3 Cara Mengatur Bandwidth Wifi Paling Mudah

Wifi merupakan infastruktur wireless yang memungkinkan berbagai device terkoneksi tanpa menggunakan kabel (nirkabel). Perangkat yang bisa disambungkan sendiri Bermacam-macam jenis nya, mulai dari smartphone, tablet, laptop, modem, dan PC Desktop (melalui wireless adapter). Untuk media koneksinya sendiri wireless memerlukan sebuah alat yang berfungsi untuk menghubungkan berbagai perangkat nirkabel untuk bisa terkoneksi.

ads

Pemanfaatan wifi sendiri bisa Kita lihat paling adalah di modem broadband yang digunakan di rumahan, yang mana router wireless disematkan untuk membagikan koneksi internet ke berbagai device yang ada, alat yang digunakan untuk membagikan akses internet ke device lainnya biasa disebut Hotspot.

Baca Juga :

Penggunaan WIFI sendiri jika tidak dikontrol maka akan mengakibatkan tidak stabilnya penggunaan bandwidth yang ada, bandwidth akan tersedot ke PC tertentu yang cenderung menggunakan lebih banyak resource, akhirnya PC yang baru “mendapatkan” akses WIFI akan mendapatkan bandwidth yang kapasitasnya lebih kecil,agar bandwidth bisa dibagi rata ke semua client atau PC yang menggunakan akses Internet melalui WIFI, perlu adanya aplikasi yang mengatur manajemen bandwidth. Di artikel kali ini akan dibahas Tutorial membagi akses wifi.

1. Tanpa Bantuan Software

Panduan berikut untuk mengatur bandwidth tanpa menggunakan bantuan software, yaitu dengan memanfaatkan tool konfigurasi yang ada di Windows.

Persiapan :

1. OS Windows 7
2. Akses Wifi
3. Akses control panel (login sebagai Administrator)

Tahapan:

1. Bukan kotak dialog dengan  menekan tombol keyboard Windows+R dan ketik gpedit.msc, kemudian Enter

2. Pada kotak dialog Local Group Policy Editor, di panel kiri expand folder berikut :  Computer Configuration > Administrative Templates > Network > QoS Packet Scheduler

3. Pada panel bagian kanan, double klik pada section Limit reservable bandwidth, lalu pilih radio Enable dan atur berapa besar kecepatan yang ingin Anda dilimit dengan memberikan value pada bagian Bandwidth dalam satuan prosentase persen (%), maka sisa prosentasi akan digunakan oleh PC Anda dan prosentasi yang tadi diatur merupakan prosentasi yang akan dibagikan dengan client.

4. Setelah selesai tutup semua kotak dialog yang ada, kemudian restart PC,dan coba jalankan kembali aktivitas internet baik di PC Anda maupun PC yang tenggunakan bandwidth Anda.


2. Dengan Bantuan Software P2POver

Panduan berikut untuk mengatur bandwidth menggunakan bantuan software thirdparty P2POver, aplikasi third-party yang berfungsi mirip seperti sebuah router yang mengatur bandwidth in-out terhadap PC-PC clientnya.

Baca juga :

Persiapan :

1. OS Windows 7
2. Akses Wifi
3. Akses control panel (login sebagai Administrator)
4. Software P2Pover (bisa didownload disini)

Tahapan :

1. Instal dan jalankan software P2Povernya

2. Saat pertama dijalankan, akan mucul wizard startud, pilih jaringan yang aktif saat ini

3. Tunggu hingga proses inisialiasi dan ip request selesai dilakukan

4. Masih pada section “Settings”, pilih tab Schedules Settings. Isi nama konfigurasi bebas, setelah nama konfigurasi diisi, contoh “KonfigurasiWIFI” (tanpa tanda petik), Lalu pada bagan blok yang ada, Kita bisa mengatur pada hari jam berapa saja settingan diterapkan, caranya klik kanan pada blok kecil tersebut sampai berwarna biru, sesuaikan hari jam yang diinginkan, atau pilih Select All untuk memilih semua.

4. Kembali di section “Settings”, kali ini klik tab Rule Setting, klik New untuk membuat rule baru,  isi nama rule sama dengan nama konfigurasi schedule tadi, contoh KonfigurasiWIFI.

