12 Cara Cleaning Printer Windows 8 yang Mudah Dilakukan

Printer adalah salah satu perangkat keras pendukung komputer yang dipakai oleh banyak orang. Sebagai perangkat keras yang sering digunakan, tentu saja fungsinya sangat dibutuhkan oleh semua orang. Fungsi printer pada komputer adalah untuk mencetak dokumen, gambar, atau tulisan tertentu ke media cetak tertentu, bisa berupa kertas, alumunium, atau bahkan lapisan plastik yang bisa membentuk obyek tiga dimensi. Banyak jenis printer yang bisa mengakomodir keinginan pengguna dalam hal mencetak. Semuanya tergantung pada kebutuhan konsumen.

ads

Dari semua jenis printer, printer dengan media cetak kertas paling banyak dipakai oleh masyarakat luas. Maklum saja, fungsi printer ini dapat menunjang produktifitas pekerjaan mereka. Oleh karena itu, printer harus dalam kondisi prima ketika digunakan. Kondisi tersebut bisa diketahui dari hasil cetakan pada kertas yang bagus setiap dan sesuai dengan dokumen yang dicetak. Namun, terkadang printer dapat mengalami masalah ketika proses pencetakan yang berdampak pada hasil cetakan pada kertas yang tidak sesuai keinginan.

Masalah apa saja yang mungkin terjadi pada printer Anda? Masalah yang biasanya muncul pada printer adalah bocornya tinta pada kertas cetakan, hasil cetakan yang putus-putus, atau masalah tinta yang tidak keluar. Untuk mengatasi masalah terakhir (tinta yang tidak keluar), Anda bisa melakukan salah satu cara mengatasi tinta printer tidak keluar, yaitu Cleaning, atau nama lainnya Head Cleaning.

Head Cleaning adalah teknik perawatan printer dimana printer akan membersihkan tinta pada nozzle / head printer dan membuang tinta yang sudah menggumpal di bagian bawah catridge tinta. Pembersihan tersebut bertujuan agar ketika printer dipakai kembali, tinta bisa keluar dari cartridge dan nozzle dengan lancar dan hasilnya pada kertas kembali bagus. Tukang servis printer seringkali melakukan ini sebagai salah satu cara mengatasi hasil print bergaris.

Nah, tujuan dari cleaning printer itu sendiri adalah sebagai berikut:

  • Untuk menghindari tinta yang meluber dari nozzle. Hal tersebut kemungkinan bisa terjadi karena tinta yang tidak digunakan menggumpal pada nozzle dan terbawa ketika proses print dilakukan kembali.
  • Untuk melancarkan lubang nozzle saat tinta keluar dari catridge ke head printer. Saat ada tinta yang menggumpal pada nozzle, aliran tinta dari cartridge akan tersumbat dan bisa mengganggu proses cetak.
  • Meminimalkan pengeluaran dana yang lebih besar akibat kerusakan pada nozzle atau head printer, mengingat harganya yang cukup mahal

Bagi Anda yang menggunakan Windows 8 sebagai sistem operasi pada komputer Anda, pada kesempatan kali ini kami akan membahas cara cleaning printer Windows 8. Langkah-langkah yang kami bahas di bawah ini bisa diterapkan pada semua tipe dan merek printer Anda, asalkan Anda sesuaikan dengan buku manual dan pengaturan pada printer Anda. Berikut kami mulai pembahasannya:

  1. Pada Windows 8 Anda, tekan Windows + R pada keyboard untuk membuka Run. Lalu ketik “control” atau “control panel” (tanpa tanda kutip)
  2. Cara lainnya, tekan Windows + C pada keyboard, lalu ketik “control”. Pilih Control Panel yang muncul pada hasil pencarian di bawah bar pencarian.
  3. Pilih Hardware and Sound > Devices and Printers.

