Pengertian Algoritma Pemrograman Menurut Para Ahli

Dalam era teknologi informasi dan komunikasi saat ini, perangkat lunak atau program untuk berbagai keperluan banyak dikembangkan, bahkan lembaga pendidikan formal dari tingkat SMK hingga Perguruan Tinggi banyak yang membuka jurusan teknologi informasi dan komunikasi (atau istilah lain yang relevan). (Baca juga : Daftar Mata Kuliah Teknik Informatika , Keuntungan Kuliah Jurusan Teknik Informatika)

ads

Untuk itu, penting bagi kita terutama yang menggeluti bidang tersebut untuk memahami semua seluk beluk tentang pengembangan perangkat lunak, baik secara teoritis maupun praktis, berikut DosenIT sajikan referensi untuk memahami pengertian algoritma pemrograman. (Baca juga : Daftar Mata Kuliah Sistem Informasi)

Pengertian Algoritma

1. Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi

“algorita adalah suatu metode khusus untuk menyelesaikan suatu persoalan”. (Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Matrikulasi)

2. Goodman Hedet Niemi

“algoritma adalah urutan terbatas dari operasi-operasi terdefinisi dengan baik, yang masing-masing membutuhkan memori dan waktu yang terbatas untuk menyelesaikan suatu masalah”. (Baca Juga: Manfaat Komputer dalam Bidang Industri)

3. Donald E. Knuth

“algoritma adalah sekumpulan aturan-aturan berhingga yang memberikan sederetan operasi-operasi untuk menyelesaikan suatu jenis masalah yang khusus”. (Baca Juga: Pengertian Algoritma Brute Force dan Greedy)

4. Rinaldi Munir

“algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis”.

5. Seymour Lipschutz, Ph.D dan Marc Lipson, Ph.D.

“algoritma adalah suatu daftar langkah-demi-langkah yang terhingga dari instruksi-instruksi yang terdefinisikan dengan jelas yang dipakai untuk permasalahan tertentu”. (Baca Juga: Manfaat dan Software Pendukungnya)

6. David Bolton

“algoritma adalah deskripsi dari suatu prosedur yang berakhir dengan sebuah hasil”.

7. Andrey Andreyevich Markov

“algoritma adalah hal umum untuk dipahami sebagai suatu keputusan yang tepat untuk  mendefinisikan proses komputasi yang mengarahkan dari data awal hingga hasil yang diinginkan”. (Baca Juga: Jenis Sistem Operasi Komputer)

8. Stone dan Knuth

“algoritma adalah suatu seperangkat aturan yang tepat mendefinisikan urutan operasi hingga sedemikian rupa sehingga setiap aturan yang efektif, jelas hingga sedemikian rupa sehingga urutan berakhir dalam waktu yang terbatas”.

9. Minsky

“algoritma adalah seperangkat arutan yang membertahukan kepada kita dari waktu ke waktu, tepatnya bagaimana untuk bertindak”. (Baca juga : Fungsi Algoritma , Pengertian Algoritma Brute Force dan Greedy)

Dari sembilan pengertian algoritma diatas, dapat disimpulkan bahwa algoritma adalah:

“langkah-langkah berupa deretan operasi yang disusun secara logis dan sistematis untuk menyelesaikan suatu masalah dan mencapai tujuan tertentu”

(Baca juga : Algoritma Knapsack , Pengertian Algoritma Flowchart dan Pseudocode)

Pengertian Program

1. Ema Utami

“Program adalah bahasa pemrograman”.

2. Sukrisno

“Program adalah kata, ekspresi, atau pernyataan yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur, yang berupa urutan langkah, untuk menyelesaikan masalah yang diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman sehingga dapat dieksesuksi oleh komputer”.

Baca Juga:

3. Anwar Harjono

“Program adalah urutan instruksi untuk menjalankan suatu komputasi”.

4. Saifuddin Anshari

“Program adalah daftar terinci mengenai acara dan usaha yang akan dilaksanakan”.

5. Sunarto

“Program adalah sekumpulan instruksi yang diwujudkan dalam bentuk bahasa, kode skema, ataupun bentuk lain, yang apabila digabungkan dengan media yang dapat dibaca dengan komputer akan mampu membuat komputer bekerja untuk melakukan fungsi-fungsi khusus, termasuk persiapan dalam merancang instruksi-instruksi tersebut”. (Baca Juga: Fungsi Software Basis Data)

6. Wiryanto Dewobroto

“Program adalah hasil penyusunan detail langkah-langkah solusi (algoritma) masalah tersebut”.

7. Sindhunata

“Program adalah kelompok pernyataan yang persis dan berurutan yang gunanya adalah untuk memberi tahu komputer bagaimana melaksanakan sesuatu pekerjaan”. (Baca juga : Fungsi Flowchart Dalam Pemrograman)

8. Agoeng Widyatmoko

“Program sebagai aplikasi hasil analisis pemecahan masalah yang dibuat dalam bentuk program komputer”.

9. Janner Simarmata

“Program merupakan suatu aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa program tertentu dan telah terinstal di dalam komputer”. (Baca juga : Bahasa Pemrograman Web Paling Populer)

Dari sembilan pengertian program diatas, dapat disimpulkan bahwa program adalah:

“Kumpulan kata, ekspresi, pernyataan dan instruksi yang dibuat dengan langkah sistematis dan logis (algoritma) untuk melaksanakan suatu pekerjaan”.

Lalu pengertian pemrograman apa? Pemrograman kurang lebih dapat diartikan dengan “kegiatan membuat program” tersebut diatas.

