Home » Software » Microsoft » Inilah 3 Rumus Excel Pengurangan yang Sering Digunakan

Inilah 3 Rumus Excel Pengurangan yang Sering Digunakan

by Elang Hendy Subrata

Penggunaan Excel masih banyak digunakan oleh  beberapa instansi. Terutama bagi beberapa perusahaan dalam membuat laporan keuangan, penggunaan Excel memang masih banyak dibutuhkan. Meskipun kini sudah ada aplikasi keuangan seperti macam-macam software akuntansi, namun masih ada yang menggunakan Excel sebagai aplikasi keuangannya.

Tentunya banyak faktor yang bisa terjadi seperti tingkat kemahiran hingga biaya yang harus dikeluarkan jika ingin menggunakan aplikasi khusus keuangan. Untuk Anda yang masih belum begitu mahir dengan Excel, kita akan bahas mengenai beberapa rumus yang perlu Anda pahami. Pertama  adalah dari rumus pengurangan. Untuk lebih memahaminya, berikut ulasannya.

1. Pengurangan angka secara langsung

Cara yang pertama Anda tinggal mengurangi jumlah angkanya secara langsung. Untuk menggunakan rumus seperti ini, caranya adalah seperti di bawah ini.

=angka1 – angka2

Cara yang pertama adalah kita tulis terlebih dahulu tanda sama dengan (=), lalu setelah itu, diikuti dengan angka yang pertama lalu kurangi dengan angka selanjutnya. Jika sudah selesai, selanjutnya anda tinggal menekan enter, lalu hasilnya akan keluar. Contoh kasusnya bisa dilihat di bawah.

=100-20

Dari cara di atas, kita bisa melihat bahwa untuk melakukan penguragan, pastikan Anda menulis tanda sama dengan (=) terlebih dahulu. Setelah selesai, selanjutnya adalah memasukan angka seperti di atas, kita memiliki contoh angka 100, kita kita tinggal tulis angka 100. Kemudian tulis simbol pengurangan, yakni min (-) dan diikuti dengan angka selanjutnya yang akan kita kurangi. Pada kasus ini, kita pilih angka 20. Setelah itu, kita tingal tekan “ENTER” dan lihat hasilnya. Jika hasilny adalah 80, maka rumus tadi berjalan dengan baik.

2. Pengurangan angka menggunakan Cell

Cara yang kedua adalah menggunakan pengurangan Cell. Untuk caranya sendiri sebetulnya tidak jauh berbeda dengan poin sebelumnya, hanya saja angka-angkanya diganti dengan cell pada Excell. Rumusnya sendiri sebagai berikut.

=Cell1 - Cell2

Dari rumus yang ditulis di atas, kita bisa lihat bahwa angka-angka telah diganti dengan Cell. Namun, penulisannya tetap harus menggunakan sama dengan (=) agar rumus tersebut dapat berjalan dengan baik. Untuk lebih jelasnya lagi, kita bisa lihat contoh kasus di bawah ini.

=A5-B5

Dari contoh kasus di atas, kita bisa lihat bahwa secara penulisan tidak begitu banyak perubahan yang berarti dengan contoh kasus poin pertama. Hanya saja angak-angkanya diganti dengan Cell yang digunakan. Misalnya saja angka 180 ada pada Cell A5, maka kita tulis terlebih dahulu sama dengan (=) baru diikuti dengan nama cellnya, yakni A5. Setelah itu, masukan tanda min sebagai rumu pengurangan lalu diikuti dengan angka yang ingin kita kurangi. Pada bagian ini, misalnya saja angka 80 berada di Cell B5, maka kita tinggal tulis B5 dan pencet tombol “ENTER”. Secara otomatis, hasilnya akan keluar.

3. Pengurangan angka dengan menggunakan MIN

Seteah menggunakan cara yang langsung serta menggunakan Cell, masih ada cara yang ketiga, yakni menggunakan MIN. Kata “MIN” disini adalah merujuk pada kata minimal untuk melakukan pengurangan. Rumusnya sendiri adalah sebagai berikut.

=Min(Cell1:Cell2)

Nah, dari rumus yang di atas, kita bisa melihat bahwa ada sedikit perbedaan dengan rumus-rumus sebelumnya. Pada rumus yang satu ini, penulisan awalnya masih tetap sama menggunakan smaa dengan (=) yang nantinya diikuti dengan kata “MIN” di sinilah keunikannya, bahwa kita harus menuliskan terlebih dahulu kata min untuk melakukan pengurangan. Setelah itu, di dalam kurung, kita juga harus memasukan cell-cell yang akan dikurangi. Di bagian ini, kita tidak lagi menggunakan tanda kurang (-) lagi, akan tetapi diganti dengan tanda titik dua ( : ). Untuk lebih jelasnya Anda bisa melihat contoh kasus seperti dibawah ini.

=Min(F6:G6)

Dari rumus ini, seperti yang kita lihat bahwa penulisannya tetap harus menggunakan tanda sama dengan lalu ditambahkan dengan kata “MIN”. Untuk penulisannya sendiri Anda bisa menggunakan huruf kapital atau huruf kecil semuanya, hal tersebut tidak begitu berpengaruh terhadap hasil. Setelah itu, Anda harus memastikan Cell-Cellnya berada di dalam kurung. Jika Anda tidak membuat kurung, maka hasilnya akan error dan pengurangan tidak dapat dilakukan.

Pada contoh kasus ini, kita menggunakan Cell F6 yang isinya bisa kita sesuaikan dengan keinginan. Begitu juga dengan Cell G6 yang juga bisa kita isi dengan angka yang sesuai dengan kasusnya. Setelah itu, tekan enter dan lihatlah hasilnya. Apabila tidak muncul Error dalam pengurangannya, maka Anda telah berhasil menulis rumusnya dengan baik.

Untuk rumus-rumus yang telah diberikan ini, bisa disesuaikan dengan keinginan Anda apakah lebih praktis menggunakan cara yang pertama, kedua, atau yang ketiga. Hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan. Bila Anda lebih tertarik menggunakan  software akuntansi, Anda bisa coba beberapa apliaksi akuntansi yang tersebar di Indonesia sambil melihat beberapa keunikannya seperti kelebihan dan kekurangan software myob dan lain-lain. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk pembaca semuanya.

You may also like