3 Cara Memperbaiki Scanner Barcode yang Tidak bisa Scan Barcode

Scanner Barcode adalah sebuah alat yang biasa digunakan untuk membaca kode-kode yang berbentuk garis-garis vertikal. Nah, garis-garis vertikal itulah yang dinamakan Barcode. Kalau kamu pernah berbelanja di supermarket, pasti kamu sering meihat barang-barang yang dibeli selalu di tempelkan oleh petugas kasir ke sebuah alat yang memancarkan sinar berwarna merah. Alat yang berwarna merah itu salah satu alat yang bernama Scanner Barcode.

ads

Keuntungan yang didapat dengan menggunakan Scanner Barcode ini antara lain:

  • Dapat memperkecil risiko kesalahan dalam menginput data barang yang disebabkan oleh kesalahan operator komputer maupun kasir.
  • Dapat mempercepat proses dalam memasukan data sehingga dapat mengurangi panjangnya antrian.

Seperti halnya barang elektronik lainnya, Scanner Barcode ini juga tidak selamanya mulus dan awet. Jika alat ini rusak maka akan berpengaruh besar pada tempat-tempat tertentu seperti supermarket. Parahnya lagi masa garansi sudah habis dan kalau membeli barang yang baru harganya terbilang mahal. Maka solusi jangka pendek adalah dengan memperbaikinya. Nah, memperbaiki Scanner Barcode itu berbeda dengan cara mengatasi scanner tidak terdeteksi. Dalam artikel ini akan diajarkan cara memperbaiki Scanner Barcode yang tidak bisa scan barcode.

     1. Perbaikan dari software

Contoh dari perbaikan ini adalah Scanner LXE MX8. Maksud dari perbaikan dari software ini adalah mengembalikan setingan yang terdapat pada Scanner Barcode seperti pada saat masih dalam pabrik atau singkat kata adalah reset. Cara untuk mengembailkannya secara default adalah sebagai berikut.

  • Ketika scanner dalam keadaan nyala, klik Star->Run. Setelah itu, tulis “CLEARHIVE” lalu klik OK. Apabila ada notifikasi reset ke default, maka langsung kli OK saja.
  • Setelah itu, Scanner akan restart sendiri. Tunggulah sampai scanner muncul jendela home atau desktop.
  • Apabila scanner masih belum dapat scan, lanjut ke proses selanjutnya.

     2. Perbaikan dari Hardware

Pada bagian hardware ini tidak hanya melalui software seperti pada poin pertama. Bedanya, pada bagian ini melibatkan komponen hardware dari scanner itu sendiri. Caranya sendiri adalah pertama lepas baterai utama. Lalu, lepas baterai backup yang berada di bagian dalam scanner. Cara seperti ini hampir sama seperti kita mereset setingan bios komputer. Hal yang mirip itu pada bagian cara melepas baterai CMOS-nya. Kita harus membongkarnya terlebih dahulu karena baterainya ada di dalam scanner.

Berikutnya adalah mengganti komponen scanner pada bagian laser. Letaknya ada pada sisi atas scanner yang biasanya mengeluarkan cahaya laser ketika saat melakukan scan. Perlu diingatkan kalau penggantian laser dilakukan jika lasernya tidak mengeluarkan cahaya pada saat scan.

Apabila laser sudah diganti dan masih tidak bisa scan, cek pada bagian mainboard. Jika kamu punya suku cadang yang masih bagus, cobalah untuk menukarnya agar sekaligus memastikan bahwa mainboarnya tidak mengalami kerusakan. Perlu untuk diingat, pada saat melepas secket kabel baterai backup atau baterai yang ada di dalam, pastikan dilakukan secara hati-hati karena kabel tersebut sangat rapuh sehingga mudah putus.


     3. Periksa kabel data

Setelah kita membongkar baik dari sisi hardware dan juga sisi software. Kali ini cobalah kamu cek bagian kabel datanya. Biasanya ada kejadian yang menimpa Scanner Barcode yang tidak bisa mengescan hanya karena kabel datanya tidak dicolok sampai mentok. Oleh sebab itu, coabalah untuk menekan kabel datanya ke port USB sampai mentok. Jika kabel data sudah disambungkan sampai mentok dan ternyata masih gagal juga, maka cobalah pakai kabel data yang lain.

Itulah 3 cara memperbaiki scanner barcode yang tidak bisa scan barcode. Sebenarnya masih ada beberapa faktor lain yang menjadi penyebab scanner tidak bisa scan, antara lain.

  1. Barcode produk sudah rusak
  2. Barcode yang tidak sesuai dengan scanner.
  3. Scanner Barcode yang belum di setting dengan beberapa jenis barcode. Oleh sebab itu, ada beberapa yang masih belum compatible.
  4. Ukuran Barcode yang terlalu kecil sehinggga menyulitkan saat menggunakan Scanner Barcode.
  5. Jarak Barcode dengan Scanner Barcode yang terlalu dekat

Nah, jika yang menjadi kendala saat melakukan scan barcode adalah alasan-alasan di atas, maka ikutilah tips-tips berikut ini.

  1. Saat melakukan scan, posisikan barcode pada tempat yang tidak terlalu gelap atau terlalu terang karena bisa berpengaruh pada sinar infra merah yang terdapat pada Scanner Barcode.
  2. Lihatlah posisi lampu scanner apakah lurus atau justru agak condong ke bawah.
  3. Pada saat dilakukan scanning, gerakan scanner dari atas barcode atau dari bawah barcode secara perlahan-lahan. Jangan digerakan secara acak atau cepat dari atas-bawah atau bawah atas.
  4. Perhatikan juga jenis Scanner dan fungsinya, Jika yang digunakan Scanner Barcode berjenis laser, linear imager, dan 2D imager, maka gunakan jarak di antara 5cm-30cm. Jika yang digunakan berjenis CCD Scanner, maka gunakan jarak di antara 1cm-5cm.
  5. Berikutnya pada ukuran Barcode. Apabila ukuran Barcode semakin kecil, maka scan pada jarak yang dekat. Sebaliknya, apabila ukuran Barcode lebih besar, maka scan pada jarak yang agak jauh.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu semua

, ,
Oleh :
Kategori : Scanner