Lulusan Jurusan Teknik Informatika Bisa Kerja Dimana Aja Sih?

Salah satu cita-cita yang saat ini ingin digapai oleh banyak orang adalah menjajaki karir di bidang komputer. Nah, untuk menggapai hal tersebut, mereka memilih berkuliah di kampus IT terbaik di Indonesia. Salah satu jurusan yang ditempuh oleh kebanyakan orang tersebut adalah teknik informatika. Banyak kok universitas jurusan teknik informatika yang membuka peluang akan mahasiswa baru. Memangnya, kalau pilih jurusan teknik informatika bisa kerja dimana? Berikut ini adalah ulasannya untuk Anda.

ads

1. Mobile Programmer

Lulusan jurusan Teknik Informatika pasti kerjanya membuat program. Seorang programmer yang kompeten mampu membuat sebuah perangkat lunak dari komputer dari nol hingga bisa berfungsi untuk banyak orang. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara menguasai bahasa pemrograman. Karena tanpa menguasai bahasa pemrograman, seorang programmer tidak bisa membuat sebuah program. Bahasa pemrograman dapat diibaratkan sebagai pondasi dalam sebuah program.

Nah, untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat akan perangkat mobile, maka diperlukan banyak aplikasi mobile yang bisa mendukung kegiatan mereka sehari-hari. Karena itu, saat ini mobile programming banyak diminati oleh orang-orang yang tertarik di bidang programming. Terlebih, aplikasi mobile bisa lebih optimal dalam mencari penghasilan karena bisa dipasangi iklan.

Untuk menjadi seorang mobile programmer, Anda disarankan menguasai bahasa pemrograman Java. Biasanya, jika ingin membuat aplikasi Android, Anda menggunakan Java. Tetapi, itu pun tergantung dari perusahaan tempat Anda bekerja. Bisa jadi Anda akan memakai bahasa pemrograman Java atau yang lainnya.

2. Tenaga Pendidik IT

Lulusan jurusan Teknik Informatika juga bisa kok menjadi seorang pengajar IT, seperti dosen atau guru. Hal tersebut karena kebutuhan IT yang sangat diperlukan di masa yang akan datang. Oleh karena itu, masyarakat perlu dibekali wawasan tentang dunia teknologi agar mereka merasakan manfaat mempelajari ilmu komputer. Malah hal tersebut harus dilakukan sejak dini.

Bagi Anda yang tidak terlalu suka berlama-lama duduk di depan komputer, Anda bisa mencoba profesi yang satu ini. Anda menatap layar komputer lama-lama karena tugas utama Anda adalah mengajarkan ilmu IT kepada murid-murid Anda.

3. Software Engineer

Software Engineer adalah profesi yang mengembangkan perangkat lunak menjadi berbagai macam keperluan yang mendukung pekerjaan atau yang lainnya. Di dalam mengembangan software tersebut, seorang engineer harus benar-benar memiliki skill yang bagus dalam penguasaan ilmu teknik informatika.

Seorang software engineer biasanya pandai dalam membuat perangkat lunak yang ia kembangkan untuk simulasi-simulasi teknologi yang sering kita jumpai. Selain itu, profesi software engineer juga harus mahir dalam bahasa pemrograman.

Tugas utama profesi ini adalah mengembangkan program aplikasi yang sebelumnya telah dibuat oleh programmer. Tujuan pengembangan tersebut adalah agar aplikasi bisa menghasilkan kinerja yang lebih efektif. Walaupun sebenarnya, programmer juga bisa mengembangkan aplikasi yang sudah ada. Dengan kata lain, seorang Software Engineer itu termasuk Programmer, tetapi seorang Programmer belum tentu Software Engineer.

Profesi ini juga bisa membuat plugin untuk sebuah web / CMS, seperti wordpress. Hal tersebut juga termasuk upaya mengembangkan sebuah perangkat lunak.


4. System Analyst atau System Integrator

System Analyst adalah profesi yang memiliki tanggung jawab atas perencanaan, koordinasi, dan analisa sistem perangkat lunak yang telah direkomendasikannya. Tugas utama profesi ini adalah menganalisa sistem yang akan dibuat. Selain itu, seorang analis sistem setidaknya memiliki keahlian analisis, managerial, interpersonal, dan teknis. Nah, keuntungan kuliah jurusan teknik informatika adalah semua keahlian tersebut sudah diajarkan sejak awal berkuliah.

Seorang System Analyst biasanya dapat melakukan analisa terhadap sistem atau program yang berbasis teknologi dan informasi. Dari hasil analisis tadi kemudian ia berusaha menemukan jalan keluar.

