121 Contoh DBMS Relasional – Software Database

DBMS atau Database Management System merupakan suatu sistem yang memungkinkan suatu database yang berisi dari puluhan hingga ribuan data diimplementasikan menjadi suatu sistem yang terintegrasi, sehingga pada akhirnya sistem tersebut bisa digunakan oleh user dengan mudah dan juga bermanfaat. Apabila berbicara mengenai DBMS, maka sudah pasti para programmer harus memahami dari implementasi database ini, karena tanpa pemahaman mengenai implementasi dari database, suatu sistem tidak dapat dijalankan dengan baik, bahkan akan kacau dan tidak berguna.

ads

Sejarah singkat DBMS

Untuk memahami lebih lanjut lagi mengenai DBMS, ada baiknya kita memahami sejarah singkat dari DBS itu terlebih dahulu. Pada awalnya, DBMS dikembangkan oleh seorang yang bernama Charles Bachman pada era 1960an. Pada saat itu, terceturslah sebuah nama, yaitu IDS atau yang merupakan kependekan dari integrated data storage. IDS ini merupakan cikal bakal dari kelahiran DBMS, yang meimplementasikan database ke dalam suatu sistem. Pada akhir 1960, IBm kemudian mulai mengembangkan IDS yang dibuat oleh Bachman yang dikenal dengan nama Information Management System atau IMS. Degnan adanya sistem ini, kemudian bersama dengan perusahaan Penerbanagan Amerika, IBM membentu dan juga mengembangkan SABE, yang digunakan untuk membantu mengakses data yang sama pada tiap – tiap komputer yang saling terhubung ke dalam jaringan.

10 tahun kemudian setelah ditemukan, tepatnya 1970, Edgar Codd mengusulkan suatu sistem yang disebut dengan model data relasional, yang kemudian pada era 1980, model data relasional ini menjadi dasar dari pembentukan DBMS secara luas. Pada tahun ini pula, bahasa SQL atau standard query language dipatenkan dan distandarisasi sebagai bahasa pemrograman pada model RDBMS atau Relational Database Management System. Pada saat ini, DBMS sudah mulai banyak digunakan oleh banyak pihak, dan mulai bermunculan standarasisasi dan juga sertifikasi yang dikeluarkan untuk sistem ini.

Akhir tahun 1980an, pengembangan DBMS mulai mencapai titik cerah dan perkembangan tertinggi. Banyak vendor mulai membuat dan mengembangkan sistem ini, dan banyak penelitian yang kemudian mengembangkan sistem query yang terbaik untuk mengaplikasikan DBMS. Hingga saat ini, penggunaan DBMS sudah mulai banyak dan juga umum digunakan di dalam sebuah web browser, yang apabila dihubungkan ke dalam jaringan Internet melalui Internet Protocol akan dapat diakses dengan mudah oleh semua orang, tanpa terkecuali.


Saat ini sudah ada banyak sekali vendor – vendor DBMS yang dikenal dan banyak digunakan oleh berbagai kalangan dan juga user untuk mengimplementasikan database ke dalam sistem yang mereka buat. Paling tidak ada 3 ventor ternama yang saat ini menguasai pasar DBMS, yaitu Oracle, MySQL, dan juga Microsoft SQL Server. Berikut ini adalah beberapa penjelasan singkat mengeai ketika vendor DBMS tersebut :

1. Oracle

Oracle merupakan salah satu contoh DBMS yang sangat rumit, namun memiliki banyak keunggulan. Database Oracle sendiri pertama kali mulai didiriakn pada era 1977, dimana pada saat itu mulai banyak vendor yang mencoba mengembangkan DBMS untuk keperluan apapun. Oracle saat ini sudah mencapai banyak generasi, dimana versi terakhir dan terbaru dari Database Oracle ini berada pada versi 11. Oracle sendiri merupakan salah satu contoh database yang paling kompleks dengan fitur yang terlengkap dibandingkan kedua pesaingnya, yaiu Microsoft SQL dan juga MySQL. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari Database Oracle :

