Sponsors Link

7 Jenis Port Pada Komputer dan Fungsinya

Port merupakan antarmuka (interface) yang menjembatani koneksi antara komputer dengan perangkat keras eksternal. Sederhananya, port pada komputer mengijinkan akses perangkat keras (yang bukan bagian default dari komputer) untuk mengakses dan/atau diakses oleh komputer tersebut, contoh yang paling umum adalah port USB, port USB mengijinkan kita menghubungkan perangkat keras dengan jack USB (misalnya USB Flashdisk) ke komputer melalui port USB sehingga komputer yang bersangkutan dapat mengakses fungsi (penyimpanan) dari perangkat keras (USB Flashdisk) tersebut.(Baca juga : Cara Mempercepat Transfer Data Flashdisk , Cara Mencegah Flashdisk dari Virus)

ads

Memang istilah port agak sedikit ambigu karena “port” digunakan pula oleh teknologi web seperti http (hypertext transfer protocol) yang bekerja pada port 80 (atau 8080), ftp (file transfer protocol) yang bekerja pada port 21 (atau 20), MySQL (salah satu DBMS – Data Base Management System) yang bekerja pada port 3306, dan lain sebagainya. Supaya pembahasan mengenai port ini jelas, redaksi DosenIT akan membatasi pembahasan hanya pada port perangkat keras saja.(Baca juga : Fungsi DBMS Dalam Basis Data , Cara Merecovery Data Yang Hilang)

Pada komputer desktop (PC) maupun laptop (atau mini laptop, notebook) terdapat beberapa jenis port dengan fungsi yang berbeda, pada laptop (karena alasan efisiensi tempat) umumnya port yang tersedia lebih sedikit dibandingkan dengan port pada komputer desktop, pada artikel ini DosenIT akan menjajikan beberapa Jenis-jenis Port Pada Komputer desktop maupun laptop, walaupun sebagian besar hanya ada pada komputer desktop, berikut ulasannya:

1. Port USB

Port Universal Serial Bus (Port USB) nampaknya merupakan port yang paling sering digunakan, banyak perangkat keras yang dapat terhubung dengan komputer melalui port USB, dari mulai media penyimpanan USB Flashdisk, alat cetak (printer), alat pindai (flat scanner, barcode scanner, finger print), optical disk drive external (biasanya digunakan oleh mini laptop atau notebook yang tidak memiliki optical disk drive didalamnya) hingga modem USB yang beberapa tahun lalu sangat populer dan mungkin saat ini masih banyak digunakan.Port ini sangat populer karena kesederhanaanya, antarmukanya hanya terdiri dari empat kanal (dua untuk data, dan dua untuk daya), kecepatannya pun relatif lebih unggul dibandingkan dengan port lain.(Baca juga : Fungsi Printer Pada Komputer , Jenis Jenis Modem)

2. Port Serial Type 2 (P/S2)

Pada komputer desktop dengan motherboard jenis lama umumnya masih mendukung koneksi melalui Port Serial Type 2 (P/S2), pada komputer desktop terdapat dua buah Port Serial Type 2, biasanya satu berwarna hijau dan satu lagi berwarna ungu, Port Serial Type 2 yang berwarna hijau digunakan untuk menghubungkan perangkat mouse (mouse P/S2 sangat populer sebelum digantikan mouse USB), sedangkan Port Serial Type 2 yang berwarna biru digunakan untuk menghubungkan perangkat keyboard.

Namun Port Serial Type 2 saat ini sudah jarang terpasang pada motherboard (jenis atau keluaran baru), hal tersebut salah satunya disebabkan karena mouse dan keyboard P/S2 telah banyak digantikan oleh mouse dan keyboard USB, jika Anda memiliki mouse dan/atau keyboard P/S2 namun pada komputer Anda tidak tersedia Port Serial Type 2, Anda dapat menggunakan perangkat converter P/S2 to USB, ini memungkinkan Anda menghubungkan mouse/keyboard dengan antarmuka P/S2 ke converter, lalu converter tersebut dihubungkan ke port USB pada komputer. (Baca juga : Fungsi Keyboard dan Mouse , Fungsi Port pada Komputer)


3. Port Video Graphic Adapter (Port VGA)

Seperti namanya, port VGA menghubungkan perangkat output seperti monitor atau proyektor, port VGA masih banyak ditemui pada komputer desktop dengan motherboard baru, bahkan pada laptop atau notebook pun port ini masih digunakan meskipun tidak semua. Port ini umumnya berwarna biru dan memiliki 15 lubang (3 baris, 5 lubang tiap barisnya). (Baca juga : Fungsi VGA Card , Jenis – Jenis VGA Card)