5. Konsultan IT

Seorang lulusan Teknik Informatika juga dapat menjadi konsultan IT. Dengan begitu, dia dapat menerapkan ilmu yang didapatkan dari mata kuliah jurusan Teknik Informatika yang dimilikinya secara nyata, khususnya dalam hal perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi dalam teknologi dan informasi.

Tugas utama profesi ini adalah menjadi tempat orang lain untuk berkonsultasi saol IT. Profesi ini lebih tepatnya merekomendasikan kebutuhan sistem komputer dan aplikasi seperti apa yang akan dipasang di perusahaan.

6. Computer Network atau Data Comunication Engineer

Seorang lulusan Teknik Informatika dapat menjadi ahli Computer Network, dimana dia dapat merancang arsitektur dan pembangunan jaringan. Profesi ini juga berperan besar dalam perawatan dan pengelolaan jaringan dalam suatu perusahaan.

Selain itu, seorang Computer Network / Data Communication Engineer wajib mengetahui apa itu perangkat keras jaringan komputer, mulai dari fungsi, hingga contoh-contohnya. Banyak yang beranggapan bahwa profesi ini cukup enteng. Padahal kenyataannya, profesi ini cukup sulit dan tidak semua lulusan jurusan TI bisa menjalaninya.

7. Intelligent System Developer

Profesi ini cukup menjanjikan karena sistem yang akan dikembangkan itu tidak main-main, yaitu sistem perangkat lunak yang memiliki kecerdasan buatan. Oleh karena itu, perangkat lunak yang dikembangkan cukup vital dalam penggunaannya. Selain itu, cara kerja perangkat lunak ini membutuhkan nilai akurasi yang tinggi. Untuk itu, profesi ini membutuhkan orang yang memiliki ketelitian dan kreativitas yang cukup tinggi karena profesi satu ini cukup sulit. Meskipun begitu, biasanya gaji yang diterima juga lebih besar ketimbang profesi jurusan IT lainnya. Hal tersebut karena tingkat kesulitan sebuah pekerjaan akan berbanding lurus dengan upah yang diterima.

8. Software Tester

Seorang Software Taster biasanya akan melakukan pengujian pada perangkat lunak di perusahaan tempat dia bekerja. Ia akan bertanggung jawab atas kebenaran serta fungsi sebuah perangkat lunak yang telah dibuat. Selain itu, biasanya software tester menguji sebuah perangkat lunak dengan cara menggunakan perangkat lunak tersebut di luar aturan yang ditentukan perangkat lunak tersebut.

Tanggung jawab besar juga ada pada seorang Software Tester, dimana dirinya yang memutuskan layak atau tidaknya perangkat lunak tersebut untuk digunakan. Oleh karena itu, profesi ini juga memerlukan lulusan teknik informatika yang handal.

9. Database Administrator atau Network Engineer

Biasanya pekerjaan dari profesi ini hanya mengurusi perawatan dan pengembangan database atau basis data. Dengan begitu, data-data yang ada pada sebuah instansi atau perusahaan dapat dirancang dan dirawat sebaik mungkin, serta teratur dan mudah untuk diakses.

Tugas lainnya dari profesi ini adalah mengatur hak akses tiap pengguna. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa tanggung jawab profesi ini cukup besar mengingat dirinya harus bisa menjaga data dari pencurian yang mungkin bisa saja dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

10. Game Developer

Jika Anda seorang gamer, mungkin profesi satu ini bisa dilirik. Yup, Game Developer juga memerlukan keahlian dari lulusan informatika, terutama yang mahir grafis. Untuk membuat game, harus dilakukan secara tim karena proyek ini bisa dikatakan cukup berat. Ada yang bagian membuat animasi grafis, ada yang bagian programming, dan lainnya. Selain mendapatkan uang, Anda bisa memainkan games buatan Anda sendiri. Jadi, Anda bisa merasa bangga pada diri Anda ketika memainkan game yang Anda buat dengan jerih payah sendiri.

11. Web Designer atau Web Programmer

Website adalah salah satu bentuk perkembangan nyata dari teknologi informatika. Website telah menjadi sebuah media untuk menyampaikan berbagai informasi yang ada. Dalam membuat sebuah website yang bagus, tentu kita harus memiliki teori-teori khusus dari pemorgraman sehingga hasilnya bisa memuaskan. Nah, untuk mewujudkan hal teresbut, profesi ini harus mengetahui apa itu domain dan hosting beserta fungsinya. Selain itu, profesi ini harus memahami bahasa pemrograman web seperti PHP, Javascript, dan lainnya.

