Home » Software » Lebih baik mana laravel atau Codeigniter ?

Lebih baik mana laravel atau Codeigniter ?

by Zulinda EM Rahmatika
by Zulinda EM Rahmatika

Apa itu Codeigniter ?

Codeigniter adalah framework pengembang aplikasi yang digunakan untuk mengembangkan situs web menggunakan PHP. Codeigniter bersifat open source. Codeigniter memiliki beberapa fungsionalitas yang akan menambah kecepatan kerja pengembang situs web.

Apa itu laravel ?

Laravel adalah framework PHP yang bersifat open source yang mudah dipahami. Laravel mengikuti pola MVC yaitu Model View Controller.

Laravel menggunakan  komponen framework yang berbeda untuk membantu dalam membuat aplikasi web agar aplikasi web yang dirancang dapat lebih terstruktur dan praktis.

Laravel menawarkan beberapa fungsionalitas framework PHP seperti codeigniter dan Yii. Laravel juga memiliki banyak fitur yang akan meningkatkan kecepatan pengembangan web.

Keuntungan Codeigniter

  • Mudah memindahkan server lokal ke server hosting.
  • Mudah dipelajari, diadaptasi dan diterapkan serta mudah dalam penyesuaian penggunaan framework codeigniter
  • Codeigniter menawarkan fleksibilitas dan manajemen yang mudah berbasis MVC
  • Terdapat panduan pengguna yang membantu pengembang manapun untuk membuat web menggunakan framework codeigniter

Keuntungan Laravel

Laravel menawarkan beberapa keuntungan untuk membantu anda mendesain aplikasi web :

  • Aplikasi web menjadi lebih skalabilitas berkat framework laravel
  • Banyak waktu yang dihemat ketika mendesain aplikasi web, karena Laravel menggunakan beberapa komponen dari framework lain dalam mengembangkan aplikasi web.
  • Terdapat namespace dan interface sehingga dapat membantu mengatur dan mengelola sumber daya.

Fitur codeigniter

  • Mudah menggunakan MVC Framework
  • Mendukung Query Builder
  • Bersifat Independent
  • Validasi Form dan Data
  • Session Management
  • Mengamankan website dari XSS (Cross site scripting)
  • File Uploading class
  • Mendukung enkripsi data paging

Fitur Laravel

Laravel memiliki beberapa fitur utama yang menjadikan laravel menjadi pilihan yang cocok untuk mendesain aplikasi

  • Modularitas

Laravel menyediakan 20 librari dan modul bawaan yang dapat membantu dalam peningkatan aplikasi. Setiap model terintegrasi dengan composer sehingga mempermudah pembaruan.

  • Testabilitas

Laravel menyertakan fitur dan bantuan yang dapat membantu dalam pengujian melalui berbagai pengujian.

  • Rute

Laravel menyediakan pendekatan yang fleksibel kepada pengguna untuk menetukan rute dalam aplikasi web. Perutean membantu menskalakan aplikasi dengan cara yang lebih baik dan meningkatkan kinerjanya.

  • Manajemen Konfigurasi

Laravel menyediakan penanganan yang konsisten untuk menangani konfigurasi dengan cara yang efisien.

  • Query Builder dan ORM

Laravel menggabungkan query builder yang membantu dalam membuat query database menggunakan berbagai metode yang sederhana yaitu ORM (Object Relational Mapper) dan implementasi ActiveRecord yang disebut Eloquent.

  • Template Engine

Laravel menggunakan template engine blade, dikarenakan bahasa yang ringan untuk mendesain

  • Autentikasi

Laravel memudahkan perancangan otentikasi karena menyertakan fitur seperti register, lupa kata sandi dan mengirim pengingat kata sandi.

  • Kontrol sesion yang tak tertandingi

Kunci Perbedaan Laravel dan Codeigniter

  • Codeigniter Object-oriented sedangkan laravel relational object-oriented.
  • Codeigniter tidak dilengkapi dengan fitur autentikasi bawaan sedangkan laravel dilengkapi fitur  kelas autentikasi.
  • Codeigniter tidak memiliki unit testing tool sedangkan laravel memiliki unit testing tool
  • Codeigniter adalah fungsionalitas berorientasi objek sedangkan laravel berorientasi pada komponen.
  • Codeigniter mudah dipelajari untuk pemula sedangkan laravel menawarkan banyak fitur tambahan yang sulit dipelajari untuk pemula.

Berikut adalah grafik perbandingan codeigniter vs laravel menurut google trends. Codeigniter berwarna biru dan laravel berwarna merah.

Codeigniter VS Laravel Google Trends

Cara Kerja Codeigniter

Codeigniter menggunakan Framework MVC. MVC singkatan dari ini Model View Controller. Saat pengguna meminta sumber daya, controller merespons terlebih dahulu. controller memahami permintaan pengguna kemudian meminta data yang diperlukan.

Misalnya, jika anda ingin menampilkan data pelanggan dengan id = 1, controller akan menerima permintaan anda lalu meminta model codeigniter untuk mengambil record id=1. Model codeigniter akan mengembalikan record ke controller.    Controller kemudian meneruskan hasil ke view dengan format yang dapat di baca manusia. Kemudian hasilnya dikembalikan ke pengguna melalui browser.

Cara Kerja laravel

Laravel menggunakan framework MVC sama halnya dengan codeigniter. Jadi cara kerja dari framework laravel mirip dengan framework MVC yang telah dijelaskan sebelumnya.

Apa itu MVC ?

MVC digunakan untuk memisahkan pengelolaan database, antarmuka dan control logika dalam sebuah aplikasi. Berikut penjelasan singkat MVC :

Modal : berfungsi untuk mengelola permintaan query ke database yang diperlukan untuk aplikasi.

 View : befungsi untuk mengelola tampilan antarmuka ke pengguna aplikasi

Controller : berfungsi untuk mengatur logika program serta menghubungan modal dengan view.

Jadi Lebih baik mana Laravel atau CI ?

Jadi Kesimpulannya, dapat dikatakan kedua framework ini memiliki relevansi dan manfaatnya sendiri-sendiri. Tergantung dengan proyek anda dan kesesuaian dengan kebutuhan anda.

Mesikupun demikian laravel dapat dikatakan memiliki sedikit keunggulan dibandingkan codeigniter karena memiliki fitur yang canggih dan elegan.

You may also like