Home » Hardware » Harddisk » Daftar 6 Perbedaan HDD dan SSD Pada Laptop

Daftar 6 Perbedaan HDD dan SSD Pada Laptop

by Elang Hendy Subrata

Pada perangkat keras komputer, ada dua jenis harddisk perangkat yang sering digunakan sebagai penyimpanan data, yakni HDD dan SSD . Bagi orang-orang yang masih awam, HDD merupakan perangkat yang paling dikenal untuk perangkat standar penyimpanan data.

Padahal, selain HDD, masih ada perangkat penyimpanan lainnya dalam bentuk SSD. Pastinya banyak yang bertanya-tanya, apa Perbedaan HDD dan SSD? Untuk lebih memahaminya, berikut ulasannya.

1. Sisi Ukuran serta Berat

Dari sisi ukuran serta berat yang dimiliki HDD serta SSD memiliki beberapa perbedaan. Pada HDD, ukurannya lebih besar dan lebih “gemuk” dibandingkan SSD. Hal ini disebabkan HDD menggunakan cakram yang berbentuk seperti piringan. Hal ini berbeda dengan SSD yang tidak bergantung pada cakram sehingga dari segi ukuran bisa diperkecil.

Selain dari segi ukuran, sisi beratnya pun memiliki Perbedaan HDD dan SSD yang cukup signifikan. Pada HDD, karena memiliki cakram yang sudah disebutkan sebelumnya ditambah dengan komponen yang cukup keras untuk melindungi cakram di dalamnya membuat HDD memiliki bobot yang cukup berat dibandingkan dengan SSD. Akan tetapi, bukan berarti SSD yang beratnya ringan dapat membuat kita leluasa memegangnya secara serampangan. Sebab, bagaimanapun kedua perangkat tersebut sangat penting dalam penyimpanan data. Oleh karena itu, jika Anda ingin memilih HDD maupun SSD, tetap harus dijaga.

2. Sistem kerja

Pada dasarnya HDD adalah sebuah singkatan dari Harddisk Drive. HDD ini merupakan susuna komponen yang terdiri dari beberapa mekanik dan juga komponen elektronik. Beberapa bagian mekanik HDD adalah sebuah piringan yang berwarna hitam, motor, dan juga sebuah lengan yang terhubung pada bagian piringan.

Sistem kerja pada HDD melalui proses mekanik yang cara kerjanya sendiri adalah saat HDD ini bekerja, piringan hitam akan diputar oleh sebuah motor penggerak. Setelah itu, bagian ujung lengan terhubung ke bagian komponen elektronik yang nanti berfungsi sebagai pengolah data, baik membaca data maupun menuliskan data.

Sedangkan SSD sendiri adalah sebuah singkatan dari Solid State Drive. Pada dasarnya, SSD ini terdiri beberapa komponen elektronik yang cukup banyak. Salah satunya adalah intergrated circuit atau biasa disingkat IC, microchip, dan beberapa perangkat elektronik pendukung seperti kapasitor. Jika kita melihat dari sisi sistem kerjanya, SSD tidak menggunakan piringan seperti HDD. Untuk pembacaan, penulisan dan proses data pada SSD semuanya dilakukan dengan cara elektrik. Hal ini sama dengan proses yang dilakukan pada flashdisk atau RAM komputer.

3 . Kecepatan baca dan penulisan data

Pada bagian ini, kita bisa melihat perbedaan yang cukup signifikan antara HDD dan SSD. Kecepatan baca pada sebuah SSD bahakn bisa 8 kali lipat dibandingkan dengan HDD. Untung bisa melihat perbandingannya adalah dengan mencoba lakukan booting saat pertama kali PC atau laptop dinyalakan.

Umumnya, proses booting pada PC atau laptop yang menggunakan HDD, waktunya sekitar beberapa menit. Sedangkan jika proses booting menggunakan SSD, waktunya bisa beberapa detik saja. perbedaan yang cukup mencolok ini tidal lepas dari komponen penunjang kedua jenis harddisk ini.

4. Efek yang dikeluarkan

Jika kita melihat lagi ke beberapa komponen yang diterapkan pada HDD maupun SSD, ada beberapa perbedaan yang juga cukup terlihat. Contohnya saja dari sisi konsumsi daya listrik, HDD lebih boros dibandingkan SSD. Begitu juga dari sisi hawa panas yang dihasilkan serta suara saat PC atau laptop dihidupkan. Dari sisi hawa panas yang dihasilkan, HDD juga lebih banyak dibandingkan SSD. Begitu juga suara yang dihasilkan. SSD cenderung lebih tenang dibandingkan dengan HDD.perbedaan yang terlihat tersebut juga tidak terlepas dari komponen pembuatannya.

5. Fragmentasi

Dari sisi fragmentasi, HDD harus cukup sering dilakukan defrag. Tujuan defrag ini adalah menjaga kualitas dari harddisk agar tidak menurun seiring dengan pemkaiannya sepanjang waktu. Hal ini juga berhubungan dengan penyimpanan data nantinya. Hal ini nampak berbeda dengan SSD yang secara umum kita tidak perlu melakukan defrag. Hal tersebut disebabkan SSD memakai sebuah chip yang bernama Chip Flash. Dengan adanya chip flash ini data dapat disimpan secara aman layaknya penyimpanan pada flash disk.

6. Harga yang ditawarkan

Untuk bagian harga, umumnya SSD dijual dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan HDD. Hal tersebut dikarenakan teknologi yang digunakan pada SSD jauh lebih tinggi dibandingkan dengan HDD. Seperti yang sudah disebutkan pada poin sebelumnya bahwa pada komponen yang digunakan HDD masih menggunakan konsep mekanik dan elektronik. Sedangkan komponen pada SSD semuanya menggunakan konsep elektronik. Ditambah lagi dari segi kinerjanya pun, SSD terlihat lebih unggul dibandingkan HDD.

Itulah 6 perbedaan HDD dan SSD sebagai perangkat penyimpanan data komputer. Apabila Anda ingin mencoba beralih ke SSD, sebaiknya Anda pelajari terlebih dahulu apa saja kelebihan dan kekurangan Harddisk SSD dan beberapa tips memilih harddisk internal yang cocok untuk PC maupun laptop.

You may also like