  • Memiliki kemampuan yang baik untuk melakukan manajemen sistem database
  • Jumlah data dan juga angka yang dihandle sangat besar
  • Dapat mengolah data dengan cepat dan akurat
  • Memiliki kemampuan untuk melakukan cluster server
  • Dapat melakukan management User
  • Multi-Platform
  • Pemrosesan data yang cepat
  • Memiliki kemampuan flashback

Dengan segala kemampuan tersebut yang dimiliki oleh Database Oracle, maka hal ini membuat Database Oracle menjadi salah satu vendor database terbaik, dan memiliki fungsi telengkap diantaa banyak software DBMS lainnya, yang ada di pasaran. Hal ini sebenarnya wajar, mengingat harga jual yang ditawarkan oleh software ini termasuk mahal dan juga tinggi untuk ukuran DBMS. Hal ini dikarenakan technical support yang dimiliki, serta fitur yang dimiliki pun sangat baik dan juga bagus.

Namun demikian, dengan spesifikasi dan juga fitur yang sanga tinggi, hal ini juga berdampak pada spesifikasi hardware yang dibutuhkan. Database Oracle membutuhkan spesifikasi hardware dan fungsi CPU yang tinggi agar mampu bekerja dengan baik dan dapat bekerja secara penuh jika tidak bisa menyebabkan komputer sering hang atau aplikasi menjadi lemot.

Maka dari itu, Database Oracle bukan merupakan jenis DBMS yang cocok bagi anda yang merupakan pebisnis kelas menengah ke bawah, ataupun instansi yang kecil, karena biaya operasional dai Database ini dianggap mubazir bagi usaha kecil dan menengah. Database Oracle jauh lebih pas dan juga cocok apabila diaplikasikan pada instansi, organisasi atau perusahaan dengan skala besar, multicorporate dan juga memiliki server dan database yang sangat banyak dan besar.

2. Microsoft SQL Server

Microsoft SQL Server merupakan salah satu software DBMS yang dikeluarkan oleh Microsoft, salah satu raksasa teknologi software dunia. Saat ini, penggunaan dari Microsoft SQL Server sudah berkembang hingga generasi ke-7 dan memiliki kemampuan untuk beroperasi baik pada 32 ataupun 64 bit. Microsoft SQL Server menawarkan kemudhan dalam membangun suatu sistem yang berbasis database, sehingga anda tidak akan merasa kesulitan dalam membuat suatu sistem. Apabila dibandngkan dengan ORacle, Microsoft SQL Server tidak terllau rumit dan juga mudah untuk digunakan. Selain itu, harga beli dari software ini pun tidak semahal Oracle, begitu pula dengan spesifikasi hardware yang dibutuhkan.

Beberapa kelebihan dari Microsoft SQL Server :

  • Bekerja dengan sangat baik pada sistem operasi Windows
  • Mendukung banyak software database
  • Dapat membuat clustering data
  • Pengendalian dari sebuah database yang terpusat
  • Mudah untuk digunakan oleh client dan juga user
  • Memiliki fitur recovery dan juga restore data
  • Management password yang baik dan aman
  • Bisa digunakan di berbagai kalangan
  • Dapat melakukan backup data

Dengan fitur seperti itu, maka Microsoft SQL Server mampu menawarkan fitur yang hampir mirip dengan Oracle, mesipun tidak selengkap dan sebesar Oracle, namun dengan harga yang lebih trendah. Beberapa fitur seperty recovery, keamanan, dan juga manajemen database juga hadir dalam Microsoft SQL Server.

Namun demikian, amat disayangkan karena Microsoft SQL Server hanya identik dengan sistem operasi windows saja, sehingga tidak bisa diaplikasikan pada multi platform alias sistem operasi lainnya.

