5 Software Pembuat Aplikasi Android Tanpa Coding Offline yang Patut Kamu Coba

Aplikasi smartphone pada saat ini menjadi sebuah program yang sangat diminati oleh sebagian orang di dunia. Sebab, aplikasi smartphone telah banyak membantu masyarakat dalam kehidupan kesehariannya. Aplikasi smartphone yang digandrungi saat ini terbagi menjadi dua, yakni aplikasi Android dan juga iOS atau untuk pengguna Apple.

ads

Berbicara mengenai aplikasi Android, saat ini jauh lebih banyak digunakan oleh masyarakat dunia. Terlepas dari kelebihan dan kekurangan OS Android, pada kenyataannya jenis sistem operasi ini memang paling banyak digunakan dibandingkan sistem operasi lainnya. Sebagian orang berpikir kalau membuat aplikasi Android itu sulit dan hanya bisa dikerjakan oleh orang yang ahli dibidangnya saja. Pada dasarnya memang benar, akan tetapi bukan berarti orang yang awam dalam pemrograman sama sekali tidak bisa membuat aplikasi Android loh.

Jika kamu berkeinginan membuat aplikasi Android namun minim dalam pengetahuan bahasa pemrograman, berikut software pembuat aplikasi android tanpa coding offline yang patut kamu coba.

1. App Makr

Remokendasi yang pertama adalah AppMakr. software ini menjadi salah satu software pembuat aplikasi yang mudah bagi orang yang awam dalam bidang bahasa program. Kelbihan dalam AppMakr antara lain kamu bisa mendapatkannya dengan mudah. Sebab software yang satu ini open source. Artinya, kamu bisa mendapatkan layanan dari AppMkr secara gratis.

Fitur unggulan lainnya adalah kamu dapat berkreasi sebaik mungkin dengan software ini karena sistemnya menggunakan sistem point dan click. Maksudnya adalah kamu hanya perlu ikuti panduan yang disediakan oleh software ini. Ditambah lagi, sistem “Ambil” dan “taruh”-nya itu memudahkan kamu dalam pembuatan aplikasi untuk Android. Teknik itulah memudahkan pengguna yang masih bekum mahir dalam bahasa pemrograman.

2. App Machine

Alternatif lainnya adalah App Machine. Hampir sama dengan App Makr yakni sebagai software yang memudahkan pengguna yang belum mahir menggunakan bahasa pemrograman. Sistem untuk membuat aplikasi Androidnya pun juga sama, yakni tinggal “ambil” lalu kemudian “taruh” ke dalam layar android yang bentuknya semacam simulasi.

Begitu juga dengan cara mendaptkannya yang mudah karena pengguna hanya perlu registrasi saja untuk mendapatkan fasilitas dalam pembuatan aplikasi Android. Perbedaan yang cukup mencolok dengan App Makr hanyalah pada bagian interfacenya saja. Jika kamu lebih suka dengan tampilan App Machine. Maka software ini bisa menjadi pilihan buatmu.

3. Apache Cordova

Buat kamu yang ingin membuat aplikasi yang tidak hanya untuk Android, tapi juga bisa gipakai pada iOS, Windows Phone, atau Blackberry, Maka Apache Cordova menjadi solusimu. Software ini memang memiliki keunggulan dapat membuat aplikasi yang dapat digunakan pada berbagai macam sistem operasi.

Namun, bukan hanya itu saja keunggunlannya. Software ini juga tersedia fitur yang dapat memudahkan para programmer dalam mengembangkan aplikasi di dalam sistem operasi. Contohnya saja, fitur baterai yang bisa dikembangkan kembali oleh para programmer. Contoh lainnya bisa itu kontak, kompas, dan fitur-fitur lainnya. Fitur yang sangat membantu untuk programmer itu adalah API.

Keunggulan lainnya dengan menggunakan fitur API ini adalah programmer dapat membuat aplikasi yang biasanya memakai sebuah native code. Seperti apa native code tersebut? Objective -c, Java, dan lain sebagainya. Maka dari itu, Apache Cordova bisa jadi pilihan buat kamu yang ingin membuat aplikasi yang lebih lengkap dipakai dalam berbagai macam sistem operasi smartphone.


4. Good Barber

Kalau kamu sangat menginginkan sebuah software yang memilik database kostumisasi yang banyak untuk mempercantik aplikasi yang kamu buat, Good Barber adalah pilihan yang tepat. Good Barber sendiri merupakan sebuah software yang memiliki keunggulan dalam banyaknya kostumisasi yang ada di dalamnya.

Contohnya saja, ketika kamu ingin membuat ikon “Home”, maka di dalam Good Barber sudah disediakan berbagai macam bentuk ikon “Home”. Contoh lainnya yakni tulisan. Kamu dapat menggunakan berbagai macam huruf yang telah disediakan Good Barber untukmu. Tinggal kmu pakai sesuai dengan kereasimu sendiri.

Cara menggunakannya pun juga sama dengan software lainnya, yaitu dengan “ambil” lalu masukan ke dalam sebuah simulator layar Android. Hanya saja, berbeda dengan software lainnya yang gratis, Good Barber termasuk software yang berbayar.

5. MTT App Iventor

Terlalu ribet dengan tampilan softwarenya? Pusing dengan banyaknya ikon atau komponen-komponen yang harus dimasukan untuk membuat sebuah aplikasi Android? MTT App Inventor bis menjadi obat mujarab buatmu. Keunggulan yang paling ingin ditonjolkan software ini adalah dari segi sederhananya. Jadi, buat kamu yang benar-benar tidak mengerti bahasa pemrograman namun ingin belajar membuat aplikasi android untuk pemula, software ini cocok untukmu.

Cara menggunakannya pun sama dengan software-softaware lainnya, yakni tinggal “ambil” dan “taruh” pada simulator layar Android. Setelah itu kamu dapat kreasikan sendiri aplikasi apa yang kamu inginkan meskipun tidak tahu hal-hal yang berhubungan dengan sebuah pemrograman.

Itulah 5 software pembuat Aplikasi Android tanpa coding offline yang patut kamu coba. Hanya sekadar saran saja, ketika kamu sudah mahir dalam membuat aplikasi android, kamu bisa pelajari software pembuat aplikasi android yang lebih tinggi seperti Android Studio. Pelajarilah cara instal Android Studio, cara membuat aplikasi menggunakan Android Studio dan lain-lainnya. Kelebihan dan kekurangan Android studio mungkin bisa kamu pertimbangkan, namun software tersebut bisa menjadi pilihanmu untuk dapat membuat Aplikasi Android yang lebih kompleks. Semoga bisa bermanfaat.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Andoid