10 Dampak Negatif Internet di Kalangan Pelajar

Dunia maya, atau yang juga dikenal dengan nama internet, saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Dengan adanya internet komunikasi antar bangsa menjadi terbuka. Bayangkan jika dunia saat ini tidak ada internet? Mulai dari pergerakan bisnis, pendidikan, sosial, politik, dan lainnya tidak bisa maju dan berkembang. Itu mengapa, internet sudah menjadi hal yang tak bisa dipisahkan bagi manusia modern saat ini.

ads

Saat ini, siapa pun, kapan pun, dan di mana pun, kita bisa mengakses internet. Apalagi layanan internet saat ini sudah semakin mudah didapat dan murah. Kita tak harus berada di depan komputer untuk bisa menjelajahi dunia internet. Dari genggaman tangan pun, kita sudah bisa mengetahui segala hal melalui internet.

Sebagai generasi penerus bangsa, pelajar pun kini sudah biasa menggunakan internet untuk menunjang kegiatan belajarnya. Mulai dari mengerjakan tugas, hingga mencari referensi pelajaran. Nah, untuk seorang pelajar, dampak positif dan negatif internet bagaikan ibarat pisau bermata dua. Di tangan orang yang benar, internet bisa menambah ilmu dan pengetahuannya. Sebaliknya di tangan orang yang tidak bertanggung jawab, internet malah bisa mencelakai dirinya sendiri dan orang lain.

Internet saat ini semakin akrab dengan para pelajar, apalagi kurikulum terbaru saat ini memperbolehkan pelajar untuk menggunakan internet sebagai media belajarnya. Namun, jika pelajar dibiarkan begitu saja menggunakan internet tanpa adanya pengawasan (baik dari orangtua ataupun gurunya), akibatnya malah bisa berdampak negatif bagi pelajar tersebut. Untuk lebih mengenal dampak negatif internet di kalangan pelajar, berikut ini kami akan ulas untuk Anda.

1. Kecanduan Game Online

Seiring perkembangan internet, maka perkembangan game online pun semakin marak. Kecanduan game online bisa menyebabkan para pelajar bolos sekolah, malas belajar, abai terhadap kesehatan diri sendiri, dan lainnya. Bahkan, beberapa tahun terakhir ini sudah banyak pemberitaan mengenai pelajar yang sampai meninggal karena terlalu lama bermain game online tanpa henti. Selain itu, ada juga pemberitaan pelajar yang melakukan aksi kriminal demi memperoleh uang untuk bermain game online.

2. Pornografi dan Pornoaksi

Dampak negatif internet di kalangan pelajar yang kedua adalah mudahnya mereka untuk mengakses konten-konten pornografi dan pornoaksi, baik itu berupa teks, gambar, ataupun video. Konten-konten tersebut tanpa disadari bisa merusak pola pikir dan perilaku para pelajar.

Namun, Pemerintah melalui Kementerian Kominfo telah berusaha untuk menghalau jalan mudah para pelajar untuk mengakses konten pornografi. Sudah berbagai situs porno yang berhasil diblokir oleh Pemerintah. Meskipun begitu, tujuan penggunaan internet tetaplah tergantung dari dalam diri pelajar itu sendiri.

3. Perilaku sosial menyimpang

Penyimpangan perilaku sosial ini berupa pelajar teresbut kurang atau tidak mau bergaul dengan teman-teman sebayanya. Pelajar cenderung mengasingkan diri dan lebih asyik menikmati dunia maya tanpa menghiraukan lingkungan sekitarnya. Jika situs internet yang dibuka mengandung konten positif tidak terlalu masalah. Biasanya, pelajar akan menceritakan penelusurannya di dunia maya karena mendapatkan ilmu baru.


Tetapi, jika situs yang dibuka adalah situs pornografi, maka ia cenderung melakukannya secara sembunyi-sembunyi dan hanya kepada teman tertentu saja yang mengetahuinya agar tidak ketahuan. Perilaku sosial menyimpang lainnya akibat internet adalah mudah merasa cemas, khawatir dan merasa tidak percaya diri jika tidak membawa ponsel.

4. Prestasi sekolah menurun

Bahaya kecanduan internet bagi pelajar adalah bisa mengganggu aktivitas belajarnya. Waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar, malah digunakan untuk berselancar internet. Peran internet terhadap prestasi belajar siswa akan sangat terlihat di sini.

