5 Cara Menghubungkan Android Studio dengan Bluestack Dengan Mudah

Buat kamu yang menggunakan aplikasi Android Studio untuk melakukan berbagai macam debugging ataupun pemrograman tetapi tidak memiliki real device Android untuk mencoba hasil pemrograman yang kamu miliki, maka alternatifnya adalah dengan menggunakan aplikasi emulator Android yang bisa kamu peroleh dari internet. Ada banyak sekali opsi emulator Android, salah satunya adalah Bluestack.

ads

Sekilas tentang Android Studio dan Bluestack

Sebelum kita membahas terlalu jauh, ada baiknya kita membicarakan terlebih dahulu sekilas tentang Android Studio dan juga Bluestack. Seperti yang telah kita ketahui, baik Bluestack dan Android adalah dua di antara beberapa aplikasi emulator Android terbaik yang populer dan sering digunakan oleh berbagai macam orang untuk mencoba menjalankan aplikasi Android di komputer atau laptop mereka.

Akan tetapi, antara Bluestack dan Android memiliki perbedaan yang cukup penting sehingga keduanya tidak dapat diposisikan hanya sebagai sesama emulator. Android Studio adalah sebuah program IDE (Integrated Development Environtment) yang bisa digunakan untuk melakukan pemrograman Android, sementara Bluestack benar-benar murni sebuah emulator Android yang memang dibuat secara khusus untuk melakukan fungsi emulasi berbagai macam perangkat keras dan aplikasi Android. Kamu bisa mencoba banyak trik dan melihat dampaknya pada device Android yang dijalankan oleh Bluestack, seperti misalnya melihat dampak cara agar baterai Android awet.

Dengan menghubungkan kedua program ini, maka kamu bisa melakukan coding secara bersamaan dengan preview bagaimana jadinya hasil codingmu nanti ketika di jalankan pada sebuah perangkat keras Android tertentu. Oleh karena itu menghubungkan kedua aplikasi ini bisa menghasilkan keuntungan tersendiri bagi seorang developer.

Menghubungkan Android Studio dan Bluestack

Berikut ini adalah beberapa cara menghubungkan Android Studio dengan Bluestack yang bisa kamu coba mulai dari sekarang ini. Setelah menerapkan cara-cara di bawah ini, maka kamu pasti bisa menghubungkan atau menjalankan Android Studio dengan Bluestack sebagai perangkat untuk melakukan emulasinya.

1. Menginstall Android Studio

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan tentu saja adalah menginstal Android Studio di laptopmu atau komputer yang akan kamu gunakan menjalankan atau mencoba aplikasi Android yang kamu inginkan. Kamu bisa menginstalnya dengan cara menginstal Android Studio yang telah kita bahas pada artikel sebelumnya. Setelah instalasi Android Studio selesai, mulailah untuk menginstal Bluestack.

Untuk menginstal Android studio ini, kamu memang perlu menyesuaikan dengan jenis sistem operasi yang kamu miliki, seperti yang kita bahas dalam cara instal Android Studio. Oleh karena itu apabila terjadi kesalahan pada saat proses instalasi, kamu bisa melakukan instalasi ulang sesuai dengan cara instal Android Studio yang baik dan benar. Jangan lupa untuk menginstal Java SDK sebagai librari yang diperlukan oleh Android Studio agar bisa bekerja dengan maksimal. Dan juga jangan lupa memilih versi Android, karena terdapat perbedaan 32 bit dan 64 bit Android yang bisa memengaruhi kinerja yang dihasilkan.


2. Menginstal Bluestack

Untuk menginstal Bluestack, kamu bisa melakukannya dengan cara menginstal aplikasi sebagaimana pada umumnya. Kamu bisa mendapatkan file instalasi Bluestack dari website resmi yang bisa kamu akses secara bebas di internet. Setelah kamu selesai mengunduhnya, lakukanlah instalasi sampai aplikasi Bluestack berhasil terpasang di laptop atau komputer yang kamu miliki.

Apabila kamu mengalami kendala selama melakukan instalasi Bluestack, jangan pernah ragu untuk mencari tahu sebab dan bagaimana cara untuk mengatasinya melalui internet ataupun melalui forum-forum online yang bisa kamu akses melalui hape ataupun perangkat sosial media yang kamu miliki lainnya. Dengan begitu maka kamu pasti bisa menginstal Bluestack dengan sempurna.

