Home » Hardware » 4 Jenis-Jenis Slot PCI dan Fungsinya pada Komputer

4 Jenis-Jenis Slot PCI dan Fungsinya pada Komputer

by Elang Hendy Subrata

PCI  adalah singkatan dari Peripheral Component Interconnect. PCI sendiri merupakan salah satu bagian motherboard tipe 32-bit. Bentuknya berupa slot yang dapat dimasukan untuk berbagai komponen lainnya seperti sound card, graphic card, dan berbagai perangkat keras lainnya.

Pada komputer tipe lama, setiap perangkat yang terhubung dengan slot PCI tidak langsung terhubung seperti konsep “plug and play”. Perlu adanya driver khusus untuk dapat menghubungkan perangkat keras komputer dengan bagian motherboard. Slot PCI ini memiliki beberapa jenis berdasarkan kegunaannya. Untuk mengetahuinya lebih jauh, berikut ulasannya Jenis-Jenis Slot PCI.

1. Slot PCI-E X16

Jenis-Jenis Slot PCI yang pertama adalah slot PCI-E X16. Jenis slot PCI ini sudah digunakan sejak motherboard memakai processor tipe LGA 775. Umumnya Processor tipe LGA 775 ini digunakan pada CPU pentium 5 dan juga Celeron. Sampai sekarang slot PCI-E X16 ini masih digunakan hingga sekarang sebab meskipun pentum 4 sudha tidak diproduksi lagi, namun Celeron masih dibutuhkan oleh beberapa produsen hingga sekarang.

Fungsi dari Slot PCI-E X16 ini adalah sebagai pengganti Slot AGP. Sebab, slot AGP merupakan slot PCI tipe lama yang hanya bisa digunakan pada motherboard tipe lama. Bisa dikatakan, jenis slot ini adalah versi upgrade dari jenis slot PCI.

2. Slot AGP

Jenis-Jenis Slot PCI selanjutnya adalah slot AGP. AGP sendiri adalah singkatan dari Accelerated Graphics Port. Seperti yang sudah disinggung pada poin sebelumnya bahwa slot AGP merupakan slot PCI untuk motherboard tipe lama. Contohnya seperti LGA 478 serta pada pentium 3. Jenis Slot AGP memiliki tiga jenis, yakni AGP 1.0, AGP 2.0 dan AGP 3.0. perbedaan dari tiga jenis AGP tersebut terletak pada kecepatan bandwidth yang digunakan.

Fungsi dari slot AGP sendiri merupakan bus pendukung pada grafic card yang memiliki kinerja tinggi pada bagian motherboard. Slot AGP ini jug berfungsi sebagai pengganti bus ISA, bus VESA serta bus PCI. Selain itu, fungsi lainnya dari Slot AGP ini  adalah sebagai jembatan data dari graphic card menuju CPU tanpa melewati memori utama.  Dengan begitu, proses pengolahan data grafis dapat dipercepat. Kelebihan lain dari slot AGP ini juga dapat mengeksekusi bagian texture maps dari memori utama.

Saat ini, slot AGP sudah tidak pernah digunakan lagi karena seiring dengan perkembangan teknologi. Bahkan, jika Anda mencari motherboard dengan slot AGP di zaman sekarang, Anda akan sangat suah menemukannya.

3. Slot PCI

Kali ini kita membahas soal slot PCI itu sendiri. Pada dasarnya slot PCI sudah digunakan sejak IBM PC pada tahun 1992. Salah satu perangkat keras di dalam motherboard ini merupakan jenis bus yang akan menggantikan bus ISA atau ELISA yang biasanya digunakan oleh IBM PC maupun komputer lainnya. Saat itu, slot PCI ini bisa digunakan untuk pemasangan beberapa perangkat keras lainnya seperti TV turner, USB card, Sound Card dan lain sebagainya.

Jenis-jenis PCI dari waktu ke waktu selalu memiliki perubahan seperti berikut ini.

  • PCI 1.0

Jenis PCI pertama yang pernah dibuat. Dibuat sejak tahun 1992 ini memiliki dua tipe lebar bus. Tipe yang pertama adalah jenis 32 bit serta jenis yang kedua adalah 68 bit. Kedua jenis tersebut masih terus digunakan hingga sekarang.

  • PCI 2.0

Jenis yang kedua ini dibuat satu tahun setelah versi pertamanya. PCI 2.0 ini digunakan untuk jenis konektor serta papan ekspansi.

  • PCI 2.1

Jenis selanjutnya adalah versi PCI 2.1. Versi terbaru dari PCI ini dibuat sekitar 1995. PCI 2.1 ini juga beroperasi pada motherboard yang sudah menggunakan jenis 66 MHz.

  • PCI 2.2

Versi selanjutnya ini telah dibuat sekitar tahun 1999. Terdapat fitur tambahan didalamnya, yakni manajemen daya.

  • PCI X 1.0

Pada bagian ini, PCI sudah memasuki versi PCI X. Fitur tambahan pada jenis PCI ini adalah penambahan operasinya yang bisa mencapai 133 MHz.

  • Mini PCI

Mini PCI juga dibuat sekitar tahun 1999. Fungsi dari mini PVI sendiri untuk jenis motherboard yang memiliki foam factor kecil.

  • PCI 2.3

Sekitar tahun 2002, PCI sudah melakukan upgrade menjadi PCI 2.3. dengan upgrade ini, terdapat beberapa penambahan seperti bagian sinyal yang bisa mencapai 3,3 Volt.

  • PCI X 2.0

Setahun berikutnya PCI X mendapatkan upgrade. Pada jenis PCI X 2.0, terdapat penambahan dukungan modus kerja mulai dari 266 MHz hingga mencapai 533 MHz.

  • PCI Express 1.0

PCI sudah mencapai upgrade terbaru yang hingga kini mulai digunakan hingga jenis motherboard sekarang. Upgrade pada PCI express ini adalah penambahan kecepatan yang mencapai 2500 mb/s, setiap jalur memiliki transmisi setiap arah, serta menggunakan sinyal jenis 0,8 Volt.

4. Slot PCI-E X1

Jenis slot PCI terakhir ini memiliki 1 jalur saja karena tanda x1 memiliki arti 1 lajur. Maka dari itu, slot ini sering dipakai untuk beberapa perangkat lainnya.

Itulah jenis-jenis slot PCI dan fungsinya pada komputer. Anda bisa membaca referensi lainnya mengenai fungsi PCI express, tips memilih motherboard, dan jenis motherboard Intel di beberapa sumber terpercaya. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk Anda semua.

You may also like