3 Cara Memperbaiki Flashdisk yang Filenya Corrupt Terampuh

Anda semua yang sedang membaca artikel ini pasti sudah mengenal apa itu flashdisk? Yup, media penyimpanan satu ini dilirik banyak orang karena menawarkan kemudahan dalam penggunaannya, serta bentuknya yang relatif kecil sehingga dapat memudahkan kita dalam membawanya. Apalagi, sekarang ini banyak varian flashdisk yang tersedia, mulai dari total kapasitasnya, jenis USB yang digunakan, sampai bentuknya yang semakin bervariasi.

ads

Kemudahan dan kepraktisan yang dimiliki perangkat ini bisa terwujud karena di dalam flashdisk tertanam controller dan memori penyimpan data yang bersifat non volatile, yang artinya data yang tersimpan pada flashdisk tidak akan hilang meskipun tidak terdapat daya listrik yang mengalir di dalam flashdisk. Selain itu, komponen flashdisk lebih sederhana dan lebih sedikit dibandingkan dengan harddisk. Hal ini disebabkan karena flashdisk tidak memerlukan piringan, motor, ataupun part lainnya yang berkerja secara mekanik untuk memproses data-data yang tersimpan.

Pada awal kemunculannya, flashdisk mempunyai ukuran kapasitas yang sangat kecil, yaitu hanya berkisar kurang dari 512 MB, malah ada yang memiliki kapasitas hanya 10 MB. Namun, seiring perkembangan teknologi yang semakin maju dan perkembangan komputer juga sangat pesat, kini flashdisk dapat memiliki ukuran yang hampir sama dengan ukuran kancing baju Anda. Ditambah lagi, harganya kini sudah lebih terjangkau ketimbang flashdisk di awal kemunculannya.

Namun dibalik kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan, flashdisk juga memiliki kerawanan tersendiri akan kerusakan. Kerusakan tersebut bisa menimbulkan masalah pada flashdisk yang Anda miliki. Masalah yang sering dijumpai diantaranya adalah flashdisk terserang virus, file yang tersimpan di dalam flashdisk tiba-tiba terhidden, flashdisk tidak bisa diformat, hingga tiba-tiba flashdisk menjadi corrupt.

Untuk masalah terakhir, ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya. Bisa karena proses ejecting flashdisk tidak sempurna, flashdisk ditaruh berdekatan dengan benda yang memiliki gelombang magnet, tidak menggunakan fasilitas Eject atau fitur “Safely Remove Hardware” sebelum melepas flashdisk, hingga flashdisk tersebut terserang virus. Virus ini juga yang menjadi salah satu penyebab flashdisk tidak terbaca pada komputer atau flashdisk.

Lalu, apa saja ciri-ciri flashdisk yg corrupt? Berikut ini diantaranya:

  • Ketika flashdisk dibuka, muncul file atau folder dengan nama aneh
  • Saat file atau folder aneh tersebut hendak dibuka, malah tidak dapat dibuka
  • Anehnya lagi, file atau folder tersebut memiliki ukuran yang lebih besar daripada kapasitas flashdisk yang tersedia.

Untuk mengatasinya, berikut ini cara memperbaiki flashdisk yang filenya corrupt:

Cara Pertama: Untuk Flashdisk yang Corrupt karena Virus

  • Klik kanan pada drive letter dari flashdisk yg corrupt, lalu pilih “Properties”
  • Pada jendela Properties, pilih tab “Tools”
  • Pada tab “Tools”, klik tombol Check Now
  • Centang semua pilihan yang ada pada jendela yang muncul.
  • Klik tombol “Start” dan tunggu hingga proses selesai
  • Setelah proses selesai, maka flashdisk Anda telah selesai diperbaiki.

Eitsss, ternyata langkah perbaikannya belum usai. Masih ada lanjutannya. Kali ini, kita akan menghapus biang kerok dari corruptnya flashdisk Anda.

  • Setelah proses pada bagian sebelumnya selesai, juga akan muncul pesan, tekan “OK” untuk melanjutkan.
  • Selanjutnya, komputer Anda akan melakukan restart secara otomatis
  • Selama proses booting, Windows akan memperbaiki flashdisk Anda.
  • Setelah muncul tampilan desktop dari Windows, maka flashdisk anda telah diperbaiki
  • Selanjutnya, pada flashdisk Anda akan ada folder bernama FOUND.000 yang beratribut hidden. Untuk membukanya, masuk ke Folder Option dan pilih “Show hidden files and folders” dan “Uncheck Hide Protected Operating System”. Klik OK.
  • Folder FOUND.000 pun akhirnya akan terlihat. Hapuslah folder tersebut
  • Kini, flashdisk Anda telah kembali seperti semula

Sebagai catatan, akan ada beberapa file corrupt yang mungkin sudah tidak dapat dibuka lagi akibat proses ini.

Cara Kedua: Untuk Flashdisk yang Ternyata Palsu

Apakah Anda pernah menyalin sebuah file pada flashdisk, namun ketika hendak dibuka file tersebut tiba-tiba corrupt, padahal sebelumnya tidak terjadi apa-apa pada file sumbernya? Lebih anehnya lagi, kapasitas yang terpakai pada flashdisk baru sedikit.

