Home » Software » Microsoft » Windows » 5 Cara Membersihkan Windows 7 Tanpa Instal Ulang yang Mudah Dilakukan

5 Cara Membersihkan Windows 7 Tanpa Instal Ulang yang Mudah Dilakukan

by Elang Hendy Subrata

Meskipun saat ini Sistem Operasi Windows telah mencapai versi ke 10, akan tetapi masih banyak orang yang menggunakan Windows 7 sebagai sistem operasi yang digunakan. Tentunya hal tersebut telah dipertimbangkan kelebihan dan kekurangan Windows 7 sehingga masih banyak yang menggunakannya hingga sekarang.

Akan tetapi, seiring dengan waktu, tekadang PC maupun laptop menjadi lambat karena sering dipakai serta kurang dalam perawatannya. Maka dari itu, perlu pembersihan pada PC maupun laptop yang digunakan. Nah, untuk membersihkan Windows 7 tanpa harus melalui instal ulang, berikut caranya.

1. Menggunakan Windows Backup and Restore

Pada Windows 7 maupun Windows Vista, terdapat sebuah fitur yang cukup bermanfaat, yakni fitur “Backup and Restore”. Fungsi dari “Backup and Restore” ini dapat mengembalikan komputer pada kondisi semula hanya dengan menggunakan beberapa pilihan pada Open System Restore.

Pada dasarnya, fitur yang satu ini sangat mudah dipakai. Akan tetapi, untuk dapat menggunakannya tanpa masalahm maka Anda perlu sebuah Restore Point. Pada komputer yang sudah di built-up, restore point ini sudah disediakan sebelumnya. Akan tetapi, jika di dalam komputer tidak terdapat restore point, maka kita harus menggunakan cara lainnya.

2. Uninstal program-program yang jarang digunakan

Perlu Anda ketahui bahwa semakin banyak program maupun software yang diinstal pada komputer atau laptop, maka semakin membebani komputer itu sendiri. Maka dari itu, langkah pertama yang sebaiknya Anda lakukan adlaah menghapus atau melakukan uninstal beberapa program yang yang tidak Anda gunakan atau butuhkan. Langkah yang satu ini juga dapat mengurangi beban pada bagian harddisk.

Untuk softwarenya sendiri, Anda bisa coba gunakan beberapa cara uninstal software di windows dalam hitungan detik atau cara menghapus aplikasi komputer dengan mudah di berbagai sumber. Meskipun begitu, Anda juga sebaiknya menggunakan beberapa aplikasi tambahan untuk membantu menghapus beberapa sampah-sampah saat dilakukan uninstal. Anda bisa coba cari sendiri di berbagai sumber terpercaya.

3. Bersihkan Registry Windows

Cara selanjutnya yang bisa Anda coba adalah membersihkan Registry pada Windows. Seperti yang sudah diketahui bahwa suatu program atau software yang telah kita hapus atau uninstall, terdapat ada beberapa registry Windows yang menumpuk. Hal tersebut membuat komputer maupun laptop yang kita gunakan menjadi sangat lambat. Maka dari itu, pembersihkan registry Windows harus mutlak dilakukan. Anda bisa coba beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk membersihkan Registry Windows seperti Wise Registry Cleaner. Untuk dapat menjalankan beberapa program seperti ini, ada baiknya Anda sudah dilakukan backup data menggunakan “Backup and Restore”. Sebab, jika Anda salah dalam menghapus registry maka hal tersebut bisa memperparah kerusakan pada PC maupun Laptop.

4. Matikan program Startup

Apabila Anda masih kesulitan dengan menggunakan dua cara sebelumnya, maka Anda bisa gunakan cara keempat ini, yakni mematikan program startup. Waktu booting yang lama bisa terjadi karena PC ataupun laptop telah terinstal terlalu banyak aplikasi maupun software. Maka dari itu, mematikan program start-up bisa menjadi solusi yang baik.

Untuk dapat mematikan program startup ini, kita mulai dari klik Start pada toolbar. Setelah itu, pada kotak search, Anda ketik saja “msconfig”. Selanjutnya, Anda tinggal mengarahkan pada tab Startup dan lihatlah beberapa program yang terdapat di dalam daftar tersebut. Beberapa program yang berjalan pada daftar tersebut adalah program yang berjalan otomatis ketika komputer maupun laptop dinyalakan. Anda bisa nonaktifkan program yang berjalan secara otomatis ketika kita menyalakan komputer atau laptop. caranya sendiri adalah dengan menghilangkan centang pada beberapa aplikasi di sebelah kiri. Setelah itu, klik OK sebagai tanda persetujuan. Dengan begitu, beberapa aplikasi yang tidak tercentang tidak akan muncul.

5. Melakukan restore pada Windows Default

 Hal ini sering kita lakukan ketika kita ingin melakukan perubahan fitur pada Windows. Perubahan tersebut tentunya membuat komputer maupun laptop yang digunakan menjadi sangat lambat. Cara termudah untuk membuatnya kembali “cepat” adalah dengan melakukan restore atau mengulang kembali pada pengaturan awal. Untuk dapat melakukan hal tersebut, perlu beberapa cara seperti:

  • Browser Default

Untuk pada browser, Anda bisa memakai menu internet option yang berada di Control panel Windows. Di dalamnya, terdapat beberapa tombol default untuk bagiann security, privacy, programs serta bagian advanced. Hal tersebut juga bisa kita dapatkan pada Google Chrome dan juga Firefox.

  • Firewall Default

Untuk windows Firewall, kita dapat mengaksesnya pada bagian control panel. Di bagian ini, banyak pilihan untuk rstore firewall default yang letaknya ada di bagian kiri. Perlu diperhatikan bahwa Anda tidak perlu memakai pilihan ini jika sudah melakukan pengaturan firewall sebelumnya.

Itulah cara membersihkan Windows 7 tanpa harus melakukan instal ulang. Anda pun bisa pelajari tentang cara membersihkan file sampah di PC dengan mudah dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.

You may also like