya berfokus pada pengembangan aplikasi melalui sebuah web browser. Pada umumnya, bahasa pemograman web paling populer dan sering dipakai adalah HTML, Javascript dan juga PHP.

  • System Development

Tugas dari system development adalah untuk mendukung bagian application development. Pada umumnya sering membatu di bagian desain dan juga koding. Bahasa pemrograman yang sering dipakai adalah C dan juga C++.

  • Embedded System Development

Tugas utama pada bidang ini adalah mendesain sistem komputer dan juga software yang biasanya tidak dipasang pada komputer. Contohnya, kendaraan seperti mobil, motor, GPS, dan lain sebagainya. Pada umumnya bahasa pemograman yang sering dipakai adalah gabungan dari berbagai bahasa pemograman lainnya.

Itulah pengertian apa itu software engineering. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kamu semua.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Software