Pengertian Algoritma Pemrograman

Yap, dari pengertian algoritma dan program (pemrograman) diatas, mari kita tarik kesimpulan dari pengertian keduanya, algoritma (singkatnya) adalah “langkah-langkah sistematis”, sedangkan pemrograman adalah “kegiatan membuat program”, dalam hal ini program komputer, dengan demikian algoritma pemrograman adalah:

“Langkah-langkah sistematis dan logis untuk membuat suatu program komputer dengan bantuan bahasa pemrograman untuk menyelesaikan masalah dan mencapai tujuan tertentu”.

(Baca juga : Kelebihan dan Kekurangan Bahasa Pemrograman C , Kelebihan dan Kekurangan Bahasa Pemrograman Generasi ke-4)

Langkah-langkah yang sistematis dan logis, mengandung arti urutan (berupa rancangan) yang dapat diimplementasikan, untuk membuat rancangan tersebut umumnya para “system analyst” menggunakan beberapa model seperti Flowchart, Data Flow Diagram (DFD), ER (Entity Relationalship)  Diagram, UML (Unified Modeling Language), dan lain sebagainya.

(Baca juga : Macam-macam Bahasa Pemrograman)

Analogi sederhana, menyeduh kopi!

Menyeduh kopi? Apa ada hubungannya dengan algoritma pemrograman? Tentu saja ada, karena umumnya seorang programmer ketika membuat program sering ditemani oleh secangkir (atau beberapa cangkir) kopi, setidaknya itu kebiasaan Saya saat membuat suatu program.

Baca juga:

Namun tentu saja bukan itu alasan utamanya, hal tersebut hanya untuk memudahkan pemahaman dalam mengerti apa itu algoritma pemrograman, guru atau dosen umumnya memberikan analogi “menyeduh kopi” saat menjelaskan pengertian algoritma pemrograman.

Berikut (kurang-lebih) langkah-langkah menyeduh kopi:

  1. Mulai
  2. Mempersiapkan satu gelas kosong.
  3. Mempersiapkan sendok makan.
  4. Mempersiapkan gula pasir.
  5. Mempersiapkan kopi bubuk.
  6. Mempersiapkan air panas masak.
  7. Memasukkan satu sendok makan kopi bubuk kedalam gelas tersebut diatas.
  8. Memasukkan dua sendok makan gula pasir kedalam gelas tersebut diatas.
  9. Menuangkan air panas kedalam gelas tersebut diatas hingga 4/5 penuh.
  10. Mengaduk gelas tersebut diatas hingga kopi bubuk dan gula pasir larut dalam air panas.
  11. Selesai

Contoh diatas adalah “algoritma menyeduh kopi”, ingat algoritma adalah “langkah-langkah” atau “prosedur”, contoh diatas tentu saja kasus sangat sederhana, pada kegiatan pemrograman akan jauh lebih kompleks lagi, misalnya adanya “percabangan” atau “penyeleksian kondisi”.


Berikut (kurang-lebih) langkah-langkah menyeduh kopi dengan percabangan atau penyeleksian kondisi:

  1. Mulai
  2. Mempersiapkan satu gelas kosong.
  3. Jika tidak ada gelas kosong, maka gunakan mangkok.
  4. Mempersiapkan sendok makan.
  5. Jika tidak ada sendok makan, maka gunakan sendok teh.
  6. Mempersiapkan gula pasir.
  7. Jika tidak ada gula pasir, maka beli dulu gula pasirnya ke warung.
  8. Mempersiapkan kopi bubuk.
  9. Jika tidak ada kopi bubuk, maka tumbuk dulu biji kopinya. (Baca Juga: Perbedaan Quad Core dengan Dual Core , Jenis Komputer Berdasarkan Data Yang Diolah)
  10. Mempersiapkan air panas masak.
  11. Jika tidak ada air masak, maka minta dulu air panasnya ke tetangga sebelah.
  12. Memasukkan satu sendok makan atau dua sendok teh kopi bubuk kedalam gelas atau mangkok tersebut diatas.
  13. Memasukkan dua sendok makan atau empat sendok teh gula pasir kedalam gelas atau mangkok tersebut diatas.
  14. Menuangkan air panas kedalam gelas atau mangkok tersebut diatas hingga 4/5 penuh.
  15. Mengaduk gelas atau mangkok tersebut diatas hingga kopi bubuk dan gula pasir larut dalam air panas.
  16. Selesai

(Baca Juga: Macam-macam Bahasa Pemgrograman , Jenis Firewall)

Perhatikan langkah ke 3, 5, 7, 9, dan 11, langkah tersebut merupakan penyeleksian kondisi, hasil akhir yang didapat akan menyesuaikan (kondisional) dengan kondisi yang ada, perhatikan langkah ke 12 hingga 15 (yang ditebalkan), kondisional bukan?

Itulah algoritma, tersusun secara sistematis dan logis, namun buka berarti urutannya harus selalu seperti itu, misalnya langkah ke-12 dapat ditukar dengan langkah ke-13, tetap sistematis dan logis, namun langkah ke 14 tidak bisa ditukar dengan langkah ke-15, karena tidak sistematis dan logis, Anda pasti tahu apa alasannya.

Baca juga:

Sekarang, bayangkan langkah-langkah diatas adalah langkah-langkah yang digunakan untuk membuat perangkat lunak atau program komputer, itulah yang disebut dengan algoritma pemrograman.

(Baca juga : Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi)

Ya, demikian penjelasan mengenai pengertian algoritma pemrograman, semoga  penjelasan Saya yang cukup panjang ini tidak sia-sia dalam memberikan manfaat dalam menambah wawasan kita, keep learning.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , , , , , , ,
Post Date: Thursday 16th, February 2017 / 01:55 Oleh :
Kategori : Pemrograman