3. MySQL

MySQL merupakan salah satu vendor DBMS yang saat ini banyak digunakan oleh banyak user dan juga programmer. Salah satu hal yan gpaling banyak membuat MySQL digunakan adalah karena statusnya yang opensource, alias gratis. Karena gratis ini, maka banyak sekali sekolah ataupun universitas yang mengajarkan aplikasi berbasis MySQL kepada anak didiknya. MySQL sendiri pada dasarnya memiliki konsep yang sama seperti kebanyakan DBMS lainnya, namun demikian, hanya mampu mengimplementasikan database dalam jumlah kecil, berbeda jauh dengan Oracle .

Sejarah singkat MySQL

MySQL sendiri pertama kali diciptakan dan juga dikembangkan pada tahun 1979, oleh seorang programmer bernama Michael Widenius yang berasal dari Swedia. Pada awalnya, MySQL dibuat dengan nama UNIREG, yang merupakan suatu sistem pengolahan database sederhana. Dari pembuatan dan pengembangan ini, pada akhirnya tahun 1995, MySQL terbentuk dan diluncurkan secara komersial. Pada saat peluncurannya, MySQL dijual secara gratis alias Open Source, namun bagi anda yang ingin memiliki MySQL dengan kemampuan yang lebih, bisa membeli versi Enterprise dari MySQL.

Penggunaan MySQL sendiri lebih mengarah kepada penggunaan umum dari sebuah sistem, dimana hanya membutuhkan jumlah data yang tidak banyak dan sedikit. Banyak digunakan untuk membuath sistem dengan interface HTML yang dikoneksikan dengan jaringan lokal atau LAN, sehingga bisa diakses oleh user yang saling terhubung di dalam jaringan. Biasa digunakan untuk absensi, dan berbagai macam keperluan, terutama pada instansi atau kantor dengan kapasitas kecil hingga menengah.

Baca : Kelebihan dan kekurangan Mysql

4. IBM DB2

DB2 adalah sistem manajemen database yang memberikan platform software database yang fleksibel dan hemat biaya untuk mengembangkan aplikasi bisnis. DB2 Universal Database (UDB) Enterprise Server Edition (ESE) adalah salah satu RDBMS terbaik. IBM DB2 sangat cocok digunakan untuk aplikasi dengan beban kerja yang tinggi dan dioptimalkan untuk memberikan kinerja industri yang dapat menurunkan biaya. DB2 digunakan oleh banyak perusahaan asuransi besar.

5. SAP Sybase ASE

SAP Adaptive Server Enterprise (ASE), dulu dikenal dengan nama Sybase, adalah DBMS kinerja tinggi, fokus pada penurunan biaya dan risiko operasional. Sybase dulunya merupakan salah satu dari DBMS terbesar di bawah Oracle dan DB2. Namun Sybase kehilangan pamornya dan akhirnya dijual ke SAP dengan harga murah. Sybase database secara luas digunakan dalam industri perbankan, seperti Wells Fargo Bank. Saat ini SAP Adaptive Server Enterprise (SAP Sybase ASE) dipasarkan sebagai relasional sistem manajemen database (RDBMS) yang dirancang untuk aplikasi berbasis transaksi kinerja tinggi yang melibatkan volume besar data – dan ribuan pengguna bersamaan. Singkatnya, SAP / Sybase database masih pemain penting.

6. Teradata

DBMS Teradata, memiliki tagline yang sangat menarik  “Ketika dunia semakin kecil, data akan lebih besar,” adalah untuk sistem database besar “Very Large database  (VLDB)”. Saat ini konsep VLDB telah bergeser ke Big Data yang berfokus pada nilai data untuk pengambilan keputusan bisnis. Banyak data berskala pergudangan dan intelijen bisnis dari sistem yang besar yang didukung oleh Teradata. Database Teradata sering digunakan oleh perusahaan retail besar dan perusahaan telekomunikasi. Teradata menawarkan beberapa fitur unik: optimizer cerdas untuk memproses permintaan dan data filter untuk efisiensi dalam menanggapi permintaan apapun, menerapkan kekuatan query untuk data dinamis tanpa menambahkan kolom ke table Anda untuk menerima data baru.