  4. Selanjutnya, Anda akan melihat jendela yang memuat daftar perangkat yang sedang atau pernah tersambung pada komputer Anda. Pada jendela ini, cari printer yang akan dilakukan cleaning. Agar memudahkan, cari nama printer yang bertuliskan nama merek printer Anda disertai dengan tipenya. Contohnya, untuk printer Canon MP 250, Anda akan menemukan tulisan “Canon MP 250 series” disertai ikon printer.
  5. Setelah printer ditemukan, klik kanan pada nama printer Anda, lalu pilih “Printer Preferences”.
  6. Pilih “Maintenance” (jika Anda menggunakan Bahasa Inggris) atau “Perawatan” (jika Anda menggunakan Bahasa Indonesia). Selanjutnya, Anda akan menemukan beberapa hal terkait perawatan printer Anda pada tab ini.
  7. Pilih “Head Cleaning”. Pada beberapa printer, Anda akan menemukan dua pilihan cleaning, yaitu “cleaning biasa” dan “cleaning yang lebih detail”. Cleaning yang lebih detail ini biasa dikenal dengan berbagai nama Jika Anda melakukan cara cleaning printer Canon, Anda akan mengenalnya sebagai “Deep Cleaning”. Lain lagi jika Anda menggunakan printer merek HP, cleaning jenis ini namanya “Second Level Clean”. Atau jika Anda hendak melakukan cara cleaning pritner Epson, Anda akan mengenalnya dengan nama “Power Cleaning”. Intinya, semua nama tersebut sama saja. Nah, jika Anda baru pertama kali melakukan cleaning, pilih saja cleaning biasa.
  8. Klik tombol Start untuk memulai cleaning printer.
  9. Tunggu proses pembersihan hingga selesai. Selama proses berlangsung, Anda tidak bisa menggunakan printer untuk mencetak dokumen.
  10. Setelah proses selesai, Anda lakukan uji coba pencetakan kertas pada printer dengan memilih “Nozzle Check”. Caranya, pada tab “Maintenance” atau “Perawatan”, klik “Nozzle Check”.
  11. Ikuti petunjuk selanjutnya yang muncul pada layar komputer Anda.
  12. Bandingkan hasil gambar yang tercetak pada kertas dengan gambar yang ditampilkan di layar. Apabila hasilnya sudah sesuai dan hasilnya bagus, berarti proses cleaning yang dilakukan berhasil. Namun jika hasil cleaning yang dilakukan kurang diharapkan, Anda bisa mengulangi proses Cleaning kembali.

Sebaiknya, Anda melakukan cleaining ini secara berkala. Jangka waktunya bisa seminggu sekali atau minimal ketika sedang dibutuhkan saja. Hal tersebut karena proses cleaning ini akan mengeluarkan tinta. Karena itu, pastikan level tinta pada cartirdge Anda masih cukup. Jika sudah mulai habis, segera ganti atau isi kembali cartridge tinta Anda.

Setelah Anda melakukan cleaning, apapun modenya, berikan jangka waktu sekitar 10 sampai 15 menit sebelum printer digunakan kembali. Hal ini untuk menghindari terjadinya panas pada bagian catridge setelah proses cleaning yang mungkin bisa menimbulkan kerusakan pada bagian tersebut.

Jika Anda sudah melakukan cleaning lebih dari dua kali tetapi hasilnya masih kurang bagus, Anda bisa melakukan cara cleaning yang lebih dalam. Sebenarnya, cara ini hampir sama dengan cara cleaning biasa. Perbedaannya prosesnya akan membutuhkan tinta yang lebih banyak ketimbang proses cleaning biasa.

Namun, jika hasil cetakan printer masih kurang bagus, Anda harus mematikan printer Anda selama sehari ke depan setelah melakukan pembersihan jenis ini. Hal tersebut karena ada kemungkinan hasil cetakan pada kertas bisa kembali bagus pada waktu 24 jam setelah proses cleaning.


Tetapi, jika setelah melakukan semua proses cleaning ini ternyata hasil cetakan kertas pada printer masih belum menunjukkan perubahan yang berarti, ada kemungkinan besar cartridge printer Anda sudah mulai rusak. Jika cartridge sudah terindikasi rusak, maka cartridge tersebut sudah tidak bisa dipakai dan harus diganti dengan yang baru. Anda boleh saja melakukan beberapa cara memperbaiki cartridge yang bisa dilihat di internet. Namun, sebaiknya bawa saja ke service center produsen printer Anda yang dekat dengan tempat tinggal Anda agar printer Anda bisa diperbaiki oleh ahlinya. Apalagi jika printer Anda masih dalam masa garansi. Sayang jika garansinya tidak digunakan.

Sekian artikel kami kali ini mengenai cara cleaning printer Windows 8. Semoga artikel kami ini dapat membantu Anda untuk melakukan cleaning pada printer Anda. Pastikan Anda juga memilih printer yang tepat dengan melakukan tips memilih printer yang bagus dan awet yang pernah kami bahas dalam website ini.

, ,
Oleh :
Kategori : Printer