Indikasi perubahan sikap pelajar akibat internet bisa dibandingkan dari sebelum dia mengenal internet dan setelah mengenal internet. Sebelum kenal internet, dia rajin belajar. PR dan tugas sekolah lainnya pun dikerjakan dengan penuh tanggung jawab.

Namun setelah dia kecanduan internet, maka hal-hal tersebut dilakukan ala kadarnya. Tugas dan PR sering menyontek punya temannya. Saat ulangan pun nilainya menjadi jelek karena tidak belajar. Jika hal ini terus dibiarkan, akibatnya bisa fatal, mulai dari tidak naik kelas hingga tidak lulus sekolah.

5. Suka berbohong

Beberapa pelajar sering kali berbohong untuk bisa masuk ke warnet dan membuka situs game online. Selain itu, waktu luang yang seharusnya bisa digunakan untuk membantu orang tua bagi pelajar, malah digunakan untuk bermain game online di warnet dengan berpura-pura mencari bahan tugas.

6. Kesehatan mata terganggu

Dampak negatif lainnya akan berkaitan dengan kesehatan mata. Karena seringnya menatap layar ponsel, komputer, ataupun laptop untuk menggunakan internet, maka mata dipaksa untuk berakomodasi. Jika ini terus dilakukan dalam jangka waktu lama, maka kemampuan penglihatan pelajar bisa menurun dan mengakibatkan penglihatan minus.

Cepatnya mata menjadi minus karena ketika menggunakan gadget, seringkali dalam kondisi minim cahaya. Nah itu berarti cahaya yang masuk ke mata kebanyakan berasal dari gadget. Sehingga, mau tidak mau mata akan terus berakomodasi untuk menyesuaikan kondisi cahaya yang ada.

Memakai kaca mata minus memang bisa menjadi solusi. Tetapi, jika kebiasaan buruk tersebut terus dilakukan, maka besaran angka minus bisa bertambah, bahkan bisa menjadi silinder.

7. Malas melakukan aktifitas

Pelajar yang kecanduan internet biasanya akan malas melakukan aktivitas, baik yang berkaitan dengan dirinya sendiri ataupun bersama orang lain. Yang berkaitan dengan dirinya sendiri misalnya adalah mandi, makan, belajar, dan lainnya. Sedangkan, yang berkenaan dengan orang lain misalnya kegiatan dengan teman atau lingkungannya.

8. Perkelahian atau tawuran antar pelajar

Beberapa pelajar sekarang ini sering melakukan tawuran tak jarang karena terpancing status yang dibuat di media sosial. Status dengan kata atau kalimat tidak bagus bisa memancing teman-temannya, dan bisa membuat perkelahian di dunia nyata. Oleh karena itu, seorang pelajar harus tahu dampak positif dan negatif sosial media.

9. Cyber Crime

Kejahatan dunia maya atau atau istilah lainnya adalah cyber crime, juga merupakan bahaya internet bagi anak sekolah lainnya. Bakat di dunia IT yang dimiliki pelajar yang tidak tersalurkan bisa membuat pelajar tersebut menjadi peretas situs atau penipu online. Sehingga bisa membahayakan orang lain dan dirinya sendiri.

10. Mengucapkan kata-kata yang tak senonoh

Karena cenderung mengurung diri dan tidak bersosialisasi, maka seorang pelajar yang kecanduan internet tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Apalagi jika ilmu agama yang ditanamkan pada anak kurang baik dan pelajar tersebut kurang dibimbing oleh orang tua. Kata-kata tak senonoh seringkali terlontarkan di depan umum, bahkan saat di depan orang tua atau gurunya di sekolah.


Melihat dari berbagai dampak negatifnya, tentu saja orang tua dari pelajar tersebut ingin putra putrinya terhindar dari dampak negatif internet tersebut. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk menghindarkan anak Anda dari bahaya internet adalah dengan membatasi kebiasaan putra putri Anda dalam bermain internet.

Yup, maksud membatasi di sini misalnya memperbolehkan anak Anda untuk mengakses internet HANYA untuk mengerjakan tugas sekolah saja, itu pun harus Anda dampingi. Selain itu, Anda juga harus tahu dengan siapa saja anak Anda berinteraksi di media sosial. Cara lainnya adalah arahkan putra-putri Anda untuk melakukan kegiatan positif, seperti les musik, les berenang, atau menari.

Sekian artikel kami kali ini seputar dampak negatif internet di kalangan pelajar. Semoga Anda sebagai orang tua bisa membimbing anaknya agar bisa menggunakan internet secara positif.

Video Penunjang Pembelajaran

, , , ,
Oleh :
Kategori : Internet