7 Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Terhadap Kinerja Karyawan Bagi Perusahaan

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang. Perkembangan ekonomi Indonesia cukup baik dalam beberapa tahun ini. Banyak perusahaan besar yang telah berdiri di Indonesia. Perusahaan yang baik akan selalu meningkatkan produktivitasnya melalui kinerja yang efektif. Faktor yang dianggap mempengaruhi produktivitas adalah SDM dari perusahaan itu sendiri. Pengelolaan SDM yang baik memegang peranan penting dan sangat menentukan hasil dari sebuah organisasi perusahaan. Bisa dikatakan bahwa penilaian kinerja karyawan dilihat dari pencapaian kerja perusahaannya.

ads

Sistem informasi adalah suatu alat kompleks yang mengatur distribusi data. Ada jenis sistem informasi, salah satunya adalah sistem informasi manajemen. Sistem informasi manajemen adalah sekumpulan komponen yang saling berhubungan. Komponen ini bertugas mengumpulkan data, mendapatkan data, memproses data, menyimpan, hingga mendistribusikan data dan informasi. Karena itulah sistem informasi berperan penting dalam fasilitas sebuah perusahaan. Sistem informasi memungkinkan para pekerja bekerja dengan efektif dan efisien. Keberhasilan sistem informasi ini tergantung seberapa maksimal sebuah perusahaan menerapkannya.

Dalam sebuah perusahaan, sistem informasi sumber daya manusia mampu meningkatkan kinerja dan daya saing bisnis. Ini pasti terjadi ketika informasi yang cepat dan tepat menjadi suatu kebutuhan. Karena itulah, menguasai teknologi informasi adalah tuntutan bahkan kewajiban mutlak di suatu perusahaan. Bagaimana Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Terhadap Kinerja Karyawan ?

1. Kualitas kinerja karyawan

Dengan pengumpulan dan pengelolahan data yang stabil dan cepat, kinerja karyawan menjadi lebih baik. Paling tidak, hasil pekerjaan sesuai dengan standar. Misalnya untuk memproduksi suatu barang, tanpa sistem informasi, kadang karyawan salah menerima perintah karena human error. Dengan adanya sistem informasi, kualitas standar akan tergambar dengan jelas pada peralatan teknologi (misalnya komputer), sehingga hasil kerja karyawan lebih baik. Selain itu, pengumpulan data yang dibutuhkan dalam mengerjakan sesuatu menjadi mudah. Tidak harus menunggu lebih lama kepada teman kerja atau atasan, karena data telah disajikan dalam sistem informasi tersebut.

2. Kuantitas yang dihasilkan

Adanya sistem informasi sama saja meringkas waktu dan pekerjaan menjadi lebih efisien dan efektik. Jika penggunaan sistem informasi pada suatu perusahaan maksimal, semua bahkan bisa dikerjakan secepat mungkin. Sehingga dalam waktu yang sama, hasil produksi barang lebih banyak dibanding dengan perusahaan tanpa sistem informasi. Ini karena pengumpulan data dan informasi telah teratur dan dibantu distribusinya oleh sistem informasi. Sehingga para karyawan bekerja lebih cepat.

3. Menyingkat Waktu

Untuk menghasilkan satu produk, dalam perusahaan berbasis sistem informasi akan lebih cepat daripada yang tidak. Ini karena proses pembuatan barang dibantu dengan sistem informasi itu sendiri. Mungkin untuk tenaga pembuatannya tidak semua memanfaatkan kecanggihan teknologi, tapi data-data yang dibutuhkan telah disebarkan dengan baik oleh sistem informasi tersebut. Jadi tidak ada kata tunggu menunggu lagi untuk mendapatkan suatu data karena semua telah tersimpan dan bisa diakses di sistem informasi.

4. Menghemat Biaya

Memasang sistem informasi memang awalnya membutuhkan peralatan yang canggih dan cukup kompleks. Selain itu, biaya yang dihabiskan pun lumayan tinggi. Namun efek dari pengeluaran ini membuat hasil pekerjaan lebih efektif. Produksi yang lebih banyak dan mempersingkat waktu menjadikan perusahaan memiliki keuntungan yang lebih. Selain itu, working hours karyawan juga lebih singkat. Karena dalam waktu yang singkat, hasil pekerjaan karyawan lebih banyak. Dengan begitu, perusahaan tidak perlu lagi memberi upah lembur.

5. Ketelitian Kerja Meningkat

Bagaimana ketelitian kerja para karyawan bisa meningkat? Sistem informasi yang maksimal mencakup cek kualitas hasil kerja juga. Karena itu jika ada sesuatu yang salah, sistem informasi akan segera memberikan info bahwa hasil kerja seorang karyawan perlu diperbaiki. Inilah yang kadang luput dari pekerjaan manusia, ketelitian. Sistem informasi menyajikan data dengan stabil, tidak seperti manusia yang kadang salah. Jadi adanya sistem informasi membuat hasil pekerjaan karyawan lebih sempurna.

6. Meningkatkan Kedisiplinan

Karakter yang meningkat dari segi karyawan adalah kedisiplinan. Jika sistem informasi telah mencakup semuanya dalam perusahaan, mau tidak mau karyawan harus menyesuaikan dengan perkembangan ini. Misalnya tentang absensi. Jika absensi telah menggunakan sidik jari, maka keterlambatan seorang karyawan akan mudah terdeteksi. Karena itulah kedisiplinan pasti akan meningkat perlahan. Tidak ada karyawan yang ingin ditegur karena telat oleh atasannya bukan?


7. Menambah Kejujuran

Semua data karyawan disajikan dalam suatu sistem informasi dalam perusahaan. Hal ini menghindarkan karyawan dari sifat tidak jujur. Data karyawan berupa data latar belakang, keluarga, dan lingkungan menjadi analisis tersendiri oleh perusahaan tempatnya bekerja. Ini kadang berkenaan dengan tunjangan seperti tunjangan anak, istri, transport, dan sebagainya. Dengan data valid yang diinput pada sistem informasi, atasan akan mengetahui kebenaran latar belakang setiap karyawannya.

Itulah beberapa Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Terhadap Kinerja Karyawan. Sebelum adanya sistem informasi yang berkembang dengan baik, banyak perusahaan menghabiskan banyak uang dan waktu untuk memproduksi barangnya. Masalah utama pada para karyawannya adalah ”

  1. Kualitas kerja pegawai rendah. Ini bisa terjadi karena tidak ada sistem otomatis untuk sebuah perintah. Sehingga karyawan bekerja kurang bagus. Hasil kerja pun kadang tidak berstandar yang baik. Sebelum adanya sistem informasi yang berlaku di perusahaan, kinerja karyawan sangat subjektif, tergantung dari karakter orangnya.
  2. Waktu yang kurang efektif. Ini disebabkan karena perintah yang lambat datang. Perintah disampaikan secara manual, step by step sehingga karyawan akan saling tunggu menunggu. Waktu menunggu itulah yang seharusnya bisa bermanfaat untuk memproduksi barang lebih banyak.

Sistem informasi manajemen yang diterapkan secara maksimal memang harusnya meningkatkan kinerja karyawan itu sendiri. Ini adalah dampak positif dari perkembangan teknologi.

, , ,