Home » Hardware » CPU » 16 Fungsi CPU Socket pada Motherboard

16 Fungsi CPU Socket pada Motherboard

by Elang Hendy Subrata
by Elang Hendy Subrata

Di dalam sebuah motherboard, terdapat banyak komponen-komponen komputer di dalamnya. Seperti yang telah diketahui bahwa fungsi motherboard pada komputer adalah sebagai penghubung berbagai komponen agar komputer dapat dinyalakan secara lancar. Untuk dapat menghubungkan beberapa komponen tersebut pada motherboard, dibuthkan sebuah socket.

Nah, di dalam CPU, terdapat banyak socket yang memiliki ukuran dan fungsinya masing-masing. Untuk mengetahui seperti apa socket pada CPU dan apa saja fungsinya, berikut ulasannya untuk Anda.

1. Socket Fireware

Jenis socket yang pertama adalah socket Firewire. Socket ini memiliki fungsi untuk menghubungkan antara komputer dengan disk drive eksternal. Selain untuk disk drive eksternal, socket ini juga dapat digunakan sebagai penghubung perangkat lain yang mendukung soket ini seperti kemera handycam atau kamera digital.

2. Socket PCIe X1

Bagian selanjutnya adalah PCIe atau PCI Express. Fungsi PCI Express X1 ini adalah sebagai penghubung kartu aksesoris pelengkap komputer. Contohnya saja seperti adapter nirkabel, TV turner,dan aksesoris lainnya. Pada kasus tertentu, socket ini memiliki lebih dari satu jenis. Hal tersebut tergantung dari tipe motherboard yang digunakan.

3. Socket PCIe x16

Socket PCIe x16 ini memiliki fungsi untuk menempatkan kartu grafis atau biasa disebut VGA card. Socket PCI x16 ini hanya bisa ditemukan pada jenis motherboard yang terbaru. Pada motherboard lama, kartu grafis hanya ditempatkan pada socket AGP yang untuk saat ini sudah tidak digunakan kembali.

4. Socket Audio

Sesuai dengan namanya, socket audio ini adalah sebuah socket yang memiliki fungsi untuk menghubungkan perangkat audio dengan komputer. Beberapa perangkat audio yang bisa dihubungkan antara lain headphone, mic, speaker, dan berbagai perangkat audio lainnya.

5. Socket CPU

Socket CPU merupakan tempat dipasangnya processor komputer yang akan digunakan. Fungsinya pun sudah jelas sebagai alat untuk menghubungkan processor. Socket CPU ini didesain berdasarkan jenis processor yang dipakai. Pada socket untuk processor Intel tidak bisa dimasukan processor jenis AMD sebab ukuran dan jenisnya sudah disesuaikan.

6. Socket Fan Headers

Socket ini digunakan untuk memberikan aliran daya pada bagian kipas pada heatsink processor. Socket fan headers ini memiliki tiga kabel yang memiliki fungsi berbeda. Dua kabel pertama digunakan untuk memberikan daya pada kipas. Sementara satu kabel lainnya digunakan untuk siste m BIOS sehingga dapat mengontrol perputaran kipas.

7. Socket memory

Socket ini memiliki fungsi untuk memasang RAM komputer. Socket memori ini pun disesuaikan dengan jenis memori yang digunakan di PC. Ada yang digunakan untuk jenis SDRAM, RAM DDR1, DDRA, dan DDR3. Untuk jenis motherboard keluaran terbaru, bisanya sudah mendukung jenis RAM DDR2 atau DDR3.

8. Socket ATX power

Socket ATX power memiliki fungsi untuk menghubungkan konektor dari ATX power sehingga nantinya dapat terhubung dengan motherboard. Socket ini memang khusus digunakan sebagai penghubung daya pada komputer.

9. Socket SATA/ATA

Nah, untuk Anda yang sering menghubungkan disk drive seperti Harddisk internal dan optical drive, socket SATA/ATA ini sudah tidak asing lagi. Umumnya socket SATA/ATA memiliki junlah lebih dari satu socket. Akan tetapi, hal itu sangat tergantung dari motherboard itu sendiri.

10. Socket USB

Socket yang satu ini pastinya tidak asing untuk Anda karena bentuknya yang mudah dilihat. Khususnya untuk menghubungkan flash disk. Ya, socket USB ini memiliki fungsi untuk menghubungkan perangkat yang memiliki front Usb ke bagian motherboard.

11. Socket IDE

Socket yang satu ini memiliki fungsi yang mirip dengan socket SATA/ATA, yakni untuk menghubungkan fungsi kabel IDE pada harddisk serta perangkat optical drive seperti CD ROM. Sayngnya, saat ini socket IDE sudah jarang digunakan pada motherboard zaman sekarang dan sudah digantikan dengan socket SATA/ATA.

12. Socket PCI

Socket PCI juga memiliki kesamaan fungsi dengan socket PCIe, yakni untuk menghubungkan berbagai aksesoris semacam TV turner, soundcard, LAN, dan berbagai aksesoris lainnya. Sama halnya dengan socket IDE, socket PCI juga mulai jarang ditemukan pada motherboard zaman sekarang.

13. Socket AGP

Sebelum adanya socket PCIe x1 dan socket PCIe x16, socket AGP digunakan untuk pemasangan graphic card. Untuk motherboard tipe lama, socket ini masih bisa Anda temukan.

14. BIOS

BIOS merupakan sebuah sebuah perangkat yang memiliki fungsi sebagai memori penyimpanan secara permanen untuk beberapa pengaturan di dalam komputer.

15. Chipset

Chipset adalah sebuah IC yang memiliki fungsi untuk dapat mengatur penggunaan energi serta proses transfer pada socket motherboard. Dengan adanya chipset ini, perangkat lain dapat terdeteksi sekaligus digunakan sebagai pintu masuk aliran data dari perangkat luar dengan motherboard.

16. CMOS baterai

Di dalam motherboard terdapat sebuah baterai yang bernama CMOS baterai. Fungsi dari CMOS baterai ini adalah untuk menyimpan data-data di dalam motherboard seperti tanggal, eaktu serta berbagai pengaturan lainnya di dalam motherboard.

Itulah fungsi CPU socket yang sering digunakan pada motherboard. Semoga artikel dapat memberikan manfaat untuk para pembaca semua.

You may also like