5. Lalu pada combobox dibawah, pilih schedule yang tadi dibuat, kemudian klik Next

4. Pada bagian Please input bandidth limit :

  • Incoming  : Bandwidth untuk data masuk
    Outgoing  : Bandwidth untuk data keluar
  • Dalam contoh ini, kita isi Masing-masing : 100 KB/s

5. Pada bagian P2P, centang pada aplikasi P2P yang ingin diblok, dalam contoh ini tidak ada yang dicentang, jadi langsung saja klik Next

6. Pada bagian HTTP/FTP Download, silahkan atur ekstensi apa aja yang ingin di block baik pada koneksi HTTP maupun FTP, format ekstensi cukup 3 karakter, contoh : exe, iso, rar, zip, avi, mkv.

7. Pada bagian WWW, langsung saja klik Next

8. Untuk ACL, langsung saja klik Finish

9. Masuk ke tampilan utama, klik tombol Scan di toolbar, sehingga muncul daftar client yang terkoneksi dengan WIFI Kita,daftar paling atas dengan hostname Localhost merupakan PC Kita. Untuk membatasi akses host tertentu,cukup klik kanan pada nama host, kemudian klik submenu Apply Rule to Host Selected, bisa juga memilih semua host dengan menyeleksi semua host.

10. Setelah selesai, klik tombol Start untuk memulai proses pengaturan Bandwidth, untuk mengembalikan ke mode normal, klik tombol Stop yang berada di samping. Selesai.

3. Menggunakan Software Softperfect Bandwidth Manager

Panduan berikut untuk mengatur bandwidth menggunakan bantuan software thirdparty Softperfect Bandwidth Manager, aplikasi third-party bekerja secara background untuk mengatur bandwidth pada PC dimana aplikasi ini diinstal. Aplikasi ini resistent di background dan bekerja pada PC dimana ia diinstal, sehingga perlu diinstal untuk tiap PC yang akan diatur bandwdithnya.

Baca juga : 

Persiapan :

1. OS Windows 7
2. Akses Wifi
3. Akses control panel (login sebagai Administrator)
4. Software SoftPerfect Bandwidth Manager

Tahapan :

1. Instal dan jalankan software SoftPerfect Bandwidth Manager (sebelum dijalankan, pastikan untuk menutup program firewall terlebih dahulu)

2. Pada saat dijalankan pertama kali, Kita diminta untuk mengisi IP Host dan password. Silahkan isi dengan IP PC dan password

3. Lanjut ke proses pengaturan managemen bandwidth, sebelum lanjut ke tahap berikutnya, Kita perlu buat rule baru dengan cara klik tombol Add Rule.

4. Kita perlu melakukan pengaturan bandwidth untuk aktivitas LAN yang berhubungan dengan operasional lokal seperti mencetak, melalukan billing di sistem LAN h ke tab 5. Pada pengisian rule baru, isi sbb :
  1. Rulename : koneksijaringan
  2. Direction : Both
  3. Transfer Rate Line : Unlimited
  4. Protocol : TCP dan UDP
  5. Apply Rule on Interface : Diisi dengan nama koneksi yang akan diatur atau dibatasi, misalnya WIFI dengan nama punyaku

6. Beralih pada tab Source :

  1. Source Address : Any IP Address
  2. Source : Any

6. Beralih pada tab Destionation :

  1. Destination Address : Any IP Address
  2. Destionation Port : Any

7. Setelah semua selesai, klik OK

8. Proses konfigurasi template telah selesai, sekarang hasil konfigurasi perlu di export, caranya klik Icon Export yang terdapat di toolbar, dan tentukan dimana akan menyimpan file hasil Export

9.  jika semua sudah dilakukan dengan benar, maka bandwidth sudah otomatis disesuaikan. Sekarang yang perlu dilakukan adalah menginstal aplikasi softperfect bandwidth manager di semua aplikasi client, dan mengimport konfigurasi, ikuti panduan dibawah ini sampai selesai

10. Instal aplikasi softperfect bandwidth manager ini di aplikasi client, kemudian sata pertama dijalankan akan muncul kotak dialog startup, isi IP address dengan IP address milik client yang saat ini sedang digunakan

11. Klik tombol import yang berada di sebelah kiri Export, kemudian cari file hasil import yang sudah disimpan tadi, maka konfigurasi akan dipanggil, dan di layar utama akan menampilkan konfigurasi yang sudah dimasukkan tadi

12. Lakukan langkah 10-11 ke PC yang lainnya yang akan diatur bandwidthnya. Selesai.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Sunday 17th, September 2017 / 10:15 Oleh :
Kategori : Teknologi Jaringan