26 Inilah Macam-Macam Prosesor Intel dan Kelebihannya

CPU atau prosesor adalah otak bagi sebuah komputer. Banyak jenis-jenis CPU yang beredar saat ini di pasaran. Namun, orang-orang lebih mengenal prosesor keluaran Intel dan AMD. Banyak orang yang mempertimbangkan perbedaan antara Intel dan AMD ketika memilih prosesor, khususnya dalam teknologi prosesor yang diusung oleh masing-masing produsen prosesor tersebut.

ads

Bicara tentang Intel, siapa yang tak kenal dengan Intel? Yup, Intel sudah dikenal sebagai produsen prosesor terkemuka. Banyak varian komputer yang memakai prosesor ini sebagai dapur pacunya, seperti Pentium 4, Core i7, dan lainnya. Bahkan hingga kini, Intel masih terus mengembangkan prosesor yang memiliki kecepatan proses data yang lebih besar lagi. Tak hanya merambah prosesor komputer, kini Intel pun mulai memproduksi prosesor untuk smartphone, seperti yang dipakai pada varian Zenfone keluaran Asus.

Tentu saja, semua produk Intel yang dipakai saat ini tak lepas dari sejarah produk-produk prosesor Intel ketika awal memasarkan prosesor. Pada artikel kali ini, kami akan membahas macam-macam prosesor Intel yang sudah dirilis oleh Intel dari dulu hingga sekarang. Berikut macam-macamnya:

1. 4004 Microprocessor

Sebelum mengembangkan prosesor untuk komputer, Intel mengembangkan mikroprosesor pertamanya apda tahun 1971 dengan nama Intel 4004. Prosesor ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom dan dulu disebut sebagai “kecerdasan buatan pada benda mati”. Inilah prosesor pertama yang disebut dengan nama Microprocessor, karena ukurannya yang kecil. Kaki prosesor ini terbuat dari beberapa unsur logam yang dicampur dengan emas. Kecepatan proses datanya sebesar 740 KHz, tersusun dari 16 pin, dan memiliki bus sebesar 4 bit.

2. 8008 Microprocessor

Prosesor jenis ini dirilis pada tahun 1972 dan memiliki kecepatan proses data 2 kali lebih cepat daripada seri 4004, yaitu 1480 KHz. Bus yang dimilikinya tetap 4 bit.

3. 8080 Microprocessor

Prosesor jenis ini menjadi otak dari komputer Altair, yang rilis pada tahun 1974. Prosesor ini merupakan generasi mikroprosesor pertama yang mampu memproses data sebesar 8 Bit. Kecepatan proses datanya sudah lebih baik, yaitu sebesar 2 MHz.

4. 8085 Microprocessor

Prosesor ini masih satu rumpun dengan generasi mikroprosesor 8080. Prosesor yang rilis pada tahun 1976 ini mampu mengolah data sebesar 8 Bit dengan kecepatan proses data 3 MHz.

5. 8086 Microprocessor

Prosesor jenis ini merupakan prosesor pertama yang menggunakan desain arsitektur CPU x86, walaupun saat itu istilah x86 belum dikenal. Prosesor ini dirilis pada tahun 1978. Kemampuan prosesor ini adalah dapat mengolah data sampai 16 bit dengan kecepatan proses datanya mencapai 5 Mhz.

6. 8088 Microprocessor

Prosesor jenis ini dipakai pada komputer buatan IBM. CPU yang digunakan adalah 16 bit dengan kecepatan proses data mulai dari 4 sampai 7 MHz.

7. 80186, 80188, dan 80286

Ketiga jenis prosesor ini rilis pada tahun 1982. Setiap jenis memiliki keunggulannya tersendiri. 80186 adalah mikroprosesor dengan kecepatan proses data 6 Mhz dan menggunakan CPU 16 bit.

Sedangkan jenis 80188 adalah mikroprosesor yang menggunakan CPU 8 atau 16 bit tergantung pemesanan. Pin yang dimilikinya berjumlah 68 pin.

Lalu, ada juga prosesor seri 80286 atau yang dikenal dengan sebutan 786 Microprosessor. Prosesor ini adalah prosesor pertama yang bisa menjalankan software. Hal tersebut karena prosesor ini bisa membaca memori sampai 16 MB dan Menggunakan CPU 16 bit.