Bluestack memiliki berbagai macam versi dan juga mengakomodasi macam-macam user interface Android, sehingga kamu bisa memilihnya dengan bebas.

3. Membuka Bluestack

Setelah Bluestack dan Android Studio berhasil kamu instal, maka langkah berikutnya adalah kamu harus membuka Bluestack terlebih dahulu. Kamu bisa membukanya dengan cara melalui Start Menu ataupun melalui ikon yang ada di desktop laptop ataupun komputer yang kamu miliki. Dengan membuka Bluestack, maka aplikasi Bluestack akan dideteksi sebagai sebuah device oleh Android Studio yang kamu miliki.

Apabila kamu mengalami eror saat mencoba untuk menjalankan Bluestack, kamu bisa mencoba untuk menginstal ulang Bluestack lagi atau mungkin menginstal librari tambahan yang diperlukan oleh Bluestack sebagaimana yang dicantumkan dalam prasyarat aplikasi Bluestack di internet ataupun ketika proses instalasi kamu lakukan.

4. Memilih Bluestack sebagai Device di Android Studio

Setelah kamu berhasil membuka Bluestack, maka langkah berikutnya adalah kamu harus membuka Android Studio dan kemudian memilih Bluestack sebagai device baru untuk menjalankan aplikasi tertentu yang kamu miliki. Pilih saja add device sehingga kamu bisa memiliki device baru pada Android Studio yaitu Bluestack yang kita instal itu sendiri.

Bagi kamu yang memiliki device emulator lain, sebenarnya juga bisa memilih device tersebut atau menambahkan device tersebut apabila kamu memang ingin mencobanya. Tidak ada salahnya melakukan percobaan pada berbagai emulator dan device apabila kamu memang ingin melakukannya kan. Misalnya untuk memperdalam  kelebihan dan kekurangan OS Android yang dinyalakan dalam emulator terhadap program tertentu.

5. Mencoba aplikasi

Setelah kamu melakukan langkah-langkah di atas, maka kamu bisa memulai mencoba apakah kamu berhasil memasang Bluestack sebagai emulator atau tidak dengan cara mencoba untuk menjalankan aplikasi tertentu pada Android Studio. Langkah-langkahnya pun cukup mudah dan tidak perlu memerlukan pengetahuan khusus tentang pemrograman Android, yaitu sebagai berikut.

Pada jendela Android Studio, silakan pilih menu run application. Setelah itu pilihlah Emulator Unknown(Bluestack) sebagai device atau emulator yang akan kamu gunakan untuk menjalankan aplikasi tersebut. Setelah kamu memilih ok, maka selanjutnya secara otomatis pada aplikasi Bluestackmu akan muncul aplikasi yang tadinya kamu instal atau kamu jalankan lewat Android Studio. Ketika ini berhasil, maka sebenarnya kita telah berhasil menghubungkan Android Studio dengan Bluestack, dan kamu bisa mencoba untuk menambahkan aplikasi yang lain dengan cara yang sama seperti di atas. Beberapa yang perlu kamu coba antara lain adalah cara mengaktifkan play store karena tanpa play store tidak akan bisa diinstal aplikasi yang variatif.

Kesimpulan

Dari beberapa pemaparan di atas tentang cara menghubungkan android studio dengan bluestack, seharusnya kamu telah mengetahui bahwa cara untuk menghubungkan aplikasi Bluestack dan Android ini relatif mudah dan cepat. Tidak ada pengetahuan khusus yang diperlukan selain kamu harus bisa mengetahui bagaimana cara untuk menyambungkan antara Bluestack dan Android tersebut.

Dengan beberapa langkah percobaan dan waktu untuk melakukan konfigurasi Android Studio yang kamu miliki, kamu pasti telah bisa melakukan instalasi dan menghubungkan aplikasi Android Studio itu dengan sempurna tidak peduli apakah kamu menggunakan sistem operasi Windows XP, Windows 7 ataupun Windows 8 (selama masih memenuhi syarat minimal dari aplikasi Bluestack dan Android Studio itu sendiri).

Jadi, tunggu apalagi? Selamat mencoba untuk menghubungkan Android Studio dengan Bluestack! Semoga berhasil menghubungkan dua aplikasi tersebut dan akhirnya bisa menggunakannya untuk berbagai kebutuhanmu ya!

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Tuesday 07th, November 2017 / 12:46 Oleh :
Kategori : Andoid