12. Freelance Programmer

Tingginya orang yang minat dengan jurusan TI terkadang tidak seimbang dengan kebutuhan dunia industri akan pekerja lulusan TI ini yang cukup sedikit. Hal tersebut membuat banyak lulusan Teknik Informatika kini yang melirik profesi freelance programmer.

Programmer jenis ini adalah programmer yang bekerja paruh waktu yang bekerja jika memang ada proyek membuat program. Namun jika tidak ada, programmer ini bisa membuat aplikasi atau website sendiri, lalu dipasarkan ke masyarakat. Selain aplikasi dan website, mereka juga sering membuat plugin-plugin yang bisa memudahkan pekerjaan seseorang.

Keuntungan menjadi freelance programmer adalah tidak terikat waktu. Jadi, mereka bebas bekerja kapan saja mereka mau. Namun, kekurangan dari profesi ini adalah penghasilan yang mereka dapat itu tidak pasti. Terkadang, bisa mendapatkan pesanan banyak sekali, terkadang juga bisa tidak ada pesanan.

13. Security System

Seiring berjalannya waktu, teknologi semakin canggih. Untuk itulah profesi ini dibutuhkan agar dapat menjaga sistem. Sejak ada internet, kini kejahatan dunia siber, atau istilah lainnya cyber crime, mulai berkembang dan menghantui para pengguna internet.

Tujuan dari profesi ini adalah mengamankan data-data user maupun sistem dari gangguan black hat hacker. Selain itu, profesi ini juga sering bekerja dalam menangani malware yang datang. Untuk Anda yang tertarik dengan profesi ini, Anda setidaknya harus memahami apa itu malware, contoh, dan cara menanganinya.

14. Desktop Programmer

Bagi Anda yang suka dengan PC, Anda bisa membuat aplikasi berbasis desktop untuk dijadikan sebagai sumber penghasilan Anda. Namun, kelemahan profesi ini adalah jumlah para pengguna komputer PC saat ini semakin berkurang dan mulai tergantikan oleh pengguna mobile. Tetapi, profesi desktop programmer juga cukup menjanjikan dan memiliki profit yang cukup tinggi karena biasanya beberapa perusahaan masih memerlukan program desktop yang tidak bisa dilakukan oleh perangkat mobile.

15. PNS (Pegawai Negeri Sipil)

Profesi ini memang tak harus memiliki latar belakang IT. Tetapi, pada kenyataannya lulusan jurusan teknik informatika ini banyak yang berprofesi menjadi PNS. Sebenarnya, ada beberapa pekerjaan PNS yang berkorelasi dengan IT walaupun hanya sedikit. Lulusan IT yang menjadi PNS itu biasanya bekerja di bidang komputer, tetapi secara umum, seperti pengetikkan, desain grafis, dan lainnya.

16. Wiraswasta

Jika Anda lebih suka bekerja sendiri dan tidak mau disuruh-suruh orang lain, Anda dapat memilih menjadi wiraswasta. Anda membuat aplikasi atau website sendiri, lalu dikembangkan hingga menghasilkan uang. Setelah itu Anda dapat menjadi CEO dari aplikasi tersebut. Banyak kok tokoh-tokoh yang telah mencoba profesi ini, mulai dari Bill Gates, Steve Jobs, dan lainnya. Dari dalam negeri, kita juga mengenal kisah Nadiem Makarim (Gojek), Zaky (Bukalapak), dan lainnya.


17. Blogger

Selain menjadi freelance programmer, banyak orang yang memilih menjadi seorang blogger karena bisa bekerja dimanapun dan kapanpun. Meskipun begitu, mereka juga sekaligus menjadi seorang programmer, baik freelance ataupun menjadi pegawai perusahaan. Yah salah satunya penulis artikel ini*ehhh

18. UI/ UX Designer

Profesi ini erat kaitannya dengan pengalaman pengguna dalam menggunakan sebuah software. Mulai dari segi tampilan, fungsi, dan lainnya. Oleh karena itu, selain membutuhkan ilmu teknik informatika yang baik, profesi ini juga membutuhkan komunikasi dan interaksi dengan pengguna yang lancar.

Gimana, sudah ada bayangan jurusan teknik informatika bisa kerja dimana? Semoga artikel kami kali ini bisa memberikan referensi kepada Anda, khususnya bagi Anda yang sedang galau mau lanjut bekerja dimana setelah lulus kuliah. Semoga sukses dengan profesi pilihan Anda yah.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Kuliah IT