8. Intel386™ Microprocessor

Prosesor yang rilis pada tahun 1985 ini memiliki 275.000 transistor. Jika dibandingkan dengan seri Intel 4004, jumlah tersebut 100 kali lipat lebih banyak.

9. 80376

Prosesor yang rilis pada tahun 1989 ini sudah mendukung pemrosesan data hingga 32 bit. Namun seri setelahnya, yaitu 80386, lebih populer karena merupakan hasil pengembangan dari seri 80376 ini.

10. 80386

Beberapa lama setelah rilisnya seri 80376, Intel mengeluarkan seri 80386, atau lebih dikenal dengan prosesor i386. Prosesor ini adalah mikroprosesor yang mengusung CPU register 32 bit dan memiliki transistor sebanyak 275.000 buah. Kecepatan proses datanya mencapai 33 MHz. Prosesor jenis inilah yang mengakibatkan prosesor dengan arsitektur CPU 32 bit disebut sebagai arsitektur x86.

11. Intel 486™ DX CPU Microprocessor

Prosesor yang rilis pada tahun 1989 ini merupakan prosesor pertama yang memudahkan penggunanya untuk memakai berbagai aplikasi yang awalnya harus mengetikkan perintah dalam bentuk teks menjadi cukup menggunakan klik mouse saja. Hal tersebut bisa terjadi berkat fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.

12. 80486

Bisa dibilang, prosesor seri ini merupakan generasi terakhir dari perkembangan mikroprosesor di dekade 90-an. Processor rilisan 1990 ini memiliki kecepatan proses data mulai dari 16 MHz hingga 33 MHz.

13. Intel Pentium

Prosesor yang rilis pada tahun 1993 ini generasi pertama yang menggunakan CPU register 32 Bit dengan kecepatan frekuensi 60 MHz. Prosesor inilah yang memulai perkembangan komputer generasi kelima. Prosesor jenis ini memiliki pin berjumlah 273 pin yang terbuat dari keramik PGA (Pin Grid Array). Prosesor ini hemat energi, karena konsumsi tegangan yang dibutuhkan hanya 3,3 Volt. Hal tersebut lebih kecil daripada Intel 80486 yang konsumsi tegangannya 5 Volt. Prosesor ini memiliki  3.100.000 transistor dan sudah bisa melakukan beberapa hal yang bisa dilakukan oleh komputer modern seperti sekarang, seperti membuka berbagai macam dokumen, memutar lagu, video, mengedit foto, dan lainnya.

14. Intel Pentium Pro

Tahun 1995 adalah saat dimana kebutuhan akan kemampuan komputasi tingkat tinggi sudah mulai dibutuhkan. Karena itu, Intel merilis prosesor ini pada tahun 1995 untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation. Dengan prosesor ini, data bisa diproses secara cepat, karena mengandalkan 5,5 juta transistor yang tertanam didalamnya.

15. Intel Pentium II

Prosesor rilisan tahun 1997 ini menggunakan desain pin PGA dan memiliki kecepatan proses data mencapai 200 MHz. Prosesor ini bekerja dengan CPU 32 Bit register dan jumlah pinnya sebanyak 386. Prosesor ini merupakan jenis prosesor generasi ke-enam yang menggunakan arsitektur CPU X86. Sebagai prosesor untuk personal computer (PC), prosesor ini dirancang khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafis secara efisien. Hal tersebut berkat 7,5 juta transistor yang tertanam di dalamnya, sehingga dapat mengolah berbagai data di komputer serta dapat menggunakan data berbasis internet dengan lebih baik.

16. Intel Pentium II Xeon dan Intel Celeron

Kedua jenis prosesor ini rilis pada tahun 1998. Intel Pentium II Xeon dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server sedangkan Intel Celeron adalah generasi lanjutan dari Intel Pentium II L2. Kekurangan Intel Celeron ketimbang Pentium II terletak pada jumlah cachenya yang hanya memiliki 128 Kb, sedangkan pada Pentium II memori Cache L2-nya memiliki 512 Kb. Jumlah pinnya sebanyak 386 dan bekerja lebih efisien.

17. Intel Pentium III dan Intel Pentium III Xeon

Kedua prosesor ini dirilis pada tahun 1999 dan memiliki kemampuan untuk melaukan proses pencitraan tingkat tinggi, pengohana gambar tiga dimensi (3D), audio streaming, aplikasi berbasis video dan pengenalan suara. Intel Pentium III menggunakan arsitektur dari Intel Pentium II dan masih menggunakan arsitektur CPU 32 Bit register. Jumlah pinnya sebanyak 370 dengan kecepatan proses datanya berkisar antara 450 MHz sampai 1,4 GHz.