7.  ADABAS

Software AG di buat oleh perusahaan Adabas. Adabas dulunya adalah mainframe database yang sangat kuat, sekarang berjalan di beberapa platform, dan menyediakan keandalan dan kinerja tinggi. Software AG identik dengan sistem RDBMS untuk data yang besar dan dirancang untuk keandalan, kinerja tinggi dan biaya lisensi yang rendah. Software DBMS ini tersedia untuk mainframe, Linux ®, UNIX dan Windows (LUW) platform. ADABAS terintegrasi dengan ALAMI, Development tools dari aplikasi Software AG yang dikenal untuk kemudahan penggunaan, cross-platform portabilitas dan produktivitas pengembang.

8. FileMaker

FileMaker adalah perangkat lunak database terlaris  #1 yang mudah digunakan untuk Windows dan Mac OS. Namun, pada dengan munculnya Microsoft Access, FileMake telah kehilangan daya saingnya di lingkungan Windows, yang memaksa FileMaker membangun kekuatan pada platform Mac. FileMaker, Inc, sekarang anak perusahaan Apple, yang mungkin mengamankan masa depan FileMaker yang didukung oleh kekuatan produk Apple. FileMaker Server memaksimalkan kinerja database dan meningkatkan keamanan database.

9. Microsoft Access

Microsoft Access adalah DBMS yang paling sering digunakan aplikasi database desktop di Windows. Yang membuatnya populer adalah sudah include di bundle Microsoft Office suite di kebanyakan laptop Windows dan workstation. Meskipun fungsi utamanya dianggap sebagai database desktop, AKSES menjadi database yang pernah populer untuk sistem internet, banyak e-commerce dan CMS didukung oleh database Access yang berjalan pada platform web server Microsoft IIS.


10. Informix

Informix adalah DBMS yang saat ini di bawah IBM, dulu merupakan database berorientasi objek yang paling menjanjikan. Hal ini dikarenakan bahwa database berorientasi objek suatu hari akan menggantikan RDBMS tradisional (sistem manajemen database relasional), yang berarti Infomix bisa diambil alih Oracle di dunia IT, tapi itu tidak pernah terjadi. Jadi bagaikan durian runtuh, Infomix diakuisisi oleh IBM. Versi terbaru dari Infomix telah dibangun dengan beberapa fitur baru, seperti kemampuan NoSQL, yang merilis cara untuk menggabungkan data terstruktur dengan cara yang cerdas, membawa NoSQL ke database SQL.

