Home » Hardware » Harddisk » 9 Tips Memilih Harddisk Internal Laptop yang Bagus

9 Tips Memilih Harddisk Internal Laptop yang Bagus

by Elang Hendy Subrata

Harddisk Internal pada sebuah komputer sudah ditentukan sejak Anda membeli komputer pertama kali. Akan tetapi, layaknya barang elektronik lainnya, harddisk internal pun dapat mengalami masalah suatu saat nanti. Jika hal tersebut terjadi, tentunya akan sangat merepotkan kita. Apalagi fungsi harddisk pada komputer sangatlah penting. Jika Anda berencana akan membeli harddisk internal yang baru, Anda perlu perhatikan Tips Memilih Harddisk Internal berikut ini.

1. Kapasitas Harddisk yang dibutuhkan

Tips Memilih Harddisk Internal pertama adalah kapasitas harddisk internal yang diinginkan. Hal ini berhubungan dengan kebutuhan Anda sendiri. Jika Anda lebih banyak menyimpan file, data, aplikasi dan software yang memiliki kapasitas besar, sebaiknya Anda membeli harddisk internal dengan kapasitas memori yang besar seperti 1TB atau bahkan lebih. Sebaliknya, jika Anda tidak terlalu banyak penyimpanan di dalam komputer, 500GB hingga 1TB sudah cukup.

2. Pilih Harddisk atau SSD

Untuk penyimpanan data di dalam komputer, ada dua jenis harddisk yang bisa Anda pertimbangkan. Dua jenis harddisk tersebut meliputi Harddisk Internal dan SSD. Terlepas dari kelebihan dan kekurangan SSD,  namun saat ini SSD menjadi primadona beberapa pengguna. Salah satu kelebihan yang menonjol dari SSD adalah kecepatannya saat menjalankan sebuah program.

Meskipun begitu, dari sisi penyimpanan datanya, SSD masih kalah dari harddisk. Selain itu, dari sisi harga pun keduanya berbeda. Biasanya harga SSD lebih mahal dibandingkan dengan Harddisk. Meskipun begitu, semuanya kembali ke bagian anggaran dan kebutuhan Anda.

3. Kecepatan transfer rate

Bagian ini juga perlu dipertimbangkan oleh Anda saat akan membeli Harddisk Internal. Perlu diperhatikan bahwa semakin tinggi transfer rate yang digunakan maka semakin cepat respon yang dilakukan oleh harddisk internal. Hal ini tentunya membuat kecepatan proses data akan lebih cepat.

4. Pehatikan cache space harddisk

Tips Memilih Harddisk Internal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah bagian cacche space harddisk. Bagian ini berfungsi sebagai tempat transfe data dari bagian satu ke bagian lainnya. Pada umumnya, cache ini terletak di dalam memori harddisk. Sama halnya dengan poin sebelumnya bahwa semakin besar kapasitas cache memori yang digunakan, maka semakin cepat proses transfer datanya.

5. Pertimbangkan kecepatan rotasi harddisk.

Masih di soal kecepatan, kali ini beralih ke bagian rotasi atau putaran harddisk. Untuk dapat mengetahui kecepatan rotasi harddisk, Anda bisa melihat pada bagian RPM-nya. Fungsi dari kecepatan rotasi harddisk ini akan menentukan seberapa cepat proses loading yang dilakukan oleh harddisk. Sama halnya dengan beberapa poin sebelumnya, semakin besar angka RPM yang digunakan, maka semakin cepat rotasinya.

6. Garansi

Salah satu pertimbangan selanjutnya saat akan membeli harddisk internal adalah perhatikan garansi yang digunakan. setiap pembelian barang, wajib perlu diperhatikan garansinya, terutama barang-barang elektronik. Coba perhatikan apakah garansi yang ditawarkan merupakan garansi resmi atau tidak. setelah itu lihat juga bagian lama garansi yang ditawarkan. Jika memungkinkan, pilihlah lama garansi yang lebih dari satu tahun.

7. Pilih harddisk bekas atau harddisk baru

Untuk bagian ini, tentunya kita sudah tahu bahwa barang yang baru memiliki kualitas yang lebih baik dari barang yang lama. Akan tetapi, jika kita kembali melihat anggaran yang ada, terkadang barang lama bisa menjadi pilihan yang harus diterima. Hal ini juga berlaku pada pembelian harddisk Internal.

Jika memang anggaran yang Anda punya hanya sanggup membeli harddisk bekas, maka Anda perlu lebih teliti sebelum membelinya. Membeli barang yang sudah bekas merupakan tantangan tersendiri. Sebab jika salah dalam membelinya, Anda akan rugi yang cukup besar. Oleh sebab itu, cobalah Anda lebih berhati-hati lagi.

8. Merk harddisk Internal

Meskipun merk merupakan hal yang tidak begitu relevan lagi di zaman sekarang, namun pada beberapa kasus tertentu merk pun berpengaruh terhadap kinerja harddisk internal. Usahakan Anda membeli harddisk internal baru yang sesuai merknya dengan harddisk internal lama. Hal ini disebabkan agar kinerja harddisk tidak berkurang jauh sehingga kecepatannya tidak berkurang. Saat ini, banyak merk harddisk internal yang dijual bebas di pasaran. Mulai dari merk yang terkenal seperti Seagate dan Western Digital hingga merk yang tidak begitu dikenal. Sesuaikanlah dengan anggaran yang Anda punya.

9. Pilih ukuran harddisk internal

Bagian terakhir yang perlu diperhatikan adalah ukuran harddisk internal. Hal ini sebetulnya adalah pilihan yang tidak begitu penting karena ukuran ini hanyalah untuk memudahkan saat pemasangannya saja. Apalagi ukuran ukuran harddisk internal hanya dua macam saja, yakni 3 5 inchi dan 2,5 inchi. Begitu juga dengan SSD yang ukurannya pun lebih kecil dibandingkan dengan Harddisk Internal. Hanya saja, pastikan koneksi pada keduanya dapat berfungsi dengan baik melalui kabel IDE ataupun kabel SATA.

Itulah 9 tips memilih harddisk internal yang bagus dan awet pada komputer. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk Anda semua.

You may also like