Jenis-Jenis Motherboard Intel dan Spesifikasinya

Motherboard adalah salah satu komponen penting di dalam komputer. Tanpa adanya motherboard, maka perangkat tersebut tidak bisa dijalankan. Sebab, komponen-komponen di dalam komputer sangat membutuhkan kehadiran motherboard. Fungsi motherboard dapat menghubungkan komponen-komponen komputer seperti processor, VGA, RAM, sampai port USB.

ads

Berbicara mengenai motherboard, perlu  kamu ketahui jika setiap motherboard memiliki banyak jenisnya. Jenis-jenis motherboard tersebut dibuat berdasarkan kebutuhan konsumen. Jenis motherboard antara lain sebagai berikut.

  1. Motherboard AT – Motherboard pertama yang pernah dibuat dan memiliki fisik yang cukup besar.
  2. Motherboard ATX – Versi pembaharuan dari Motherboard AT dan fisiknya sedikit lebih kecil dibandingkan motherboard AT.
  3. Motherboard Micro-ATX – Motherboard ATX yang ukurannya jauh lebih kecil dan juga fiturnya lebih sedikit dibandingkan Motherboard ATX
  4. Motherboard LPX – Motherboard yang diciptakan dengan pengurangan berbagai fitur untuk memperluas ruangan dan juga menghemat biaya.
  5. Motherboard BTX – Motherboard yang memiliki komponen yang berbeda dengan motherboard lainnya dan juga memiliki fitur untuk mengurangi suhu panas pada processor.
  6. Motherboard Mini-ITX – Motherboard yang memiliki ukuran yang mini sehingga cocok digunakan untuk komputer yang memilki ukuran lebih kecil.

Melihat motherboard yang memiliki berbagai jenis yang digunakan, perusahaan pun juga ikut membuat socket yang bersamaan dengan peluncuran processor yang terbaru. Socket sendiri adalah tempat atau sebuah dudukan pada bagian motherboard. Bentuknya sendiri adalah persegi dan memiliki banyak lubang didalamnya untuk tempat processor.

Setelah kita mengetahui jenis-jenis motherboard yang pernah di buat dan juga socketnya, Intel pun membuat motherboard dengan berbagai jenis socket processor. Berikut daftar motherboard intel berdasarkan socket yang digunakan.

1. Socket 423

Socket 423 merupakan jenis socket processor yang mempunyai jumlah pin count lebih kurang 423 buah pin. Oleh sebab itu, socket ini dinamakan socket 423. Socket 423 ini lebih sering digunakan pada generasi awal buatan Intel seperti Intel Pentium. Intel pentium sendiri menggunakan basis teknologi willamette core. Akan tetapi, socket 423 ini pada umumnya berumur lebih pendek dan juga tidak dapat bertahan lama. Intel sendiri hanya memproduksi Socket 423 kurang dari satu tahun.

2. Socket 478

Berikutnya adalah Socket 478. Socket ini merupakan pembaharuan dari Socket 423 seperti fitur dan juga kemampuannya lebih efektif dibandingkan versi sebelumnya. Socket 478 mempunyai pin count lebih kurang 478 pin. Oleh sebab itu, socket ini digunakan pada Intel Pentium 4, dan juga Intel Celeron. Teknologi yang digunakan socket 478 ini adalah Nothwood Core. Dengan begitu, Socket 478 ini dibuat agar dapat bersaing dengan processor milik AMD, yakni, Athion XP dan Socket A berjenis 462 pin. Akan tetapi, dengan perkembangan tenologi yang semakin maju, socket ini mulai digantikan jenis socket yang baru.

3. Socket LGA 775

Nah, Socket LGA 775 atau juga dikenal sebagi Socket Y ini merupakan pembaharuan dari Socket 478. Socket ini dirancang hanya untuk komputer berupa PC maupun desktop. LGA sendiri merupakan singkatan dari Land Grid Array. Bisa dibilang, Socket LGA 775 ini tidak menggunakan lubang socket. Akan tetap socket ini mempunyai lebih kurang 775 pin yang bentuknya menonjol. Socket LGA 775 sempat menjadi primadona saat itu meskipun pada akhirnya harus mengalah pada generasi yang terbaru.


4. Socket LGA 1156

Generasi berikutnya adalah Socket LGA 1156. Socket ini juga sering disebut Socket H dan dibuat sebagai versi pembaharuan dari Socket 775. Perbedaan yang mencolok pada socket ini ada pada koneksinya. Versi yang sebelumnya biasanya akan terhubung langsung ke chipset Nortbridge. Pada Socket LGA 1156 ini dapat menghubungkan fitur sederhana yang ada pada Nortbridge untuk dipadukan dengan processor yang biasanya digunakan.

5. Socket LGA 1155

Socket LGA 1155 adalah versi pembaharuan dari socket LGA 1156. Socket ini dikenal dengan Socket H2. Socket LGA 1155 ini dibuat hanya untuk processor yang menggunakan chipset Intel yang bernama Sandy Bridge serta Ivy Bridge. Processor Intel Sandy Bridge dan juga Ivy Bridge mempunyai perbedaan yang cukup mencolok meskipun kedua processor tersebut menggunakan tipe socket yang sama. Perbedaan yang mencolok tersebut terletak pada memorinya. Memori yang digunkan pada processor Sandy Bridge telah mendukung DDR3-1333 sedangkan memori pada processor Ivy Bridge mendukung DDR3-1600.

6. Socket LGA 1150

Pembaharuan terakhir dari Intel adalah Socket LGA 1150. Socket LGA 1150 ini juga disebut sebagai H3. Socket LGA 1150 ini telah mendukung processor Hasswell dan juga Broadwell. Perlu diketahui kalau Processor Hasswell dan juga Broadwell adalah processor terbaru yang dikembangkan oleh Intel. Maka dari itu, socket LGA 1150 ini tidak bisa sembarangan dimasukkan processor yang lain, apalagi oleh produsen yang berbeda.

Itulah Jenis-jenis motherboard Intel berdasarkan socket yang digunakan. Perlu kamu ketahui bahwa socket ini sudah disesuaikan dengan processor yang telah dibuat oleh produsen. Maka dari itu, jika socketnya tidak sesuai dengan processor yang digunakan, maka kemungkinan kamu harus mengganti sokcet yang baru atau bahkan motherboard yang baru juga. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kamu semua.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Motherboard