Home » Software » Microsoft » Windows » Cara Mengatasi Windows Boot Manager Paling Mudah

Cara Mengatasi Windows Boot Manager Paling Mudah

by ivonny

Ketika menyalakan komputer, biasanya komputer akan otomatis menjalankan system operasi Windows. Namun hal tersebut bisa saja tidak terjadi, windows boot manager kadang kala muncul sebelum system operasi dijalankan, sehingga kita harus memilih salah satu opsi sistem operasi yang ditampilkan untuk dijalankan. Hal tersebut bisa terjadi secara sengaja ataupun tidak disengaja. Misalnya kerena ada sua system operasi yang terpasang, atau adanya kesalahan pada Sistem Operasi Windows di komputer anda. (baca juga : jenis-jenis booting komputer , Cara Merubah IP Address Dynamic Menjadi Static)

Pada komputer yang menggunakan dua system operasi, misalnya Windows dengan Linux biasanya akan secara otomatis menampilkan Windows Boot Manager, agar anda bisa memilih system operasi mana yang akan anda jalankan. Namun jika anda merasa itu mengganggu, dan menginginkan agar Windows Boot Manager tidak muncul, melainkan langsung menjalankan system operasi Windows; dosenIT akan membahasnya untuk anda. Berikut beberapa cara mengatasi windows boot manager. (Baca juga : cara mengatasi bootmgr is missing , Kelebihan dan Kekurangan Windows 10 Pro Final)

1. Menghilangkan Boot Manager yang Muncul saat Booting

Ada tiga cara yang bisa anda lakukan agar saat booting, komputer langsung menjalankan Sistem Operasi Windows; alih–alih menampilkan Windows Boot Manager. Anda dapat melakukannya melalui Control Panel pada Sistem Operasi Windows yang sedang anda jalankan, atau melalui Command Prompt, atau juga dengan menggunakan software jika anda tidak cukup yakin untuk melakukannya sendiri. (Baca juga: perbedaan hacker dan cracker , cara memperbaiki touchpad laptop)

Menghilangkan tampilan Windows Boot Manager melalui Control Panel Windows

  1. Klik Kanan pada Computer di start menu
  2. Akan muncul beberapa pilihan, pilih opsi Properties
  3. Setelah jendela Properties muncul, klik Advanced System Setting > Advanced
  4. Pada Startup and Recovery klik icon Setting
  5. Akan muncul kotak dialog Startup and Recovery; ubah Default Operating System dengan system operasi yang ingin anda jalankan secara otomatis oleh komputer.
  6. Lalu jangan lupa unchek Time to Display List Operating System agar windows boot Manager tidak muncul lagi
  7. Terakhir, klik OK
  8. Restart komputer anda. (Baca Juga: fungsi Ctrl , fungsi tombol Alt)

Menghilangkan tampilan Windows Boot Manager melalui Command Prompt

  1. Klik Start, dan ketikkan cmd
  2. Klik kanan apa opsi exe yang muncul, lalu pilih Run as administrator
  3. Akan muncul kotak dialog yang menanyakan apakah anda memperbolehkan program melakukan perubahan pada komputer. Klik Yes (Baca Juga: Fungsi Command Prompt)
  4. Kemudian jendela Command Prompt akan terbuka
  5. Ketik bcdedit lalu tekan enter
  6. Jika anda tidak menjalankan Command Prompt sebagai administrator, akses akan di tolak.
  7. Jika anda telah menjalankan Command Prompt sebagai administrator, setelah mengeksekusi bcdedit, maka akan muncul listing Windows Boot Manager.
  8. Pada bagian Windows Boot Loader, pilihan default Boot biasanya Windows (penulis menggunakan Windows 7) di partisi C. (Bac Juga: Cara Mengatasi Blue Screen Windows 7)
  9. Jika anda menggunakan dua OS, maka di bawah bagian Windows Boot Loader akan ada Real mode sector. Nah, untuk menghilangkan pilihan boot, anda harus menghapus bagian Real mode sector ini.
  10. Untuk menghapusnya ketik bcdedit/ delete {kode identifier}
  11. Kode identifier yang diketik adalah identifier pada bagian Real mode sector.
  12. Command The Operation completed successfully akan muncul jika anda berhasil mengeksekusi perintah penghapusan bagian real mode sector.
  13. Restart komputer anda. (Baca juga: fungsi tombol F1 sampai F12 , fungsi tombol ESC)