Kedua jenis prosesor ini mempunyai 70 perintah SIMD, dan dapat mempercepat pengolahan informasi dari bus system ke prosesor. Sehingga bisa mendongkrak performa prosesor ini secara signifikan.

18. Intel Pentium IV

Ketika pertama kali dirilis pada tahun 2000, prosesor ini memiliki kecepatan 1.5 GHz. Seiring pengembangan yang dilakukan Intel, versi terbaru dari Pentium IV memiliki kecepatan hingga 3.06 GHz. Prosesor ini dibuat dengan form factor pin 423, jumlah pinnya sebanyak 478 pin, menggunakan Register CPU 32 Bit, kecepatannya berkisar antara 1,3 GHz sampai 3,8 GHz (tergantung pada variannya)

19. Intel Centrino

Intel Centrino adalah prosesor Intel keluaran 2003 yang dikenal juga dengan nama Pentium M. Prosesor ini merupakan pengembangan dari Intel Pentium III dan IV. Jumlah transistornya mencapai 14 juta. Kecepatannya berkisar antara 1,3 hingga 1,7 GHz (Pentium M Banias) dan antara 1,5 hingga 2,3 GHz (Pentium M Dothan).

20. Celeron D & M

Sesuai dengan namanya, kedua jenis prosesor rilisan tahun 2004 ini merupakan generasi dari keluarga Intel Celeron. Intel Celeron D digunakan pada motherboard yang memiliki soket PGA 478 dan soket LGA 775. Prosesor ini menggunakan CPU Register 32 Bit dan 64 Bit (jenis LGA 775). Oh iya, jika Anda bingung, PGA dan LGA adalah jenis socket processor, baik keluaran Intel atau AMD.

Sedangkan Intel Celeron M memiliki kesamaan dengan Intel Pentium M. Prosesor ini dapat dipasang pada motherboard yang memiliki soket PGA 478 dengan jumlah pinnya 478 pin. Kecepatan proses datanya berkisar antara 1,4 sampai 1,8 Ghz dengan FBS 400-533 MHz. Prosesor ini hanya menggunakan CPU register 32 bit.

21. Pentium D dan Extreme

Kedua prosesor ini dirilis pada tahun 2005 dengan kelebihannya masing-masing.

Pentium D adalah Prosesor berbasis 64 bit dan sering disebut dual core karena menggunakan 2 buah core. Tiap core-nya memiliki konfigurasi 1 MB pada L2 cache-nya dengan FSB 800 MHz. Prosesor ini bisa beroperasi pada frekuensi 2.8 GHz, 3.0 GHz, dan 3.2GHz. Pada prosesor ini, terdapat fitur dukungan Hyper Threading.

Sedangkan Pentium Extrame masih dalam keluarga Processor D yang menggunakan Socket LGA 775. Prosesor ini menggunakan CPU Register 32 atau 64 bit dan memiliki bus 32 bit. Frekuensi bekerjanya adalah 3,2 hingga 3,7 GHz dengan speed bus 800 MHz. Prosesor ini memiliki jumlah transistor 178 juta buah. Biasanya prosesor ini digunakan oleh para gamer dan komputer server. Oh iya, jika Anda berencana untuk membeli komputer server, melihat prosesor yang digunakannya adalah salah satu cara memilih komputer server yang perlu dilakukan.

22. Intel Xeon, Core Solo, Core Duo, Core 2 Duo

Keempat prosesor ini dirilis oleh Intel pada tahun 2006. Setiap prosesor memiliki keunggulannya masing-masing. Bahkan, beberapa diantaranya masih dipakai untuk produk komputer dan laptop sekarang ini.

Intel Xeon merupakan jenis processor yang dirancang khusus untuk server karena dapat melakukan komputasi dengan performa yang tinggi. Prosesor ini bekerja pada kecepatan 1,4 hingga 2,8 GHz. Prosesor ini menggunakan Socket MicroPGA yang jumlah pinnya 603 Pin.

Intel Core Solo adalah prosesor single core yang pengembangannya mengacu pada prosesor Intel Centrino. Sehingga semua fitur yang ada pada Core Solo sama dengan prosesor Intel Centrino atau Pentium M.