4. Port Parallel

Bentuknya hampir sama dengan port VGA namun jumlah lubangnya lebih banyak, Saya tidak pernah menemukan laptop dengan dukungan port ini sehingga Saya asumsikan port ini hanya ada pada komputer desktop, itupun tidak semua karena motherboard keluaran terbaru sudah jarang yang masih menggunakan port ini.Port ini umumnya digunakan untuk printer atau perangkat lain seperti mesin fotokopi yang dihubungkan dengan komputer. Meskipun saat ini penghubung printer dengan komputer telah banyak yang menggunakan port USB, namun beberapa jenis printer (misalnya dot matrix, dan continues form) masih menggunakan interface parallel. (Baca juga : Kelebihan Printer Laser Dibanding Inkjet , Penyebab Printer Menjadi Offline)

5. Port HDMI (High Definition Media Interface)

Port ini merupakan peningkatan dari port VGA, beberapa kartu grafis (graphic card) yang dijual dipasaran bahkan mendukung keduanya (port VGA dan HDMI dalam satu graphic card).Pada laptop dan/atau notebook jenis baru umumnya sudah tidak mendukung port VGA dan digantikan dengan HDMI, untuk dapat menghubungkan perangkat keras eksternal seperti proyektor yang masih mendukung VGA, diperlukan converter VGA to HDMI yang saat ini banyak dijual dipasaran dengan harga relatif terjangkau (sekitar Rp100.000,-). (Baca juga : Jenis-jenis Graphic Card , Ciri-Ciri VGA Rusak)

6. Port Ethernet

Port ini disebut juga dengan Port NIC (Network Interface Card), meskipun terdapat kata “card” (kartu), NIC tidak selalu berbetuk kartu. Port ini juga cukup terkenal dengan sebutan Port LAN (Local Area Network) walaupun penggunaannya dapat lebih luas dari sekedar “local” saja, oleh karena itu menurut beberapa pertimbangan sebutan Port NIC ataupun port LAN kurang “mengena” dan pada poin ini redaksi DosenIT menyebutnya “port ethernet”. Pada komputer desktop maupun laptop (termasuk notebook) port ini masih tersedia dan mungkin akan selalu tersedia mengingat pentingnya port ethernet untuk menghubungkan komputer dengan jaringan kabel (wired-network). Kabel ethernet yang diujungnya dilengkapi dengan konektor RJ-45 dihubungkan ke port ethernet pada komputer desktop/laptop dan ke port ethernet komputer lain (atau switch/hub) untuk dapat terhubung ke jaringan komputer.(Baca juga : Pengertian NIC , Penyebab Jaringan LAN Putus Nyambung)


7. Port Audio (Speaker) dan Port Microphone

Sudah jelas, port ini menghubungkan perangkat output (speaker) dan perangkat input (microphone), pada laptop atau notebook perangkat speaker dan microphone sudah built-in (terpasang didalamya), namun untuk dapat menggunakan perangkat speaker dan/atau microphone tambahan (mungkin karena pertimbangan kualitas) port ini masih tersedia pada laptop dan notebook jenis baru sekalipun. Pada komputer desktop, port audio (speaker) umumnya terbagi dua menjadi port line-in dan line-out, karena selain dapat terhubung ke speaker, port ini mendukung koneksi ke TV Tunner (trik lama untuk menjadikan komputer sebagai Televisi, saat ini sudah banyak digantikan dengan layanan dari provider internet, misalnya UseTV).(Baca juga : Fungsi Soundcard , Manfaat IPTEK Dalam Berbagai Bidang)

Demikian beberapa jenis port pada komputer yang berhasil dihimpun redaksi DosenIT, pada perkembangannya port pada komputer disesuaikan (dihilangkan, ditambah, atau diubah) dengan kebutuhan, misalnya pada laptop umumnya terdapat port untuk SD Card (MMC), pada komputer desktop-pun telah banyak yang dilengkapi dengan built-in card reader (mungkin ada nama yang lebih “resmi”), sehingga kita dapat menghubungkan langsung beberapa media seperti MMC dan MicroSD pada komputer. (Baca Juga: Fungsi Chipset , Cara Memperbaiki Touchpad Laptop)

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , , , , , , , ,
Post Date: Thursday 15th, December 2016 / 14:21 Oleh :
Kategori : Hardware