File yang corrupt tersebut bisa berbagai macam. Selama kapasitas flashdisk sudah terpakai sampai nilai tertentu, maka jika menyalin file lagi, file tersebut tidak akan bisa dibuka walaupun file telah berhasil di-copy. File-file yang corrupt tersebut dapat berupa file gambar, video, dokumen, game, aplikasi, dan lainnya. Jangankan dibuka, file berupa foto dan video saja tidak muncul gambar thumbnail-nya. Kadang, untuk membuat folder saja pun tidak bisa. Apakah penyebabnya?

Jawabannya sederhana, Flashdisk Anda Palsu! Yup, memang di label tertulis bahwa flashdisk yang Anda beli berkapasitas besar, tetapi sebenarnya kapasitasnya hanya sekian persen dari kapasitas tersebut. Lalu apa yang harus Anda lakukan?

Jawabannya, tidak ada yang bisa Anda lakukan agar kapasitas flashdisk bisa kembali ke kapasitas yang tertulis di flashdisk. Anda hanya harus menyimpan data seperti biasa namun jangan sampai melebihi kapasitas Chipset yang sesungguhnya. Jika chipsetnya hanya 4GB, berarti Anda hanya bisa menyimpan file sampai 4GB saja.

Bagaimana jika kapasitas flashdisk yang terpakai sudah melebihi 4GB? Jika file-file pada flashdisk belum melebihi 4GB, Anda hanya perlu menghapus file-filenya. Namun jika sudah melebihi 4GB, Anda harus memformat flashdisk tersebut agar file yang disalin atau dipindah ke flashdisk tidak corrupt nantinya.

Cara memperbaiki flashdisk yang filenya corrupt akibat flashdisk palsu adalah dengan cara mengurangi kapasitas flashdisk. Daripada suatu saat nanti Anda menyalin file dan lupa dengan kapasitas flashdisk yang sesungguhnya, lebih baik Anda kurangi saja kapasitas flashdisk ke ukuran yang sebenarnya. Untuk mengurangi kapasitas flashdisk, yang harus dilakukan adalah membuat partisi pada flahdisk tersebut menggunakan software bernama “EaseUS Partition Master”. Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Download software “EaseUS Partition Master”
  • Setelah didownload, instal program di komputer atau laptop Anda
  • Hubungkan flashdisk ke port USB yang terdapat di komputer atau laptop Anda.
  • Buka program “EaseUS Partition Master”.
  • Pilih “Partition Manager”.
  • Klik kanan pada drive letter flashdisk, dan pilih “Resize/Move”.
  • Geser bar sampai ke ukuran kapasitas yang sekiranya merupakan kapasitas sebenarnya dari flashdisk palsu tersebut.
  • Klik “OK”.
  • Klik “Apply” dan tunggu proses perbaikan sampai selesai.
  • Sekarang coba cek kapasitas flashdisk Anda setelah diperbaiki. Jika kapasitas yang tertera sudah sesuai, itu artinya perbaikan yang Anda lakukan berhasil.

Cara Ketiga: Menggunakan Hard Disk Drive Low Level Format Tool

Pada cara kali ini, kita akan menggunakan software format flashdisk dari pihak ketiga, yaitu “Hard Disk Drive Low Level Format Tool”. Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Download software “Hard Disk Drive Low Level Format Tool” di internet.
  • Hubungkan flashdisk Anda yang corrupt ke port USB komputer atau laptop.
  • Instal program yang sudah Anda download. Pilih flashdisk Anda, lalu klik “Continue”.
  • Ikuti petunjuk yang muncul pada jendela selanjutnya. Jika kerusakan pada flashdisk Anda cukup parah, hilangkan centang pada opsi nomor 2.
  • Tunggu hingga proses perbaikan selesai.
  • Jika proses perbaikan sudah selesai, cabut flashdisk yang corrupt tanpa perlu menggunakan fasilitas eject atau fitur “Safety Remove Hardware”.
  • Hubungkan kembali flashdisk ke port USB, lalu akan muncul permintaan untuk melakukan format lagi.
  • Lakukan format seperti biasa dengan bantuan drive formatter bawan Windows.
  • Flashdisk Anda yang corrupt pun kini sudah kembali normal.

Untuk mencegah corruptnya data pada flashdisk Anda, berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda ambil:

  • Jangan asal mencabut flashdisk setelah digunakan. Lakukan eject terlebih dahulu menggunakan fitur Safety Remove Hardware”.
  • Lakukan backup data flashdisk untuk jaga-jaga jika sewaktu-waktu flashdisk Anda bermasalah
  • Belilah flashdisk yang asli dan resmi. Jangan tergiur dengan harga murah

Sekian dulu yang bisa kami bagikan kali ini seputar cara memperbaiki flashdisk yang filenya corrupt. Semoga informasi yang kami berikan kali ini dapat bermanfaat bagi Anda. Jika flashdisk Anda tidak bisa dibuka, Anda bisa membaca artikel kami seputar cara memperbaiki flashdisk yang tidak bisa dibuka. Atau jika flashdisk Anda malah tidak bisa diformat, Anda bisa menyimak cara memperbaiki flashdisk yang tidak bisa diformat di situs kami ini. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Troubleshooting