Intel Core Duo merupakan salah satu generasi dari Intel Pentium M , yaitu bagian dari keluarga prosesor dual core mobile processor. Prosesor ini menggunakan dua core lebih banyak dari Pentium M. CPU Registernya menggunakan 32 bit, dan kecepatan proses datanya mencapai 2,3 GHz.

Sedangkan Core 2 Duo adalah seri prosesor yang menggunakan dua core, yang masing-masing core-nya memiliki cache memory 32Kb. Soket yang digunakan berbasis LGA dengan jumlah pinnya 775. Prosesor yang termasuk ke dalam generasi Core 2 dimulai dari prosesor Core 2 Duo, Core 2 Quad, Core 2 Extrame, Core 2 Solo, Core 2 Duo Mobile, Core 2 Quad Mobile, dan Core 2 Extrame Mobile.


23. Pentium dan Celeron Dual Core

Intel Pentium Dual Core merupakan keluarga dari mobile processor. Prosesor ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu prosesor Dual Core Desktop dan Dual Core Mobile. Yang jelas, ada perbedaan antara Dual Core dan Core 2 Duo, terutama pada kemampuan yang dimilikinya.

Sedangkan Celeron Dual Core adalah prosesor Dual Core yang menggunakan soket LGA 775 yang jumlah pinnya 478. Kecepatan proses datanya antara 1,8 sampai 2 GHz.

Persamaan dari kedua prosesor rilisan 2007 ini adalah sama-sama bekerja pada arsitektur CPU 64 bit.

24. Intel Atom dan Core i7

Kedua prosesor rilisan 2008 ini menggunakan CPU 32 dan 64 bit, tergantung dari variannya. Kedua prosesor ini adalah prosesor yang masih dikembangkan oleh Intel sampai saat ini. Bahkan kini sudah mencapai generasi kedelapan dengan pengembangan fitur yang lebih baik. Meskipun begitu, setiap serinya memiliki perbedaan fungsi, khususnya pada perbedaan processor laptop dan PC.

Intel Atom memiliki kecepatan proses data 1,6 ghz dengan jumlah pinnya 437. Prosesor ini sering digunakan pada produk netbook atau smartphone. Sedangkan Core i7 menggunakan chipset MCH yang sudah terpasang pada prosesornya. Karena itu, prosesor Core i7 ini menjadi varian processor paling tinggi saat ini yang dirilis oleh Inteldi pasar high-end.

25. Core i5

Prosesor ini menggunakan CPU 32 dan 64 bit, tergantung dari variannya. Kelebihan Core i5 adalah fungsi Northbridge yang sudah tertanam di dalam core prosesor (atau dikenal sebagai KIA pada motherboard). Bisa dibilang, prosesor ini adalah prosesor dengan tingkat kinerja menengah dalam varian Intel Core. Prosesor ini dirilis oleh Intel pada tahun 2009.

26. Core i3

Untuk melengkapi varian prosesor Intel Core, maka seri Core i3 dirilis oleh Intel pada tahun 2010. Prosesor ini memiliki kecepatan proses data yang lebih kecil ketimbang i7 dan i5. Hal tersebut karena prosesor ini dirilis sebagai prosesor tingkat dasar atau Entry Level dari rangkaian seri Intel Core. Kelebihannya, daya yang dipakai oleh prosesor ini sangat rendah, yaitu sekitar 35 Watt. Prosesor ini bekerja dengan arsitektur CPU 32 dan 64bit, tergantung dari variannya. Prosesor ini juga menggunakan soket LGA 1155 atau 1156.

Bagaimana macam-macam prosesor Intel yang sudah kami jabarkan di atas? Terlihat bahwa produk-produk prosesor Intel sudah digunakan di dunia komputer sejak lama hingga sekarang. Tentu saja, segala kelebihan dari prosesor tersebut tergantung dari kebutuhan komputasi data pada waktu prosesor tersebut dirilis. Bisa jadi, akan ada pengembangan prosesor Intel lainnya yang tidak tertulis dalam artikel ini. Dan melihat kelebihan dari prosesor ini adalah salah satu cara upgrade processor laptop, itupun jika Anda ada rencana untuk melakukannya.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Thursday 02nd, November 2017 / 19:50 Oleh :
Kategori : CPU