Contoh DBMS Lainnya

DBMS Vendor Type Pasar Utama
Access (Jet, MSDE) Microsoft R Desktop
Adabas D Software AG R Enterprise
Adaptive Server Anywhere Sybase R Mobile/Embedded
Adaptive Server Enterprise Sybase R Enterprise
Advantage Database Server Extended Systems R Mobile/Enterprise
Datacom Computer Associates R Enterprise
DB2 Everyplace IBM R Mobile
Filemaker FileMaker Inc. R Desktop
IDMS Computer Associates R Enterprise
Ingres ii Computer Associates R Enterprise
Interbase Inprise (Borland) R Open Source
MySQL Freeware R Open Source
NonStop SQL Tandem R Enterprise
Pervasive.SQL 2000 (Btrieve) Pervasive Software R Embedded
Pervasive.SQL Workgroup Pervasive Software R Enterprise (Windows 32)
Progress Progress Software R Mobile/Embedded
Quadbase SQL Server Quadbase Systems, Inc. Relational Enterprise
R:Base R:Base Technologies Relational Enterprise
Rdb Oracle R Enterprise
Red Brick Informix (Red Brick) R Enterprise (Data Warehousing)
SQL Server Microsoft R Enterprise
SQLBase Centura Software R Mobile/Embedded
SUPRA Cincom R Enterprise
Teradata NCR R VLDB (Data Warehousing)
YARD-SQL YARD Software Ltd. R Enterprise
TimesTen TimesTen Performance Software R In-Memory
Adabas Software AG XR Enterprise
Model 204 Computer Corporation of America XR VLDB
UniData Informix (Ardent) XR Enterprise
UniVerse Informix (Ardent) XR Enterprise
Cache’ InterSystems OR Enterprise
Cloudscape Informix OR Mobile/Embedded
DB2 IBM OR Enterprise/VLDB
Informix Dynamic Server 2000 Informix OR Enterprise
Informix Extended Parallel Server Informix OR VLDB (Data Warehousing)
Oracle Lite Oracle OR Mobile
Oracle 8I Oracle OR Enterprise
PointBase Embedded PointBase OR Embedded
PointBase Mobile PointBase OR Mobile
PointBase Network Server PointBase OR Enterprise
PostgreSQL Freeware OR Open Source
UniSQL Cincom OR Enterprise
Jasmine ii Computer Associates OO Enterprise
Object Store Exceleron OO Enterprise
Objectivity DB Objectivity OO VLDB (Scientific)
POET Object Server Suite Poet Software OO Enterprise
Versant Versant Corporation OO Enterprise
Raima Database Manager Centura Software RN Mobile/Embedded
Velocis Centura Software RN Enterprise/Embedded
Db.linux Centura Software RNH Open Source/Mobile/Embedded
Db.star Centura Software RNH Open Source/Mobile/Embedded
IMS DB IBM H Enterprise

Contoh Pengaplikasian DBMS

Meskipun setiap jenis DBMS memiliki perbedaan fitur dan juga keunggulan tersendiri, namun demikian, fungsi utama dari DBMS tetaplah sama, yaitu untuk membantu mengimlementasikan sebuah database ke dalam sebuah sistem. Berikut ini adalah salah satu contoh pengaplikasian dari DBMS dalam membuat suatu sistem :

Pembuatan Katalog perpustakaan online

Hal pertama yang harus dibuat oleh pustakawan, bersama dengan programmer adalah membuat database atau basis data utama dari katalog perpustakaan tersebut. Databasu dari Katalog perusahaan bisa terdiri dari beberapa kategori, seperti :

  • Judul Buku (untuk mengkategorikan buku sesuai dengan urutan alphabetical dari judulnya)
  • Jenis Buku (untuk mengkategorikan jenis dari buku tersebut, misalnya, fiksi ilmiah, Biologi, Psikologi, Sains, Terapan, dan sebagainya)
  • Nomor Panggil (berisi nomor urut ataupun nomor katalog buku, yang dibuat sesuai dengan dasar – dasar ilmu keperpustakaan)
  • Nama Pengarang (berisi nama pengarang dari buku tersebut)
  • Penerbit (berisi nama penerbit dari buku tersebut)
  • Tahun (tahun penulisan dari buku tersebut)

Apabila ingin membuat database sederhana, maka anda cukup datang ke perpustakaan, lalu mencari buku yang akan anda cari di dalam software database, seperti Microsoft Excel. Namun apabila anda ingin melihat katalog buku secara online, maka anda harus melakukan implemantasi dan pengaplikasian dari DBMS ini. Semua data yang ada di dalam database kemudian akan diintegrasikan dengan software database, seperti MySQL ke dalam HTML, sehingga nanti siapapun yang ingin mengakses katalog buku bisa melakukannya hanya dengan menggunakan web browser saja. Nah  manfaat mempelajari ilmu komputer salah satunya adalah pengetahuan DBMS, terutama jika kuliah di bidang IT (Baca juga: Keuntungan Kuliah Jurusan TI).

Itulah beberapa contoh DBMS dan juga pengaplikasiannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda dan juga dapat menambah wawasan anda.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Monday 07th, September 2015 / 10:01 Oleh :
Kategori : DBMS