Menghilangkan tampilan Windows Boot Manager menggunakan Software

  1. Install software EasyBCD lalu jalankan. (Anda bisa mendapatkan software EasyBCD dengan mendownloadnya di internet).
  2. Pilih Edit Boot Menu
  3. Cheklist pada boot manager yang akan dihapus/ dihilangkan. Dalam hal ini, windows 7
  4. Aktifkan skip the boot menu
  5. Lalu klik ikon Save Setting
  6. Tutup aplikasi
  7. Restart komputer anda.

(Baca Juga: Perbedaan Windows 32 Bit dengan 64 Bit , Fungsi Control Panel)

2. Melakukan Repair Windows

Startup repair dilakukan jika komputer anda mengalami masalah pada saat startup yang disebabkan oleh kesalahan pada sistem. Biasanya akan muncul perintah untuk melakukan repair windows saat komputer booting. untuk melakukan startup repair, ada beberapa cara yang dapat anda gunakan. (Baca juga : komputer sering restart, penyebab laptop mati sendiri)

Dengan melakukan startup repair

  1. Untuk melakukan Startup repair, anda membutuhkan DVD atau USB bootable instalasi windows anda.
  2. Masukkan CD instalasi, restart komputer, lalu jalankan boot from DVD.
  3. Setelah masuk ke jendela instalasi windows, plih opsi Repair
  4. Windows secara otomastis akan memeriksa permasalahan pada sistem, serta memperbaikinya jika menemukan masalah.
  5. Jangan panik jika komputer merestrat semdiri, beberapa kali pun. Jika itu terjadi, pertanda bahwa perbaikan sedang berjalan. Biarkan saja.
  6. Pemberitahuan bahwa startuo repair akan muncul, jika anda berhasil melakukan startup repair. (Baca juga: cara mencegah flashdisk dari viruscara mempercepat transfer data flashdisk)

Dengan melakukan system restore

Jika anda memilik file image backup sistem, ada akan dapat ,emggumakam sistem restore untuk memperbaiki startup komputer anda yang bermasalah. Jika anda tidak pernah menyimpan file tersebut, biasanya windows akan menyimpankannya untuk anda, selama anda tidak mematikan fitur sistem restore pada komputer anda. Untuk melakukannya:

  1. Klik All Program pada Start menu
  2. Pilih Accesoris > System Tool > System Restore
  3. Akan muncul kotak dialog System Restore
  4. Klik Next untuk melakukan Restore File & System
  5. Pilih tanggal file image yang anda yakini masih menjalankan sistem dengan baik. (Baca Juga: Macam Software Multimedia)
  6. Klik next, lalu finish.
  7. Komputer akan merestart sendiri, dan pelu beberapa waktu untuk kembali masuk ke windows.
  8. Setelah berhasil. Komputer akaan masuk windows kembali dan menampilkan promt bahwa system restore berhasil dilakukan. (Baca juga: ciri komputer terkena virus, ciri RAM komputer rusak)

Demikian beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi windows  boot manager. Jika anda menggunakan dua OS pada komputer anda, pilihan dual boot manager akan muncul. Anda bisa menghilangkan Windows Boot Manager tersebut melalui control panel pada windows, atau melalui command prompt atau dengan mengunakan software EasyBCD.

Jika komputer anda memerlukan startup repair, anda bisa melakukannya dengan menggunakan cd minstalasi windows. Cara lain, anda bisa melakukan system restore untuk mengembalikan sistem seperti keadaan sebelumnya. Sekian artikel kali ini, semoga dapat membantu memecahkan masalah yang anda hadapi. Terimakasih telah membaca, jangan sungkan untuk menimggalkan komentar, dam jangan lupa menshare artikel ini ya. (Baca juga: ciri motherboard rusak,  efek komputer tidak pernah dimatikan)

You may also like